Tag: Pilpre s 2024

  • Prabowo-Gibran Unggul di Panti Sosial ODGJ

    Prabowo-Gibran Unggul di Panti Sosial ODGJ

    7cloud.asia – Suara Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa (BLHS) 3 dengan mayoritas pemilihnya berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

    Di TPS 20, Prabowo-Gibran unggul 104 suara, Anies-Muhaimin (AMIN) 58 suara, dan Ganjar-Mahfud meraih 38 suara. Suara sah 200 dan satu  suara tidak sah dengan total 201 suara.

    Sementara di TPS 21, Prabowo-Gibran unggul dengan 54 suara, Anies-Muhaimin (AMIN) 37 suara, dan Ganjar-Mahfud 21 suara. Suara sah 112 dan suara tidak sah 10 dengan total 122 suara.

    Baca: Tanggapan tiga capres tentang film Dirty Vote

    Adapun di TPS 22, Anies-Muhaimin unggul dengan 62 suara, Prabowo-Gibran dengan 59 suara, dan Ganjar-Mahfud dengan 28 suara. Suara sah 149 suara dan 3 suara tidak sah 3 suara,  dengan total 152 suara.

    Oleh karena itu bila dikalkulasi hasil penghitungan tiga TPS di panti tersebut, Prabowo-Gibran memperoleh 217 suara, Anies-Muhaimin mendapatkan 157 suara, dan Ganjar-Mahfud memiliki 87 suara.

    Pada kesempatan yang berbeda, Kasubag Tata Usaha Panti Sosial BLHS 3 Asta Devin Loriana menyebutkan sebanyak 250 orang warga binaan memenuhi syarat untuk menyampaikan hak suara mereka secara langsung pada pemilu kali ini.

    Baca: Mempertanyakan etika bernegara Jokowi dalam pemilu

    “Jadi dari 3 TPS itu bisa saya sampaikan di TPS 20 ada 13 orang, ini dari kami ya warga binaan. Kemudian TPS 21 sebanyak 103 orang, kemudian TPS 22 sebanyak 98 orang, dan ada tambahan DPTB sebanyak 36. Jadi yang 13, 103, 98 itu adalah DPT, kemudian DPTB-nya ada 36 orang,” kata Asta.

    Ia menjelaskan ODGJ tetap dapat memberikan suara secara langsung dalam pemilu asalkan telah mendapatkan status pulih dari dokter spesialis kejiwaan dan diikuti dengan rutin meminum obat.

    Sumber: Antaranews

  • PDIP Akan Bentuk Tim Khusus untuk Kumpulkan Bukti-bukti Kecurangan Pilpres 2024

    PDIP Akan Bentuk Tim Khusus untuk Kumpulkan Bukti-bukti Kecurangan Pilpres 2024

    7cloud.asia – Dugaan kecurangan dalam pemilihan presiden menyeruak ketika proses hitung cepat dilakukan. PDI Perjuangan (PDIP) berencana membentuk tim khusus untuk mengumpulkan bukti-bukti kecurangan tersebut.

    PDIP tidak sendiri. Tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar juga akan diajak turut serta dalam tim ini.

    “Kami berkomunikasi dengan tim 01 (untuk membentuk tim khusus),” ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP.

    Melansir Antaranews, memang saat ini tim pemenangan Anies-Muhaimin memiliki rencana dan akan melakukannya di jalan masing-masing.

    Kendati demikian, Hasto mengaku pihaknya terbuka terhadap para tokoh yang terpanggil hati nuraninya untuk bergabung.

    Baca: Banyak TPS di Jakarta dipindah karena banjir

    “Sehingga dalam proses, misalnya sidang di MK, ini akan menjadi bukti-bukti yang berbeda di mata hukum,” katanya.

    Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

    Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

    Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

    Baca: Pemilu bertepatan dengan valentine, petugas bagi-bagi cokelat

    Selain itu, terdapat enam partai politik lokal sebagai peserta yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha’at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

    Sedangkan untuk pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar selaku nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

    Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai dengan 20 Maret 2024.

    Reporter: Nurakhmayani