Tag: perceraian

  • Pernikahan Anak Banyak Berakhir Perceraian, Orang Tua Diminta Siapkan Anak dengan Baik Sebelum Menikah

    Pernikahan Anak Banyak Berakhir Perceraian, Orang Tua Diminta Siapkan Anak dengan Baik Sebelum Menikah

    7cloud.asia – Para orang tua diharapkan mempersiapkan anaknya dengan baik sebelum mengizinkan anaknya menikah.  

    Para orang tua diminta agar betul-betul memperhatikan kematangan dan kesiapan ekonomi sebelum melepas anaknya untuk menikah. 

    Hal ini diungkapkan anggota omisi III DPR, Adang Daradjatun menyikapi tingginya angka perceraian yang salah satunya dipicu oleh ketidaksiapan anak saat menikah.  

    Adang mengaku cukup prihatin dengan terus meningkat masalah perceraian ini pasti akan ada masalah-masalah sosial yang ditimbulkan di kemudian hari akibat daripada kasus perceraian ini.

     “Ya baik itu menjadi pengangguran dan hal-hal negatif lainnya. Tadi katanya bahwa orang tuanya kurang memberikan pendidikan,” ujarnya saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR ke Kalimantan Timur, Rabu (18/10/2023).

    Baca: Mengenal Rasminah, pejuang melawan perkawinan anak

    Jadi kita tidak menyalahkan siapa, lanjutnya, tapi sebaiknya kita semua menyadari bahwa keluarga adalah suatu lingkungan terkecil yang sangat menentukan keberhasilan bangsa dan negara ini menjadi baik atau tidak.

    Jadi, ia meminta masyarakat untuk tidak menganggap bahwa keluarga ya biasa-biasa saja atau perceraian itu kan urusan anak dan sebagainya.

    “Kita mengharapkan betul-betul pada para orang tua keterlibatannya keluarga untuk mendidik itu juga sangat penting,” tandas Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini.

    Sebagai pribadi maupun sebagai anggota DPR, Adang memperhatikan selama kunjungan kerja ke daerah-daerah penjelasan dari pengadilan agama khususnya masalah perceraian semakin hari semakin meningkat.

    Baca: Menyoal surat edaran MA soal pernikahan beda agama

    Lebih-lebih pada saat pandemi covid kemarin itu begitu meningkat tinggi. Dan yang menarik dari jawaban itu pada umumnya ada masalah (perceraian) yang berhubungan ketidaksesuaian, percekcokan yang latar belakangnya juga masalah ekonomi,” jelas Adang 

    Legislator Dapil DKI Jakarta III ini mengharapkan jajaran pengadilan agama mengedepankan pendekatan mediasi dalam menangani kasus-kasus perceraian.

    Hal ini agar perselisihan dicarikan titik temu dan dapat disatukan kembali (rujuk) sehingga niat bercerai bisa diurungkan.

    “Proses mediasi dalam kasus perceraian bagian dari upaya restorative justice, yaitu sebuah upaya penyelesaian hukum dengan cara kesepakatan bersama,” jelasnya.

    Baca: Memerangi stunting sejak pasangan akan menikah

    Mediasi pada pengadilan agama adalah suatu proses usaha perdamaian antara suami dan istri yang telah mengajukan gugatan cerai, di mana mediasi ini dijembatani oleh seorang Hakim yg ditunjuk di Pengadilan Agama harus terus dikedepankan.

    Dalam kesempatan itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda Helminizami mengakui bahwa perceraian merupakan perkara yang sangat menonjol di Peradilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Samarinda.

    Selama periode bulan Januari hingga September 2023 persentase angka perceraian yang diajukan disebabkan oleh beberapa faktor utama, antara lain pertengkaran dan perselisihan terus menerus mencapai 67,79 persen.

    Penyebab lainnya yaitu meninggalkan salah satu pihak sebanyak 12,87 persen dan masalah ekonomi 12,32 persen.

    Baca: Cara pemerintah turunkan stunting dan kemiskinan

    “Jumlah perkara cerai talak (pemohon suami) sebanyak 1.649 kasus, sedangkan perkara cerai gugat (pemohon istri) mencapai 5.020 kasus per 30 September 2023,” urai Helmi.

    Sementara permohonan dispensasi menikah bagi anak yang belum cukup umur cukup tinggi.

    Dispensasi merupakan upaya bagi mereka yang ingin menikah namun belum mencukupi batas usia untuk menikah yang telah ditetapkan oleh pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yaitu 19 tahun baik laki-laki maupun perempuan.

    “Angka permintaan dispensasi kawin di Kaltim masih cukup tinggi dimana sampai akhir September 2023 sudah mencapai 538 permohonan,” tutupnya seperti dikutip Parlementaria.

