Tag: Siti Atikoh

  • Siti Atikoh Ganjar Akan Terus Perjuangkan Kesetaraan untuk Kelompok Disabilitas

    Siti Atikoh Ganjar Akan Terus Perjuangkan Kesetaraan untuk Kelompok Disabilitas

    7cloud.asia – Siti Atikoh mengungkapkan keprihatinannya seputar adanya perbedaan upah dan jenjang karir yang masih terjadi dalam memperlakukan kaum disabilitas.

    Padahal meski sama-sama karyawan di perusahaan, namun ternyata upah yang diterima kaum disabilitas berbeda dengan mayarakat dengan pekerja non disabilitas.

    Keprihatinan Siti Atikoh Ganjar  ini disampaikan pada wartawan di sela-sela kunjungannya dalam rangka memperingati hari Penyandang Disabilitas Internasional (3/12/2023 ) di Jakarta siang.

    “Meski pun sama-sama karyawan di perusahaan, tenyata UMR kaum disabilitas berbeda ya. Dari sisi penjenjangan karir, meski produktivitas mereka tinggi, tekun, tapi kok perjenjangan karirnya berbeda,” ucap perempuan yang dinobatkan sebagai ibu asuh Disabilitas ini.

    Baca: YCAB perjuangkan batik untuk tunanetra

    Siti Atikoh juga mencontohkan adanya seorang tunanetra yang mengatakan padanya, seolah perusahaannya bekerja hanya bertujuan untuk menggugurkan kewajiban normatif saja.

    Sementara perlakuan yang diterima, masih dibedakan dengan karyawan normal lainnya.

    “Kemarin ada difabel tuna netra yang mengatakan seolah-olah perusahaannya itu hanya seperti menggugurkan kewajiban normatif, bahwa perusahaan itu telah melibakan teman-teman difabel. Namun perlakuan perusahaan berbeda dengan yang mereka terima,” imbuhnya. 

    Untuk itu, Siti Atikoh menilai, perlunya kesiapan lingkungan kerja dan sekolah dalam menerima kehadiran kaum disabilitas.

    Baca: Pendidik untuk disabilitas masih kurang

    Lingkungannya dulu yang harus dipersiapkan agar bisa menerima teman-teman kita ini dengan baik.

    Bahwa mereka punya hak yang sama untuk dapat berkinerja dengan baik. Karena sebetulnya bila setiap individu digali potensninya maka akan memiliki sumber daya yang luar biasa,” paparnya.

    Lebih lanjut Siti Atikoh mengungkapkan, seharusnya pembangunan di Indonesia ada kesetaraan bagi semua orang termasuk disabilitas, dalam mengakses pendidikan atau infrastruktur agar bisa melakukan aktivitas ekonomi dan sosial yang sama.

    Siti Atikoh menegaskan, selama ini dirinya sudah mempunyai komitmen untuk mendampingi dan selalu bergandengan tangan dalam menyuarkan hak-hak disabilitas sejak sebelum pencapresan.

    Baca: Cerita tuli, potret keseharian disabilitas tuli di Solo

    Memang diakuinya, hal ini tentu saja diperlukan kerjasama dari seluruh kelompok, elemen masyarakat dan stake holder agar hak-hak kaum disabilitas terpenuhi.

    “Jangan lihat labelnya, tapi lihatlah orangnya. Karena setiap manusia, setiap individu memliki hak untuk diperlakukan dengan sebaik-baiknya dan dengan kesetaraan,” pungkasnya.

    Dalam kunjungannnya ini, Siti Atikoh juga mengunjungi beberapa stan hasil karya kaum disabilitas. Ia juga menyempatkan diri menyanyikan lagu “Matahari” yang dipopulerkan Agnes Monica, bersama dua tunanetra dan berfoto bersama.

  • Temui Sinta Nuriyah Wahid, Siti Atikoh Ganjar Bilang Ngalap Berkah

    Temui Sinta Nuriyah Wahid, Siti Atikoh Ganjar Bilang Ngalap Berkah

    7cloud.asia – Siti Atikoh Ganjar bertemu Sinta Nuriyah Wahid, istri mantan Presiden ke 5, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sabtu (16/12/2023).

    Siti Atikoh menyebut pertemuannya dengan Sinta Nuriyah itu untuk “Ngalap Berkah” sekaligus bersilaturahmi

    Pantauan di kediaman Gus Dur, di Jagakarsa Jakarta Selatan, Atikoh tiba pukul 14.50 WIB.

