Tag: penanaman pohon

  • Ribuan Pohon Ditanam untuk Rayakan Hari Jadi Kota Madiun

    Ribuan Pohon Ditanam untuk Rayakan Hari Jadi Kota Madiun

    7cloud.asia – Cara Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur dalam merayakan hari jadinya sangat unik, yakni dengan melakukan aksi lingkungan.

    Pemkot Madiun melakukan penanaman pohon secara serentak di tiap kelurahan di wilayah itu dalam rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-106.

    Setidaknya 1.106 pohon ditanam dalam aksi penanaman pohon yang dilakukan bersama sejumlah kegiatan lainnya, seperti Gerakan Makan Ikan & Pangan Murah, Dolan Ning Medhioen dan sederet kegiatan lain.

    Adapun Hari Jadi Kota Madiun diperingati setiap tanggal 20 Juni. Tahun ini hari jadi Kota Madiun dirayakan dengan mengusung tema Pesona Dunia.

    Baca Juga: Rusunawa Madiun, Contoh Sukses Penyediaan Pemukiman Vertikal Atasi Kawasan Kumuh

    Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengatakan tujuan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut selain peringatan HJM, juga untuk menekan dampak perubahan iklim, serta mewujudkan lingkungan yang sehat, sejuk, dan asri.

    Kegiatan ini, ujarnya, sebagai wujud pemerintahan daerah memberikan contoh kepada masyarakat agar mengelola ekosistem dengan baik.

    “Kegiatan ini juga bertujuan untuk pelestarian lingkungan,” ujar Pj Wali Kota Eddy di sela kegiatan penanaman pohon yang dipusatkan di Jalan Sendang RT 21/RW 4 Kelurahan Kartoharjo, Kota Madiun, Minggu (23/6/2024).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan di tiap kelurahan yang ditayangkan secara daring melalui Zoom bersama Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto.

    Baca Juga: Simak Kiat Menanam Pohon di Wilayah Perkotaan dengan Lahan Terbatas

    Ada sebanyak 1.106 bibit pohon yang ditanam serentak dalam kegiatan tersebut di sejumlah kelurahan.

    Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut, Pemkot Madiun berkontribusi dalam upaya mengurangi pemanasan global.

    Selain di wilayah Jalan Sendang, Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto juga meninjau dan melakukan penanaman di Jalan Anjasmara Gang Pamong Rini RT 15 RW 5 Kelurahan Pangongangan.

    “Melalui kegiatan penanaman bibit pohon ini, saya harap bisa meningkatkan semangat masyarakat di setiap RT/RW untuk menanam pohon sehingga dapat menurunkan suhu udara,” kata dia.

    Sumber:Antaranews.com

  • Hari Bumi 2025: Kemenag Gelar Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa

    Hari Bumi 2025: Kemenag Gelar Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa

    7cloud.asia – Menyambut Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April, Kementerian Agama menyelenggarakan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa (Pometia pinnata) secara serentak di seluruh Indonesia dalam.

    Gerakan penanaman pohon matoa ini dipusatkan di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat dan diikuti secara daring oleh ASN Kemenag dari seluruh Indonesia.

    “Satuan kerja Kementerian Agama itu 3.600. Satker terbesar di Indonesia. Jadi (penanaman pohon) sampai ke kawasan tingkat kecamatan itu ya, KUA,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (22/4/2025) seperti dikutip Antaranews.com.

    Gerakan ini, merupakan implementasi salah satu di antara delapan program prioritas (Asta Protas) Menteri Agama Nasaruddin Umar, yaitu Program Ekoteologi.

    Gerakan ini untuk meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama, menciptakan lingkungan hidup yang lebih hijau, dan menginspirasi umat beragama untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

    Baca: Penanaman pohon ulin untuk sambut Hari Bumi

    Gerakan penanaman sejuta pohon matoa di Hari Bumi ini merupakan hasil kolaborasi Kemenag dengan Kementerian Kehutanan untuk penyediaan bibit pohon.

    Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah mengatakan pihaknya melibatkan ribuan madrasah saat peluncuran gerakan penanaman pohon.

    Mereka akan melakukan penanaman puluhan ribu pohon di lingkungan madrasah masing-masing.

    “Sesuai arahan Menag, kita libatkan 4.085 madrasah negeri dan 714 madrasah swasta penerima Adiwiyata,” kata dia.

    Dia menjelaskan madrasah menjadi bagian dari gerakan penanaman sejuta pohon yang berperan penting untuk melakukan edukasi terkait dengan kepedulian lingkungan.

    Baca: Daftar hewan yang punah dari muka Bumi

    “Keikutsertaan madrasah pada gerakan tersebut tentu menjadi praktik baik yang diwujudkan dalam penghijauan madrasah,” kata Nyayu Khodijah.

    Hari Bumi merupakan peringatan internasional yang dirayakan setiap tahunnya sebagai bentuk penghargaan terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan oleh para pembuat kebijakan, aktivis, hingga organisasi lingkungan dalam menjaga kelestarian bumi selama lebih dari lima dekade terakhir.

    Hari Bumi bertujuan membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem dan keseimbangan alam.

    Aksi-aksi tersebut dapat berupa penanaman pohon, kampanye pengurangan plastik sekali pakai, pelestarian kawasan hutan, hingga upaya mengurangi penggunaan kertas.

    Pada tahun 2025 ini, merupakan peringatan Hari Bumi yang ke-55 sejak pertama kali dicetuskan pada tahun 1970. Adapun tema yang diusung adalah “Kekuatan Kita, Planet Kita”.

    Tema tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab bersama antara masyarakat, organisasi, hingga pemerintah untuk beralih ke energi terbarukan demi membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

    Ditargetkan pada tahun 2030, produksi energi terbarukan secara global dapat meningkat dua kali lipat, dengan fokus utama pada sumber energi bersih seperti panas bumi, tenaga air, tenaga pasang surut, angin, dan matahari.