Tag: PLTA Memberamo

  • PLTA Mamberamo, Harapan atau Ancaman untuk Energi Bersih di Papua?

    PLTA Mamberamo, Harapan atau Ancaman untuk Energi Bersih di Papua?

    7cloud.asia – Anggota Komisi XII DPR, Totok Sudaryanto, menilai rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Mamberamo, Papua, dapat menjadi solusi strategis untuk menghadirkan energi murah dan berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia.

    Hal ini disampaikannya saat Komisi XII melakukan kunjungan kerja ke PLN Jayapura dalam rangka membahas kesiapan dan potensi pembangunan PLTA Memberamo tersebut, di Jayapura, Papua, Selasa (28/10/2025).

    Totok menjelaskan bahwa potensi aliran Sungai Mamberamo sangat besar dan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik dalam jumlah besar tanpa mengandalkan sumber energi fosil.

    Menurutnya, pengembangan energi air akan memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang, meskipun membutuhkan investasi awal yang cukup tinggi.

    “Teknologi PLTA memang mahal di awal, tapi dalam jangka panjang jauh lebih efisien karena sumbernya dari alam dan bisa diperbarui,” ujarnya.

    Totok lantas membandingkan biaya produksi listrik antara PLTA dan PLTU berbahan bakar batubara yang masih menjadi andalan di sejumlah wilayah Indonesia.

    Berdasarkan paparan PLN, harga pokok produksi PLTA saat ini sekitar 9 sen per kWh, sementara PLTU sekitar 6 sen per kWh. Namun Totok menilai perbandingan ini perlu dikaji ulang karena air, tidak seperti batubara, tidak perlu dibeli dan tidak terpengaruh fluktuasi harga pasar global.

    “Seharusnya, secara teori, energi air lebih murah karena bahan bakunya alami dan tersedia terus-menerus,” kata Politisi PAN ini.

    Dari pengambilan data yang dilakukan Kementerian ESDM, menemukan adanya kelayakan teknis perihal rencana pembangunan PLTA Mamberamo.

    Perhitungan sederhana dari data yang didapatkan debit mamberamo raya pada bagian hulu sungai mencapai 4500 m3/detik dan di hilir debit membesar hingga 5500 m3/detik

    Namun demikian, pembangunan PLTA Mamberamo juga memiliki dampak lingkungan yang perlu dipertimbangkan, seperti potensi perubahan debit dan suhu air, perubahan komposisi air, emisi gas metana dari pembusukan materi organik, serta erosi dan sedimentasi.