    Mengenakan baju gamis bernuansa hitam bermotif batik, Atikoh langsung diterima keluarga Gus Dur dan diarahkan menuju kediaman.

    Baca: Keluarga Ganjar Pranowo jadi idola baru

    Tiba di ruang tamu kediaman, Siti Atikoh kemudian menyapa Sinta. Usai bertukar sapa dan sungkem, Atikoh kemudian duduk bersimpuh di samping Sinta.

    “Karo sopo wae iki? (Sama siapa saja ini?),” tanya Sinta.

    “Kulo piyambakan (saya sendiri),” ucap Atikoh.

    Berikutnya pertemuan digelar tertutup. Siti Atikoh duduk simpuh di hadapan Sinta.

    Tampak istri Ganjar Pranowo itu banyak mendengarkan wejangan dari ibunda dari Alissa, Yenny, Anita dan Inaya Wahid itu.

    Baca: Siti Atikoh akan terus perjuangkan hak disabilitas

    Saat meninggalkan kediaman Gus Dur, Siti Atikoh juga tak banyak bercerita kepada awak media soal pertemuannya.

    Lewat akun instagramnya, @atikoh.s, Siti Atikoh membagikan dokumentasi pertemuan itu.

    “Sowan, silaturahmi, ngalap berkah Nyai Dr. Dra. Hj Sinta Nuriyah Wahid, M.Hum,” tulisnya.

    Sinta Nuriyah sendiri juga dikenal sebagai salah satu pemikir perempuan yang pluraris di Indonesia.

    Baca: YCAB perjuangkan batik untuk disabilitas netra

    Beberapa bukunya antara lain adalah:

    • Perempuan dan Pluralisme, (LkiS: 2019)
    • Pesantren Tradisi dan Kebudayaan, (LkiS: 2019)
    • Romantika Kehidupan: Kumpulan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, (Yayasan Puan Amal Hayati: 2009)
    • Forum Kajian Kitab Kuning (FK3): Kembang Setaman Perkawinan “Analisis Kritis Kitab ‘Uqud Al Lujjayn”, (Penerbit Buku Kompas: 2005)
    • Forum Kajian Kitab Kuning (FK3): Wajah Baru Relasi Suami-Istri “Telaah Kitab ‘Uqud Al Lujjayn”, (LKiS Yogyakarta: 2001)
  • Siti Atikoh Pesan Agar Ganjar Tidak Berkhianat Jika Terpilih Jadi Presiden

    Siti Atikoh Pesan Agar Ganjar Tidak Berkhianat Jika Terpilih Jadi Presiden

    7cloud.asia – Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, mengingatkan suaminya untuk tidak berkhianat kepada rakyat jika terpilih dalam Pilpres 2024.

    “Jangan sekali-kali ketika diberi amanah sampai melupakan orang-orang yang telah berjasa. Jangan sampai mengkhianati apa yang telah diamanatkan,” `ucap Atikoh saat menemani Ganjar berkampanye di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Melansir Antaranews, Atikoh mengingatkan bahwa perjalanan mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut untuk menjadi presiden tidak terlepas dari perjuangan masyarakat Indonesia.

    Baca: Pedagang dan pembeli sama-sama butuh kepastian harga sembako

    “Dan apabila nanti amanah diberikan kepada Mas Ganjar dan Pak Mahfud, hanya satu yang Bunda ingin ingatkan ke Ayah, bahwa semua melalui perjuangan, melalui tangis, melewati air mata, melewati keringat yang bercucuran dari seluruh masyarakat,” jelasnya.

    Jika terpilih nanti, lanjut Atikoh, Ganjar harus selalu kuat bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.

    “Saya ingin memberi pesan ke Mas Ganjar bahwa selama ini bahu Mas Ganjar itu harus selalu kokoh dan kuat karena menjadi tempat bersandar bagi saya, Alam (Muhammad Zinedine Alam Ganjar), dan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

    Baca: Siti Atikoh akan perjuangkan kesetaraan kelompok disabilitas

    Karena itu dia berharap bahwa Tuhan YME memperkenankan dan mengabulkan seluruh perjuangan untuk mewujudkan pasangan Ganjar-Mahfud sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024-2029 bagi kebaikan bangsa dan negara.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

    Kemudian masa tenang pada tanggal 11—13 Februari, dan hari-H pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

    Reporter: Nurakhmayani