7cloud.asia – Badan Amil Zakat dan Infaq Nasional (Baznas) Jakarta Timur sudah membantu penebusan sebanyak 100 ijazah selama periode Januari hingga 29 Juni 2025.
Koordinator Baznas Jakarta Timur, Eka Napisah mengatakan, penebusan ijazah ini menjadi bagian dari program sosial yang digulirkan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.
“Penebusan ijazah ini dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat untuk sekolah swasta. Semua tanggungan biaya sekolah kita bantu selesaikan,” ujarnya, Senin (30/6/2026) seperti dilansir di laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Menurutnya, dari 100 ijazah yang ditebus itu, total tanggungan yang harus diselesaikan mencapai sekitar Rp400 juta.
Baca: Pemutihan Ijazah Tahap III tebus 827 ijazah di DKI Jakarta
Seluruh kebutuhan dana untuk penebusan ijazah dipenuhi melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan mustahik.
“Ijazah ini tentu sangat penting karena sangat berguna untuk melamar pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” terangnya.
Eka menjelaskan, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Jakarta Timur agar seluruh proses penebusan ijazah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.
Baca: Belasan ribu ijazah masih tertahan di sekolah-sekolah di Jakarta
“Kami sangat mendukung kebijakan Pak Gubernur untuk melakukan pemutihan atau penebusan ijazah. Kami siap menindaklanjuti permohonan dengan tentunya melakukan tahapan-tahapan yang diperlukan, termasuk ada proses verifikasi,” tandasnya.
Sementara untuk tingkat Provinsi, tercatat sebanyak 1.315 siswa telah menerima bantuan pemutihan ijazah dengan total anggaran sebesar Rp4,3 miliar.
Proses pemutihan ijazah dilakukan setelah melalui verifikasi kelayakan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Suku Dinas (Sudin) Pendidikan di lima wilayah kota administrasi, bekerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.
