7cloud.asia – Rakernas IV PDIP resmi dibuka pada Jumat (29/9/2023). Rakernas PDIP ini akan berlangsung hingga Minggu (1/10/2023).
Dalam Rakernas PDIP kali ini akan mengangkat tema “Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat”
Rakernas PDIP yang berlangsung di Kemayoran, Jakarta Pusat ini mengundang 4000 petani dan nelayan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendapat mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan pidato politiknya.
Baca: Duet Ganjar Pranowo-Prabowo tergantung sepenuhnya pada PDIP
Dalam kesempatan itu Mega mengatakan pentingnya untuk mempertahankan lahan pertanian terutama lahan yang subur dari alih fungsi lahan.
Mega juga menegaskan petani dan nelayan harus menjadi sentral dalam perumusan kebijakan terkait ketahanan pangan.
Setelah Mega, pidato disusul bakal calon presiden PDIP Ganjar Pranowo dan Presiden Joko Widodo.
Jokowi menyebut tema yang diangkat sangat relevan dengan masalah yang dihadapi Indonesia dan dunia, yang menurutnya tidak mudah untuk diselesaikan.
“Perubahan iklim, kenaikan suhu bumi dan El Nino telah mengancam produksi pangan dunia,” ujarnya.
Baca: Jawaban Ganjar Pranowo soal tudingan politik identitas dan petugas partai
Ditambah konflik Ukraina mengakibatkan kekurangan pasokan pangan sehingga harga pangan terutama beras melonjak tajam.
Karena itu Jokowi berpesan kepada Calon Presiden yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo untuk segera bertindak merumuskan kebijakan terkait kedaulatan pangan untuk mengamankan produk pangan nasional.
“Pak Ganjar begitu dilantik, segera lakukan itu,” ujarnya yang langsung direspon dengan senyuman dan anggukan kepala dari Ganjar Pranowo.
Jokowi juga mengungkapkan keyakinannya bahwa Ganjar Pranowo bisa melakukan itu, untuk mewujudkan kedaulatan pangan.
Mengutip pernyataan Presiden pertama, Soekarno, Jokowi menegaskan kedaulatan pangan sangat menentukan kelangsungan satu bangsa.
Baca: Meski disorot Food Estate akan dilanjutkan, ada alokasi dana di APBN 2024
Food Estate akan dievaluasi.
Sebelumnya, dalam jumpa pers terkait pelaksanaan Rakernas PDIP ini, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa program food estate atau lumbung pangan yang saat ini dijalankan di bawah koordinasi Prabowo Subianto perlu dievaluasi.
Pasalnya, menurut Hasto program tersebut saat ini tidak mencapai tujuan awal dicanangkan.
“Itu akan terus kita evaluasi. Food estate itu untuk rakyat. Food estate itu bukan untuk sekelompok orang per orang apalagi untuk pihak-pihak yang mau mengambil manfaat melalui proyek food estate,” ujar Hasto dalam keterangan pers jelang Rakernas PDIP, di Jakarta, Kamis, 28 September 2023
Baca: Panen jagung di food estate Keerom
Hasto menyebut bahwa pihaknya akan melakukan tinjauan ulang terhadap program kerja lumbung pangan dalam Rapat Kerja Nasional atau Rakernas PDIP.
Selain itu, Hasto turut mengklaim bahwa program lumbung pangan merupakan bagian dari sarana perjuangan PDIP.
Hasto juga menyebut bahwa sejak awal, partainya mengusung filsafat pembebasan petani, yang berasal dari sosok Marhaen, petani yang ditemui Sukarno dan menjadi cikal bakal penamaan ideologi Marhaenisme.
Seperti dilansir dari laman Pdiperjuangan.id, agenda lumbung pangan merupakan salah satu agenda dalam Rakernas IV PDIP.
Lebih lanjut, agenda lumbung pangan akan menjadi topik utama pada hari pertama Rakernas yang secara garis besar akan membahas mengenai isu pertanian.
Baca: Food estate ada sejak jaman Soeharto tapi gagal
Sementara itu, pada hari kedua akan membahas berisi pembekalan caleg dan hari ketiga akan diisi pembicaraan tentang pilpres. Ketua Umum PDI Perjuangan, yakni Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi dijadwalkan akan menyampaikan arahan dalam forum tersebut.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristyanto mengatakan bahwa Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III berlangsung tertutup.
Sebelumnya, PDI telah melaksanakan agenda Rakernas III PDIP yang diadakan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan mulai dari 6 -8 Juni 2023. Dalam Rakernas III PDIP tersebut, menghasilkan 57 poin rekomendasi internal dan 17 poin rekomendasi eksternal.
17 poin rekomendasi tersebut dibacakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. Salah satu poin rekomendasi yang dihasilkan yakni komitmen PDI Perjuangan dalam memenangkan bakal calon presiden Ganjar Pranowo.
Baca: PSI cabut dukungan ke Ganjar Pranowo, begini respon PDIP
Lebih lanjut, Puan menjelaskan bahwa kader PDI Perjuangan yang berada di setiap tingkatan partai diinstruksikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, partai politik, dan relawan untuk memenangkan bacapres Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo telah ditetapkan sebagai bakal calon presiden yang diusung oleh PDIP pada 21 April 2023 melalui keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan.
Dalam agenda Rakernas III PDIP itu disinggung pula mengenai strategi pencitraan yang akan diterapkan kepada Capres Ganjar Pranowo. Ketua Umum PDIP menyebut bahwa Ganjar mestinya tampil otentik dan apa adanya.
Dalam agenda pembahasan citra politik Ganjar, Megawati mencontohkan sosok Bung Karno yang sejak muda tampil sebagai dirinya sendiri. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa persatuan dengan rakyat alias akar rumput merupakan senjata yang maha dahsyat.

