Tag: raffi ahmad

  • Tuai Penolakan, Raffi Ahmad Akhirnya Batalkan Pembangunan Beach Club Miliknya di Gunungkidul

    Tuai Penolakan, Raffi Ahmad Akhirnya Batalkan Pembangunan Beach Club Miliknya di Gunungkidul

    7cloud.asia – Raffi Ahmad akhirnya menyatakan akan mundur dari proyek pembangunan Beach Club di Gunungkidul, setelah mendapat penolakan dari masyarakat.

    Sebelumnya, rencana pembangunan resort yang bernama “Bekizart” di Gunungkidul itu dipublikasikan Raffi Ahmad di Instagramnya pada tanggal 16 Desember 2023.

    Penolakan terhadap rencana pembangunan resort di Gunungkidul oleh Raffi Ahmad ini ramai diperbincangkan setelah munculnya petisi di situs change.org berjudul “Tolak Pembangunan Resort Raffi Ahmad di Gunungkidul!”.

    Sejak dirilis pada 21 Maret 2024, petisi ini sudah didukung lebih dari 62 ribu orang.

    Penolakan juga bergema di media sosial ketika ratusan ribu orang mengunggah Instagram Story untuk mendukung petisi ini, dan mendesak agar pembangunan resort dan beach club tersebut dibatalkan.

    Langit Gemintang dari Climate Rangers Jogja dalam keterangan tertulis yang diterima 7cloud.asia pada Kamis (13/6/2024) mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan dan solidaritas dari pengguna media sosial yang aktif menyuarakan penolakan terhadap proyek ini.

    Baca: Rusak lingkungan, warga Dairi tolak tambang seng di wilayahnya

    ”Maraknya penolakan warganet terhadap proyek yang eksploitatif berbentuk proyek resort dan beach club di Gunungkidul ini menunjukan bahwa kekuatan kolektif dan solidaritas masyarakat, khususnya dari kalangan muda, dapat berdampak dan membuat perubahan besar untuk memperjuangkan keadilan iklim,” ujarnya.

    Jangan sampai, lanjutnya, pengembangan proyek-proyek wisata hanya menguntungkan pemilik modal dan dinikmati oleh sekelompok elit, sementara masyarakat lokal hanya dapat dampak negatifnya saja.

    “Bukan hanya memperparah masalah kekeringan di Gunungkidul, penghancuran bukit karst besar-besaran untuk pembangunan resort dan hiburan malam berpotensi besar bikin warga lokal merasa terasing di tanah leluhurnya sendiri.

    Ia menambahkan, janji meningkatkan taraf ekonomi memang selalu dikumandangkan pemangku wilayah, tapi faktanya warga hanya jadi penonton. Kalau masuk kawasan wisata tetap harus bayar biaya retribusi.

    ”Yang dibutuhkan warga Gunungkidul bukan resort atau beach club tapi air bersih yang mengalir sampai ke rumah-rumah warga,” tutup Langit.

    Baca: Walhi Maluku Utara ungkap sejumlah konflik lahan akibat penambangan

    Sementara, kajian awal WALHI Yogya menemukan adanya dugaan pelanggaran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DIY oleh Bekizart milik Raffi Ahmad tersebut.

    Berdasarkan kajian pola ruang dan struktur ruang, lokasi Bekizart berada di kawasan peruntukan pertanian, dan bukan peruntukan pariwisata.

    Koalisi Gunungkidul Melawan menyambut baik dan mengapresiasi itikad baik Raffi Ahmad tersebut.

    Meskipun demikian, mereka masih menunggu realisasi dari pernyataan Raffi Ahmad. Mereka juga mendesak agar investor lainnya segera membatalkan rencana pembangunan resort dan beach club di kawasan bentang alam karst Gunungkidul dan Gunung Sewu.

    Koalisi Gunungkidul Melawan antara lain terdiri dari berbagai organisasi seperti WALHI Yogyakarta, anak-anak muda di komunitas Gunungkidul Melawan, Climate Rangers Jogja, LBH Yogyakarta, WeSpeakUp.org, dan 350.org.

    Baca: Perjuangan Suku Awyu pertahankan hutan adatnya di balik tagar #AllEyesonPapua

    “Walaupun Raffi Ahmad sudah menyatakan akan keluar dari proyek tersebut, bukan berarti proyeknya akan berhenti. Kami berharap Raffi bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengajak investor lain untuk batalkan proyek yang berpotensi merusak lingkungan ini,” kata Dimas R. Perdana, Deputi Direktur WALHI Yogyakarta.

