Tag: Pilkada jakarta 2024

  • Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung-Rano Karno Unggul

    Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung-Rano Karno Unggul

    7cloud.asia – Hasil sementara quick count Pilkada Jakarta 2024 versi sejumlah
    lembaga survei menunjukkan pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno unggul. Namun pasangan ini masih belum aman.

    Pasalnya, hasil quick count Pilkada Jakarta 2024 sejumlah lembaga survei menunjukkan pasangan Pramono-Rano belum tembus angka 50 persen seperti yang disyaratkan undang-undang.

    Pilkada Jakarta 2024 bisa berlangsung dua putaran apabila ada tiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang ikut serta dan tidak ada kandidat yang berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.

    Pilkada putaran kedua akan diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama.

    “Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” bunyi Pasal 11 ayat (1) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    “Dalam hal tidak ada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diadakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua yang diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama,” bunyi Pasal 11 Ayat (2) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    Baca: Pemihakan di Pilkada 2024 dilakukan ribuan ASN, jajaran kepolisian dan TNI

    Berikut hasil quick count sejumlah lembaga survei:

    Versi Liputan6
    Hasil quick count tiga lembaga survei yakni Lingkar Survei Indonesia, Charta Politika dan Indikator yang dirilis Liputan6.com menunjukkan, dari 98,29 persen data yang masuk pasangan Pramono-Rano unggul dengan perolehan suara 50,14 persen.

    Disusul pasangan Ridwan Kamil-Suswono di tempat kedua dengan perolehan 39,18 persen suara, dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 10,68 persen

    Versi Litbang Kompas
    Sementara hitung cepat versi Litbang Kompas, dengan jumlah data masuk sudah mencapai 50,50 persen per pukul 15.14 WIB.

    Dari jumlah data tersebut, hasilnya, perolehan suara paslon nomor 3 memimpin dengan 50,11 persen.

    Sedangkan paslon 1, Ridwan Kamil-Suswono memeroleh suara 39,52 persen. Dan perolehan suara paslon 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 10,37 persen.

    Quick count Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik random sampling dan memiliki sampling error sebesar persen ± 1 persen.

    Versi SMRC
    Hasil quick count SMRC juga mengunggulkan pasangan Pramono-Rano, dengan perolehan suara 50,93 persen.

    Disusul pasangan Ridwan Kamil-Suswono 38,94 dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 10,13 persen.

    Lembaga Survei Indonesia (LSI)
    Quick count LSI juga menunjukkan keunggulan Pramono Anung-Rano Karno yang meraih 49,85 persen.

    Sementara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ridwan Kamil-Suswono di peringkat kedua dengan perolehan suara 39,59%. Disusul pasangan Dharma-Kun memperoleh 10,57%,

    Hasil tersebut diperoleh dari perhitungan data yang masuk sebesar 82,40 persen dari 1.000 sampling TPS. Margin of error yang tercatat adalah sekitar 0,56 persen.

    Penting untuk dicatat bahwa hasil quick count ini bukanlah hasil resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Rabu, 27 November 2024, hingga Senin, 16 Desember 2024.

    Hasil resmi Pilkada Jakarta 2024 akan menunggu penghitungan suara secara manual oleh KPU.

     

  • KPU DKI Jakarta Rampungkan Rekapitulasi Suara Pilkada Jakarta 2024: Pramono-Rano Unggul dengan 50,07 Persen Suara

    KPU DKI Jakarta Rampungkan Rekapitulasi Suara Pilkada Jakarta 2024: Pramono-Rano Unggul dengan 50,07 Persen Suara

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum atau KPU DKI Jakarta telah merampungkan rekapitulasi suara pilkada Jakarta 2024 di tingkat kabupaten/kota.

    Dari data yang dihimpun, pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno berhasil unggul di enam wilayah Jakarta dengan total perolehan suara 50,07 persen suara sah Pilkada Jakarta 2024

    “Per hari ini seluruh kabupaten/kota di DKI telah menyelesaikan rekapitulasi,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jakarta, Astri Megatari, pada Kamis, (5/12/2024)

    Berdasarkan akumulasi jumlah peroleh suara pasangan calon atau paslon di enam wilayah, yakni Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, Pramono-Rano menduduki posisi teratas.

    Paslon yang diusung PDIP dan Partai Hanura itu meraih total 2.183.239 suara. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Ridwan Kamil-Suswono dengan jumlah total 1.718.160 suara. Adapun perolehan terkecil didapatkan oleh Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 459.230 suara.

    Jika disimulasikan menjadi data persentase dari akumulasi perolehan suara seluruh paslon, Pramono-Rano meraih 50,067 atau 50,7 persen suara. Sementara itu, Ridwan Kamil-Suswono memeroleh 39,40 persen. Kemudian disusul oleh Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang meraih sebesar 10,53 persen suara.

