Tag: panwaslu

  • Pemilu 2024: Ada Indikasi Pelanggaran, Panwaslu Kuala Lumpur Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

    Pemilu 2024: Ada Indikasi Pelanggaran, Panwaslu Kuala Lumpur Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

    7cloud.asia – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luar Negeri Kuala Lumpur menyatakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur terbukti melakukan pelanggaran administratif Pemilu dan merekomendasikan melakukan pemungutan suara ulang sistem Kotak Suara Keliling (KSK) dan Pos.

    Ketua Pawaslu LN Kuala Lumpur Rizky Al-Farizie di Kuala Lumpur, mengatakan telah melakukan penelusuran terkait beberapa isu yang secara garis besar berkaitan dengan pemungutan suara dengan metode pos dan Kotak Suara Keliling (KSK).

    Terhadap dugaan pelanggaran pemilu, ia mengatakan Panwaslu selanjutnya merekomendasikan PPLN Kuala Lumpur untuk enam hal.

    Baca: Sejumlah TPS di Jakarta kebanjiran

    Pertama, tidak menghitung hasil pemungutan suara dengan metode pos di seluruh wilayah Kuala Lumpur.

    Kedua, tidak menghitung hasil pemungutan suara dengan metode Kotak Suara Keliling (KSK).

    Ketiga, melaksanakan pemungutan suara ulang dengan metode pos dan KSK.

    Keempat, pelaksanaan pemungutan suara ulang sebagaimana dimaksud didahului dengan pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih untuk metode pos dan KSK.

    Kelima, tidak menetapkan seluruh pemilih yang telah memberikan suara di tempat pemungutan suara Kuala Lumpur sebagai pemilih pada pemungutan suara ulang dengan metode pos dan KSK.

    Baca: WNI di Hongkong dan Makau gunakan hak suara mereka

    Keenam, mengevaluasi metode pos dengan pemilihan metode lain guna menghindari kesalahan atau kejadian yang sama.

    Ia mengatakan sudah memberikan surat rekomendasi itu kepada PPLN Kuala Lumpur.

    Panwaslu, kata Rizky, sebelumnya telah berkoordinasi dengan PPLN terkait dengan video viral yang menunjukkan tumpukan surat suara dicoblos di wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur.

    Dan kebenarannya masih ditelusuri.Namun Panwaslu menemukan beberapa dugaan pelanggaran administratif terkait pemungutan suara metode pos yang salah satunya adanya 1.972 surat suara yang dikembalikan oleh satu orang yang tidak diketahui identitasnya.

    Cara pengembalian itu tidak sesuai dengan standar operasional prosedur Pos Malaysia.

    Sedangkan terkait metode KSK, ia mengatakan dari 136 kotak suara keliling ada kesalahan administrasi dalam proses pendistribusian karena PPLN menetapkan seluruh KSK menyediakan 500 surat suara, padahal setiap KSK memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berbeda.

    Baca: Mempertanyakan etika bernegara Jokowi

    Panwaslu, menurut dia, juga mendapat laporan adanya pemilih yang melakukan dua kali pencoblosan. “Ini meresahkan, karena bisa mendegradasi Pemilu”.

    Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Bawaslu RI, termasuk Gakkumdu dan tentunya akan ada tindakan hukum

    Terkait dengan rekomendasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luar Negeri Kuala Lumpur, juru bicara PPLN Kuala Lumpur Puji Sumarsono mengatakan baru menerima surat rekomendasi itu sehingga masih akan mengkaji lebih lanjut.

    “Kami akan diskusikan dulu terkait poin-poin rekomendasi. Belum ada keputusan dan sampai saat ini masih sedang berjalan (perhitungan suara KSK),” jelasnya.

    Sumber: Antaranews

  • Pemilu 2024: 30 Petugas Panwaslu Meninggal Dunia

    Pemilu 2024: 30 Petugas Panwaslu Meninggal Dunia

    7cloud.asia – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengungkapkan tercatat ada 30 orang pengawas Pemilu atau Panwaslu 2024 yang meninggal dunia.

    “Sampai minggu ini nambah dua. Jadi, sekitar 30 orang (Panwaslu meninggal dunia),” kata Bagja di Gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta, Senin.

    Bagja menjelaskan bahwa 30 petugas Panwaslu tersebut tidak hanya pengawas tempat pemungutan suara (PTPS), tetapi termasuk panitia pengawas pemilu kelurahan/desa (PKD) dan panwaslu kecamatan.

    Ia mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi tahapan Pemilu 2024 yang membuat 30 orang petugas panwaslu meninggal dunia.

    Baca: Jumlah petugas pemilu yang meninggal turun angkanya 

    Adapun beberapa penyebab kematian pengawas pemilu adalah faktor alamiah, seperti kelelahan.