     

  • Good Partner: Ketika Perceraian Menjadi Jalan Pembebasan Memulai Hidup Baru

    Good Partner: Ketika Perceraian Menjadi Jalan Pembebasan Memulai Hidup Baru

    7cloud.asia – Episode terakhir atau episode 16 drama Korea Good Partner telah tayang pada Jumat (20/9/2024) dengan menyuguhkan akhir bahagia bagi setiap karakternya.

    Good Partner yang tayang di SBS, mengawali debutnya dengan rating 7,8 persen menurut AGB Nielson Korea Selatan. Dan terus menunjukkan tren rating yang fluktuatif, yang memuncak di episode 7 dengan rating 17,7 secara nasional.

    Namun sayangnya ketika berakhir, rating Good Partner turun ke angka 15,2 persen. Meski demikian, Good Partner tetap sukses mencatat sebagai drama Korea yang mampu mencetak rating tertinggi yang tayang pada Jumat malam.

    Dilansir Soompi, Sabtu (21/9/2024) untuk drama yang tayang pada slot waktu yang sama, ‘Black Out’ dari MBC mendapat rating nasional rata-rata sebesar 6,1 persen untuk episode terbarunya.

    Drama Korea Good Partner ditulis oleh seorang pengacara perceraian ditulis Choi Yu-nayang berhasil menyuguhkan pemikiran baru tentang perceraian lewat kisah para pengacara perceraian di firma hukum kelas atas, Daejeong.

    Baca: Simak drama Korea My Happy Ending

    Disutradarai oleh Kim Ga-ram dan Ahn Ji-sook, Good Partner membawa sudut pandang baru pada sebuah hubungan, apakah itu pacaran, perkawinan ataupun perceraian.

    Good Partner menegaskan perceraian bukan hanya masalah perselingkuhan, ekonomi yang tak stabil, tapi juga tentang hak dan kewajiban dari pasangan yang telah berumah tangga.

    Good Partner dibintangi oleh Jang Na-ra, Nam Ji-hyun, Kim Jun-han, Pyo Ji-hoon, Ji Seung-hyun, dan Han Jae-yi

    Tokoh utama Cha Eun Kyung (diperankan Jang Na ra), adalah pengacara tanggung yang bekerja untuk melayani klien.

    Ketika dipercaya memimpin divisi perceraian yang kemudian menjadi bagian hidupnya selama lebih 10 tahun, Eun Kyung memegang prinsip perceraian bukanlah akhir tetapi awal memulai hidup baru.

    Baca: Drama Korea yang mengangkat isu kesehatan mental

    Maka, dalam perjalanannya dia selalu mengusahakan jalan keluar yang paling menguntungkan bagi kehidupan kliennya, baik dari sisi finansial maupun dari sisi kondisi mentalnya.

    Dalam perjalanannya, Cha Eun Kyung menerima asosiaate baru Han Yu Ri (diperankan Nam Ji-hyun) yang memiliki perbedaan nilai dan pengalaman, mereka berselisih paham dalam segala hal.

    Saat mengatasi perbedaan mereka, mereka berdua mengalami perubahan besar dalam hidup mereka bahkan kemudian menjadi rekan kerja yang baiknya.

    Han Yu Ri jugalah yang menangani perceraian Cha Eun Kyung, setelah suaminya Kim Ji-Sang terbukti berselingkuh.

    Good Partner mengajak penontonnya merenung, apa yang membuatnya bahagia dalam menjalin hubungan. Bahwa perkawinan bukan sesuatu yang harus dilakukan meski kita mencintai seseorang.

    Baca: Drama Korea yang mengangkat isu kesehatan mental

    Perkawinan juga bukan sesuatu yang harus tetap dijaga dan dipertahankan, jika memang itu tidak membuat kita bahagia. Kadang perceraian justru bisa memperbaiki hubungan dua orang yang sebelumnya saling menyakiti dalam sebuah perkawinan.

    Di episode terakhirnya, Good Partner menyuguhkan akhir yang bahagia bagi karakter pemainnya baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadinya.

    Good Partner juga menyadarkan ternyata rekan kerja yang baik bukan berarti harus berada di perusahaan dalam hal ini firma hukum yang sama. Rekan kerja tetap bekerja bersama dan merundingkan masalah dari klien masing-masing untuk mencapai kesepakatan terbaik.

    Lewat drama ini juga menyadarkan pemirsa bahwa perkawinan adalah pilihan, bukan sebuah keharusan. Perkawinan juga tidak selalu menakutkan seperti yang dikatakan oleh karakter Cha Eun Kyung,

    “Tidak ada pilihan yang benar dari pernikahan dan perceraian. Itu semua adalah pilihan, apa yang harusnya kita kuasai adalah kemampuan kita untuk membuat usaha agar pilihan tersebut menjadi pilihan yang terbaik.”

    Buat kamu yang tertarik menonton Good Partner masih bisa menyaksikan di aplikasi Viu.