    Menurut Pasal 10 ayat 2 Undang-undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta atau DKJ, disebutkan paslon gubernur dan wakil yang memperoleh suara lebih dari 50 persen ditetapkan sebagai gubernur dan wakil terpilih.

    Pada ayat 3 disebutkan, jika tidak ada pasangan calon gubernur dan wakil yang memperoleh suara sebagaimana ayat 2, diadakan pemilihan putaran kedua yang diikuti pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama.

    Akan tetapi, KPU DKI Jakarta belum bisa menyatakan kemenangan satu pihak paslon dengan suara tertinggi maupun jumlah putaran pilkada.

    Alasannya, ada aturan untuk menunggu pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi bahwa tidak ada laporan perkara mengenai sengketa di Pilkada Jakarta 2024.

    “Jika tidak terdapat permohonan perselisihan, maka penetapan gubernur terpilih paling lama tiga hari setelah KPU DKI Jakarta memperoleh surat pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi,” kata Astri.

    “Namun jika terdapat permohonan perselisihan, paling lama tiga hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi dibacakan.” imbuhnya.

    Setelah menunaikan rekapitulasi suara tingkat kota/kabupaten, KPU DKI Jakarta akan menggelar tahapan di tingkat provinsi.

    Rapat pleno yang menjadi jenjang penghitungan suara terakhir sebelum penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih di pilkada 2024 akan berlangsung pada 7 hingga 9 Desember mendatang.

    Adapun berdasarkan formulir D hasil yang diakses Tempo melalui situs pilkada2024.kpu.go.id, perolehan suara terbanyak di pilkada Jakarta disapu oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Pramono-Rano. Berikut merupakan rinciannya.

    Kabupaten Kepulauan Seribu
    Terdapat total 15.161 pengguna hak pilih yang terdiri dari daftar pemilih tetap atau DPT, pemilih pindahan, dan pemilih tambahan.

    Dari angka pemilih tersebut, total suara sah yang disumbangkan kepada tiga pasangan calon atau paslon berjumlah 14.687. Di Kepulauan Seribu, Pramono-Rano berhasil merajai wilayah tersebut.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 6.578
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 653
    – Pramono Anung-Rano Karno: 7.456

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 474.

    Kota Jakarta Pusat
    Dari 455.549 total jumlah pemilih, jumlah suara yang dinyatakan sah adalah 417.472.

    Dengan selisih 78.137 perolehan suara dari Pramono-Rano, paslon nomor urut 2, Ridwan Kamil-Suswono gagal unggul dari lawannya di wilayah ini.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 152.235
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 44.865
    – Pramono Anung-Rano Karno: 220.372

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 38.077.

    Kota Jakarta Selatan
    Terdapat 1.046.480 pemilih di Jakarta Selatan yang menunaikan hak pilihnya. Dari jumlah tersebut, terdapat 956.702 orang yang menggunakan hak pilih sesuai dengan aturan sehingga dinyatakan sebagai suara sah.

    Pasangan nomor urut 3 kembali menyapu bersih mayoritas masyarakat. Selain unggul di tingkat kota, paslon yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP itu menang telak di sembilan kecamatan.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 375.391
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 90.294
    – Pramono Anung-Rano Karno: 491.017

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 89.778.

    Kota Jakarta Timur
    Sebanyak 1.425.834 total jumlah pemilih di Jakarta Timur yang berpartisipasi dalam pilkada.

    Adapun suara yang dinilai sah berjumlah 1.307.718. Terpaut 99.557 suara dari penantangnya, Ridwan Kamil gagal meraih suara dari mayoritas penduduk Jakarta Timur.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 535.613
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 136.935
    – Pramono Anung-Rano Karno: 635.170

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 118.116.

    Kota Jakarta Barat
    KPU mencatat sebanyak 1.069.427 masyarakat di Jakarta Barat menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara atau TPS.

    Sebanyak 997.075 suara yang dijatuhkan pemilih terhadap tiga paslon dinyatakan sah. Mayoritasnya mengarahkan dukungan kepada Pramono-Rano.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 386.880
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 109.457
    – Pramono Anung-Rano Karno: 500.738

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 71.927.

    Kota Jakarta Utara
    Di wilayah utara Jakarta, sebanyak 712.367 pemilih berpartisipasi saat hari pencoblosan 27 November lalu.

    Dari jumlah total tersebut, sebanyak 666.975 surat suara dinyatakan sah dalam proses penghitungan.

    – Ridwan Kamil-Suswono: 261.463
    – Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 77.026
    – Pramono Anung-Rano Karno: 328.486

    Total jumlah suara tidak sah mencapai 45.392.