    “Nanti evaluasinya. ‘Kan kami selesaikan dahulu PSU-nya (pemungutan suara ulang), rekapitulasinya,” janji Bagja.

    Sementara itu, Bagja mengatakan bahwa pemberian santunan bagi pengawas pemilu yang meninggal dunia masih terus berjalan.

    “Ada yang sudah diberikan. Ada yang kemudian juga ada yang belum karena proses administrasinya begitu,” ujarnya.

    Baca: Belasan petugas pemilu di Gorontalo jatuh sakit karena kelelahan

    Sebelumnya, anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda menyebutkan 27 orang pengawas Pemilu 2024 meninggal dunia. Data itu tercatat sejak 2023 hingga 19 Februari 2024.

    Herwyn memerinci tujuh orang meninggal dunia pada tahun 2023, tujuh orang mulai dari 1 Januari hingga 13 Februari 2024, dan 13 orang mulai dari 14 hingga 19 Februari.

    “Itu masih berlangsung terus laporannya dinamis masuk kepada kami terus terkait dengan hal ini,” kata Herwyn di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (19/2).

    Bagi pengawas pemilu yang meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar Rp36 juta serta santunan pemakaman Rp10 juta.

     

    Baca: ICW dan KontraS nilai KPU gagal evaluasi beban kerja KPPS

    Pemberian santunan itu, kata dia, merujuk pada Surat Keputusan Bawaslu Nomor 11 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pemberian Santunan Kecelakaan Kerja Badan Ad Hoc.

    Pemilu 2024 meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR RI, Pemilu Anggota DPD RI, pemilu anggota DPRD provinsi, dan pemilu anggota DPRD kabupaten/kota.

    Adapun jumlah pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

    Peserta pemilu anggota legislatif (pileg) sebanyak 18 partai politik nasional. Sedangkan Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon presiden/cawapres

     

  • Pemilu 2024: Seorang Petugas Panwaslu di Timika Papua Hilang Sejak Hari Pencoblosan

    Pemilu 2024: Seorang Petugas Panwaslu di Timika Papua Hilang Sejak Hari Pencoblosan

    7cloud.asia –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) upaya pencarian seorang panitia pengawas pemilu (panwaslu) distrik yang hilang di Papua Tengah oleh Bawaslu Kabupaten Mimika.

    Anggota Bawaslu Herwyn J. H. Malonda mengungkapkan petugas Panwaslu tersebut hilang sehari setelah pemungutan suara pada Rabu (14/2/2024).

    Pencarian petugas panwaslu ini dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten setempat dengan berkoordinasi dengan Basarnas sejak Kamis (15/2/2024). 

    “Ini lagi dikoordinasikan lagi. Kemudian dengan pemerintah daerah juga sudah koordinasi di tanggal 16 Februari 2024,” kata Herwyn di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (27/2/2024) seperti dikutip Antaranews.com.

    Baca: Bawaslu sebut sebanyak 30 petugas panwaslu meninggal usai jalankan tugas

    Herwyn menjelaskan Bawaslu Kabupaten Mimika juga sudah memfasilitasi keluarga korban untuk ikut ke titik pencarian dari tanggal 18 sampai dengan 22 Februari 2024.

    Namun demikian, lanjut dia, petugas Panwaslu tersebut hingga kini belum ditemukan hasilnya.

    Atas kejadian ini Bawaslu, menurut Herwyn akan berkoordinasi untuk memastikan kondisi yang bersangkutan benar-benar hilang atau ada kemungkinan lain.

    ” Kita akan pastikan seluruh jajaran kita supaya bisa bekerja, dipastikan keselamatannya, sambil berkoordinasi dengan pihak keamanan. Apalagi kan kita ketahui bersama peristiwa itu terjadi di Papua,” ujarnya.

    Baca: Tercatat 84 petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan

    Herwyn juga mengatakan bahwa pihak Bawaslu setempat sudah mengadakan pertemuan untuk memastikan kondisi panwas sekaligus membahas proses pencarian.

    “Itu lagi dikoordinasikan, yang saya katakan tadi upaya-upaya yang dilakukan oleh Bawaslu setempat. Akan tetapi, mungkin kita akan lagi koordinasikan di tingkat nasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa informasi terakhir yang diterima pihaknya adalah panwas tersebut masuk ke dalam hutan.

    Adapun Bagja menyebut proses penyelenggaraan pemilu masih berjalan sampai saat ini di Kabupaten Mimika, yakni proses rekapitulasi.

    Baca: Panwaslu Kuala Lumpur rekomendasikan pemilu ulang

    Pemilu 2024 meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR RI, Pemilu Anggota DPD RI, pemilu anggota DPRD provinsi, dan pemilu anggota DPRD kabupaten/kota

    Adapun jumlah pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih

    Rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024.