Tag: petak sembilan

  • Jelang Imlek, Kawasan Petak Sembilan Ramai Pengunjung

    Jelang Imlek, Kawasan Petak Sembilan Ramai Pengunjung

    7cloud.asia – Kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat menjadi tempat favorit untuk berbelanja keperluan imlek (tahun baru Cina) atau sekadar jalan-jalan menikmati suasana imlek.

    Tak heran, sebagai kawasan pecinan suasana Imlek taras begitu kental di kawasan ini.

    Nuansa merah mendominasi kawasan Glodok jauh hari sebelum Imlek tiba. Hiasan lampion dari yang kecil hingga yang besar serta gambar naga menambah meriah suasana.

    Semakin kental suasana imleknya dengan adanya aroma hio yang dibakar hingga tercium oleh pengunjung yang berlalu lalang.

    Para pedagang saling bersahutan menawarkan dagangannya ke orang-orang yang melintas. Ada yang berhenti, melihat-lihat dan ada pula yang tak acuh serta melewatinya.

    Baca: Beijing dapat gelar kota hutan nasional

    Barang-barang yang ditawarkan beraneka macam. Ada amplop angpao, hiasan dinding, bunga plastik, taplak meja, lampion, baju cheongsam hingga cemilan khas imlek seperti kue kranjang, permen, dan lmain-lain.

    Meski terlihat ramai dan semarak, namun kondisi ini masih dianggap sepi oleh sejumlah pedagang.

    Seperti yang diakui Yanti, salah seorang pedagang pernak-pernik imlek. Dia menjelaskan jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini terasa lebih sepi.

    “Kalau rame ya lebih ramai tahun lalu, meski imlek masih seminggu lebih gini,” kata Yanti kepada 7cloud.asia.

    Baca: KLHK perkuat ekosistem di IKN

    Padahal barang-barang yang dijual Yanti tidak mengalami kenaikan harga dari tahun lalu.

    Dia masih menjual barang antara 5 ribu hingga 3 juta rupiah. Harga termurah adalah amplop angpao dan yang termahal adalah lampion yang dihiasi lampu.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Alfin. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang bisa mendapatkan omset sehari 2 juta rupiah, kini ia harus puas mendapatkan omset tertinggi 1 juta rupiah.

    Menurutnya sepinya pembeli ini dipicu karena situasi politik yang kian memanas sehingga membuat sebagian warga beretnis Tionghoa khawatir berbelanja.

    Baca: Jakarta akan perluas kawasan rendah emisi

    “Ini kan mau pemilu, jadi yang mau belanja pada takut. Jadinya sepi. Orang banyak yang khawatir nanti gimana-gimana,” jelas Alfian.

    Meski demikian, Alfin berharap semakin dekat perayaan imlek nanti, dagangannya semakin laris. Sebab biasanya beberapa hari jelang imlek omset yang ia dapat bisa mencapai Rp 2,5 juta sehari.

    Karena itu, menjelang pemilu dia berharap kondisi politik dan keamanan dapat stabil tidak mengganggu perekonomian pedagang kecil seperti dirinya.

    Reporter: Nurakhmayani