    Dimas meminta komitmen Bupati Gunungkidul untuk menolak pemberian izin pembangunan di kawasan lindung nasional tersebut dan lebih transparan dalam tata kelola perizinan di kawasan itu.

    ”Hal ini karena rusaknya kawasan akan sangat berdampak pada daya tampung dan daya dukung air warga yang rentan alami kekeringan,” ujarnya.

    Kajian WALHI juga menunjukkan bahwa rencana pembangunan resort tersebut akan menabrak Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 17 Tahun 2012 tentang KBAK yang menyatakan bahwa KBAK adalah kawasan lindung nasional.

    Sehingga pemanfaatannya tidak boleh berpotensi merusak kawasan tersebut.

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Raffi Ahmad Batalkan Proyeknya di Gunungkidul hingga Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Raffi Ahmad Batalkan Proyeknya di Gunungkidul hingga Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    7cloud.asia – Artikel mengenai kebijakan pemerintah yang mengharuskan warga menunjukkan KTP untuk membeli LPG 3 kilogram masih menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama artikel tentang Raffi Ahmad yang membatalkan proyek pembangunan resort miliknya di Gunungkidul karena mendapat penolakan dari warga setempat.

    Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga menjadi berita terpopuler pekan ini.

    Berikut daftar 5 berita terpopuler pekan ini selengkapnya:

    1. Beli LPG 3 kilogram harus tunjukkan KTP

    PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan, mulai 1 Juni 2024, pembelian LPG 3 kilogram wajib menggunakan KTP.

    Langkah ini, menurut Pertamina, untuk memastikan pemberian subsidi LPG Kg tepat sasaran dan benar-benar untuk yang membutuhkan.

    “Kami laporkan bahwa per tanggal 1 Juni nantinya, pada saat akan melakukan pembelian LPG 3 kg, itu nanti akan dipersyaratkan untuk menggunakan KTP,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. Raffi Ahmad batalkan proyeknya di Gunungkidul

    Raffi Ahmad akhirnya menyatakan akan mundur dari proyek pembangunan Beach Club di Gunungkidul, setelah mendapat penolakan dari masyarakat.

    Sebelumnya, rencana pembangunan resort yang bernama “Bekizart” di Gunungkidul itu dipublikasikan Raffi Ahmad di Instagramnya pada tanggal 16 Desember 2023.

    Penolakan terhadap rencana pembangunan resort di Gunungkidul oleh Raffi Ahmad ini ramai diperbincangkan setelah munculnya petisi di situs change.org berjudul “Tolak Pembangunan Resort Raffi Ahmad di Gunungkidul!”.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Penutupan acara Sedekah Hutan 2024

    Sedekah Hutan Universitas Indonesia  2024 di Kampus UI Depok resmi ditutup pada 5 Juni 2024 lalu. Penutupan ini dimeriahkan oleh berbagai pentas seni tradisional.

    Suara suling, kecapi, hingga karinding dari kelompok musik tradisional Eko Wiwid Arengga dkk berkolaborasi merdu dengan Angklungan Bakul Budaya.

    Acara penutupan juga dimeriahkan oleh tarian Modinggu. Salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sulawesi Tenggara yang menggambarkan suasana dan aktivitas masyarakat saat musim panen, terutama musim panen padi.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Mengenal Kota Salatiga, salah satu kota tertua di Indonesia

    Selama ini nama Salatiga masih kalah tenar dibanding kota lain di Jawa seperti Semarang, Solo, Yogyakarta ataupun Bandung.

    Padahal, Salatiga merupakan salah satu kota tertua di Indonesia dan juga disebut sebagai kota terindah di Jawa Tengah.

    Kota Salatiga juga disebut sebagai kota yang paling toleran oleh Setara Institute.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024

     Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yaitu “Our Land, Our Future, We Are #GenerationRestoration” artinya Tanah Kita, Masa Depan Kita, Kita Generasi Restorasi.

    Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 ini menekankan pada pentingnya memulihkan lahan, memerangi penggurunan dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan.

    Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 ini selaras dengan UN Decade Ecosystem Restoration2021-2030 yang dicanangkan PBB beberapa waktu lalu.

    Baca berita selengkapnya di sini

  • Raffi Ahmad Akhirnya Serahkan LHKPN ke KPK, Angkanya Diperkirakan Capai Triliunan

    Raffi Ahmad Akhirnya Serahkan LHKPN ke KPK, Angkanya Diperkirakan Capai Triliunan

    7cloud.asia – Setelah lama ditunggu-tunggu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, pelaporan LHKPN ini adalah bentuk tanggung jawab atas posisi strategis yang diemban Raffi Ahmad.

