Tag: senat

  • Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah: Sejumlah Anggota Senat AS Usulkan Pengakuan untuk Palestina

    Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah: Sejumlah Anggota Senat AS Usulkan Pengakuan untuk Palestina

    7cloud.asia – Sejumlah anggota Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat pada Kamis (18/9/2025) waktu setempat mengajukan resolusi yang menyerukan pengakuan AS atas negara Palestina yang didemiliterisasi.

    Resolusi mendukung negara Palestina ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Senat AS.

    Resolusi tidak mengikat tersebut mendesak Hamas untuk melucuti senjata dan membebaskan sandera, serta mendesak Israel untuk mengakhiri konflik dan menghentikan perluasan permukiman.

    Menghadapi rintangan yang panjang, resolusi tersebut tidak mendapatkan dukungan dari Senat AS yang dikuasai anggota Partai Republik yang berjuluk Grand Old Party (GOP) itu.

    Para pendukung mengatakan resolusi tersebut mengirimkan pesan yang bermakna setelah beberapa sekutu AS siap untuk mengakui negara Palestina di sidang Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA) pekan depan.

    Baca: Majelis Umum PBB mendukung solusi dua negara dan akui negara Palestina

    Mereka berharap resolusi ini dapat memberikan tekanan lebih besar kepada pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza.

    Para pengusul menyebut, pengakuan negara Palestina bukan hanya langkah praktis yang dapat diambil AS untuk membantu membangun masa depan di mana warga Palestina dan Israel dapat hidup merdeka, bermartabat, dan aman, melainkan juga merupakan hal yang benar untuk dilakukan.

    “Amerika memiliki tanggung jawab untuk memimpin, dan waktunya bertindak adalah sekarang,” ujar Senator Jeff Merkley, yang memimpin upaya tersebut, dalam sebuah pernyataan pada Kamis tersebut.

    “Namun, fondasi perdamaian dan kesejahteraan di masa depan, dan satu-satunya jalan yang layak untuk itu adalah dua negara untuk dua bangsa,” ujar senator Oregon.

    Dia juga memperingatkan bahwa kebijakan dan aksi militer Israel saat ini di Gaza akan menghasilkan “visi yang buruk” bagi warga Israel maupun Palestina.

    Baca: Ribuan warga Israel dukung solusi dua negara dan akui negara Palestina

    Langkah ini menyusul tuduhan senator independen Bernie Sanders pada Rabu (17/9) bahwa Israel sedang melakukan “genosida” di Gaza.

    “Selama dua tahun terakhir, Israel tidak hanya membela diri melawan Hamas. Sebaliknya, Israel melancarkan perang habis-habisan terhadap seluruh rakyat Palestina,” tulis Sanders dalam pernyataan berjudul “Ini Genosida”, yang mengutip kesimpulan para ahli hukum. Israel telah membantah tuduhan tersebut.

    Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Kamis (18/9/2025) mengatakan pengakuan negara Palestina sebagai penyelamat hidup terakhir yang masih tersisa bagi warga sipil sedang memburuk di Gaza City.

    “Di tengah operasi militer Israel, yang telah menyebabkan banyak sekali korban jiwa, kerusakan, dan restriksi yang lebih ketat terhadap upaya kemanusiaan,” katanya

    Otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Rabu (17/9/2025) menyebutkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas oleh tentara Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah melampaui 65.000 jiwa.

    Pewarta: Antaranews.com/Xinhua

  • Senat AS Setujui RUU Pendanaan, Shutdown Pemerintah AS Segera Berakhir

    Senat AS Setujui RUU Pendanaan, Shutdown Pemerintah AS Segera Berakhir

    7cloud.asia – RUU Pendanaan, sebuah kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri penutupan sementara (shutdown) pemerintah AS telah disahkan Senat, pada Senin (10/11/2025) waktu setempat membuka jalan bagi kebuntuan yang memecahkan rekor.

    Setelah negosiasi selama akhir pekan di Washington, sebagian kecil anggota Partai Demokrat bergabung dengan Partai Republik dan memberikan suara mendukung kesepakatan tersebut.

    Dilansir BBC, pemungutan suara di Senat ini merupakan langkah awal prosedural menuju tercapainya kompromi untuk mendanai pemerintah sejak dilakukan shutdown pada 1 Oktober 2025 lalu.

    Sejumlah tahapan memang masih perlu dilewati –termasuk pemungutan suara dari Dewan Perwakilan Rakyat (Kongres)– sebelum pegawai dan layanan federal kembali beroperasi.

    Baca: Mayoritas warga AS tak ingin negaranya terlibat dalam perang Iran-Israel

    Namun demikian, keputusan Senat AS ini dinilai sebagai merupakan tanda kemajuan serius pertama setelah 40 hari kebuntuan.

    Senat diperkirakan akan kembali untuk debat lebih lanjut pada pukul 11.00 waktu setempat (16.00 GMT) pada hari Senin.

    Shutdown pemerintah saat ini merupakan yang terpanjang yang pernah tercatat di AS, dan hingga akhir pekan ini tampaknya para aktivis Partai Republik dan Demokrat terjebak dalam kebuntuan.

    Banyak layanan pemerintah telah ditangguhkan sejak Oktober, dan sekitar 1,4 juta pegawai federal sedang cuti tanpa dibayar atau bekerja tanpa bayaran.

    Kebijakan shutdown ini telah berdampak luas pada berbagai layanan, termasuk perjalanan udara AS dan tunjangan pangan bagi 41 juta warga AS berpenghasilan rendah.

    Baca: Gubernur California Gavin Newsom gugat langkah Donald Trump