Tag: parpol

  • Hasto Sampaikan Solidaritas PDI Perjuangan untuk Tiga Partai Pendukung Ganjar-Mahfud yang Tak Lolos ke Senayan

    Hasto Sampaikan Solidaritas PDI Perjuangan untuk Tiga Partai Pendukung Ganjar-Mahfud yang Tak Lolos ke Senayan

    7cloud.asia – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya memberikan solidaritasnya kepada partai politik (parpol) pengusung pasangan Ganjar-Mahfud yang tidak lolos ke Senayan.

    Hal ini karena perolehan suara parpol pendukung Ganjar-Mahfud, yakni  PPP, Perindo dan Hanura di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen dari total suara sah.

    Hasto menyebut, suara dari tiga parpol pendukung pasangan Ganjar-Mahfud ini memang sengaja dikerdilkan oleh penguasa.

    “PPP, Hanura, dan Perindo yang juga mengalami kerugian kerugian, yang suaranya dikecil-kecilkan karena mendukung Ganjar-Mahfud,” ujar Hasto dalam jumpa pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, yang dipantau melalui Youtube Kompas TV.

    Seperti diketahui, tiga parpol pengusung Ganjar-Mahfud, yakni PPP, Perindo, dan Hanura tidak lolos ambang batas parlemen sebesar empat persen.

    Baca: 8 Parpol lolos ke Senayan, PPP terpental

    Berdasarkan rekapitulasi suara oleh KPU, PPP meraup 5.878.777 suara atau 3,87 persen dari total suara sah nasional sebesar 151.796.631.

    Kemudian, Perindo meraih 1.955.154 suara (1,28 persen)  dan Hanura dengan perolehan 1.094.588 suara  (0,72 persen).

    Sementara itu, PDI Perjuangan meski turun, tetap memperoleh suara tertinggi di Pileg 2024 yaitu 25.387.279 atau 16,72 persen suara.

    PPP menurut Hasto adalah sahabat setia PDI Perjuangan dalam perjuangan sejak masa orde baru, yang di masa lalu PDI dan PPP dijadikan ornamen demokrasi oleh rezim Orde Baru.

    “Maka ketika ada upaya untuk menghilangkan sejarah partai Kabah di dalam politik kita, ya kami akan memberikan solidaritas terbesar bagi eksistensi PPP, Hanura, dan Perindo,” ujar Hasto.

    Baca: Hasil Pileg 2024, PDi cetak hattrick   

    Hasto kembali mengulang pernyataannya beberapa waktu lalu bahwa ada operasi yang dilakukan untuk menghambat Ganjar-Mahfud. Lantas, upaya ini berimbas pada suara-suara partai pendukung Ganjar-Mahfud, yang menurut Hasto semua dikecil-kecilkan

    Menurut dia, potensi suara partai politik pengusung Ganjar-Mahfud yang bakal rendah sudah diprediksi oleh Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto.

    Namun, Hasto tidak membeberkan detail prediksi Andi tersebut. Dia hanya menyatakan bahwa prediksi itu dilihat Andi setelah bertemu Presiden Jokowi di suatu kesempatan.

    “Itu disampaikan oleh Saudara Andi Widjajanto ketika bertemu dengan Presiden Jokowi, jauh sebelum kampanye pemilu presiden dijalankan,” ujarnya.

    “Bahwa tidak hanya Ganjar yang akan berhadapan dengan abuse of power presiden. Tetapi juga PDI Perjuangan pun akan diturunkan kursinya,” kata Hasto lagi. 

    Baca: Tiga keinginan Jokowi di Pemilu 2024

    Lebih lanjut, Hasto mengatakan, turunnya suara PPP dinilai berkaitan dengan isu penggelembungan suara pada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menurutnya dilakukan secara sistematik.

    “Dan kemudian suara dari PPP, Perindo, dan Hanura yang berdasarkan survei internal itu juga tidak seperti ini hasilnya,” ujar Hasto.

    Dalam kesempatan itu Hasto juga menyebut ada upaya-upaya mengerdilkan suara para calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan untuk tingkat DPR.

    Dia menyebut hal ini sebagai operasi politik khusus untuk menyingkirkan kader-kader PDI-P yang selama ini dinilai kritis.

    Hal itu ia sampaikan usai ditanya soal beberapa kader PDI-P yang kerap vokal menyuarakan kritikan pada pemerintah seperti Ribka Tjiptaning hingga Masinton Pasaribu terancam tidak lolos menjadi anggota DPR pada periode 2024-2029.

    Baca: Aktivis perempuan kecam penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Jokowi di Pemilu 2024 

    “Sehingga ada upaya-upaya operasi-operasi politik untuk menyingkirkan kader-kader PDI Perjuangan yang kritis,” kata Hasto 

    Hasto khawatir, ke depan DPR akan diisi oleh politisi-politisi yang hanya tunduk pada pemerintah. Menurut dia, hal tersebut justru menjadi tanda bahaya bagi demokrasi Indonesia.

    Untuk itu, ujar Hasto, PDI Perjuangan akan  terus memperjuangkan kader-kader yang kritis itu untuk tetap bisa melaju ke Senayan.

    “Kami kan memberikan banyak sekali catatan. Kader-kader PDI Perjuangan yang kritis itu kan ada operasi khusus. Maka ini akan terus diperjuangkan PDI Perjuangan,” ungkapnya.

    Esti Utami, dari berbagai sumber