    Harta kekayaan Raffi Ahmad disebut-sebut mencapai angka triliunan rupiah, saat ini KPK sedang melakukan verifikasi untuk memastikan semua aset yang dimiliki tercatat secara transparan.

    Pelaporan LHKPN oleh Raffi Ahmad ini sekaligus menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.

    “Raffi Ahmad sudah melaporkan LHKPN-nya. Saat ini masih proses verifikasi untuk memastikan semua aset sudah dimasukkan,” ujar anggota Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip dari Antaranews.com, Rabu (8/1/2025).

    Pelaporan ini sekaligus membuka peluang bagi publik untuk mengetahui seberapa besar aset yang dimiliki Raffi Ahmad secara resmi.

    Langkah ini juga menjadi sorotan publik sebagai bentuk transparansi yang jarang dilakukan oleh selebriti di Indonesia.

    Baca: Proyek Raffi Ahmad di Gunung Kidul tuai penolakan

    Anda dapat mengecek LHKPN pejabat negara seperti Raffi Ahmad, melalui situs https://elhkpn.kpk.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Buka situs dan klik menu e-Announcement.
    2. Masukkan nama, tahun pelaporan, dan lembaga yang ingin Anda cari.
    3. Lihat total harta kekayaan yang dilaporkan beserta tanggalnya. Untuk rincian harta, klik tombol hijau untuk mengunduh file PDF.
    4. Masyarakat juga bisa membandingkan laporan harta tahun ini dengan tahun sebelumnya melalui tombol biru. Jika ada ketidaksesuaian, laporan dapat dikirimkan dengan bukti pendukung melalui tombol merah.

    Karier Raffi Ahmad
    Tudingan miring sudah lama diarahkan ke Raffi Ahmad yang telah lama dikenal sebagai salah satu selebriti paling sukses di Indonesia.

    Banyak kalangan menduga kekayaan dan perkembangan bisnisnya yang tergolong tumbuh sangat cepat adalah sarana cuci uang. Dugaan ini semakin kuat, karena Raffi dikenal dengan anak-anak Presiden ke-7 RI, Jokowi.

    Namun, semua ini ditepis Raffi yang memmulai karirnya sebagai presenter dan aktor, sebelum merambah dunia bisnis.

    Baca: Gratifikasi Kaesang bisa jadi pintu masuk usut dugaan korupsi Jokowi

    Dengan berbagai usaha yang dimiliki, seperti produk makanan, rumah produksi, hingga kepemilikan klub sepak bola, Raffi telah membangun imperium bisnis yang mengukuhkan statusnya sebagai public figure berpengaruh.

    Pada tahun 2024, Raffi Ahmad diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

    Jabatan ini menggarisbawahi perannya sebagai tokoh inspiratif yang tidak hanya berprestasi di dunia hiburan tetapi juga memiliki pengaruh dalam pembangunan generasi muda.

    Penunjukan tersebut memposisikan Raffi sebagai salah satu figur penting dalam Kabinet Merah Putih. Sebagai pejabat publik, ia diwajibkan untuk melaporkan kekayaannya melalui LHKPN, langkah yang akhirnya ia lakukan pada Januari 2025.

    Pelaporan LHKPN oleh Raffi Ahmad menjadi sorotan karena total kekayaan yang dilaporkan mencapai angka fantastis.

    KPK saat ini melakukan verifikasi untuk memastikan semua aset yang dimiliki Raffi tercatat secara lengkap. Verifikasi ini mencakup pengecekan aset berupa tanah, bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.

    Baca: Gratifikasi Kaesang sudah disoal sejak 2022

    Menurut Budi Prasetyo, anggota Juru Bicara KPK, pelaporan LHKPN adalah langkah transparansi yang penting untuk memastikan akuntabilitas pejabat publik.

    LHKPN sebagai instrumen pencegahan merupakan bentuk transparansi pejabat publik atas kepemilikan aset dan hartanya.

    Proses verifikasi ini juga menunjukkan bahwa KPK tidak hanya fokus pada pejabat tradisional, tetapi juga figur publik yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan.

    Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tata kelola yang baik di semua sektor.

    Meskipun rincian pastinya belum diumumkan, laporan awal menyebutkan bahwa kekayaan Raffi Ahmad ditaksir mencapai angka triliunan rupiah.

    Sumber kekayaannya berasal dari berbagai bidang, mulai dari pendapatan di dunia hiburan hingga investasi bisnis.

    Beberapa aset yang dilaporkan meliputi properti di lokasi strategis, mobil mewah, serta saham di beberapa perusahaan besar.

    Dalam beberapa kesempatan, Raffi juga menunjukkan gaya hidup mewah yang mencerminkan keberhasilannya sebagai pengusaha dan selebriti.