7cloud.asia – Kolong jalan layang atau fly over (FO) Slipi, di Jalan Palmerah Selatan, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat kini telah ditata menjadi ruang publik berupa taman dan lapangan skateboard.
Kolong flyover yang dulu dikenal sebagai area gelap dan tak terurus kini menjelma menjadi ruang publik yang hidup dan penuh semangat dengan atmosfer urban yang kental bernama FO Slipi Skatepark
Area FO Slipi Skatepark memiliki luas 4.299 meter persegi dan berada di antara tiga kelurahan, yaitu Gelora, Petamburan, dan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kini, hampir setiap hari FO Slipi Skatepark ramai oleh para skater, penggemar BMX, pengguna sepatu roda, hingga otopet. FO Slipi skatepark hadir menjadi pusat aktivitas olahraga ekstrem yang digandrungi anak-anak muda baik dari Jakarta maupun dari luar kota.
FO Slipi Skatepark ini membuktikan bahwa ruang-ruang mati di perkotaan dapat disulap menjadi fasilitas publik yang inklusif dan gratis.
Dilansir tintahijau.com, FO Slipi Skatepark dilengkapi dengan berbagai obstacle profesional yang biasa ditemukan di arena skate tingkat dunia.
Baca: Kawasan Barito bakal menjadi tempat konservasi air dan ruang ekologi berkelanjutan
Mulai dari ledge, flat rails, downrails, quarter pipe, hingga bowl berbentuk cekungan seperti kolam renang, semuanya tersedia di sini. Fasilitas ini dirancang tak hanya untuk para profesional, tetapi juga aman dan menarik bagi pemula.
Taman kecil dan berbagai tanaman hijau, mempercantik Slipi Skatepark sekaligus menjadi penyeimbang antara adrenalin dan ketenangan. Disediakan pula berbagai fasilitas penunjang seperti kursi duduk, musala, toilet umum, dan kamar ganti.
Kabar baiknya, FO Slipi Skatepark buka 24 jam dan gratis untuk umum. Saat mengujungi FO Slipi Skatepark, Kamis (14/8/2025) Gubernur Pramono Anung mengatakan bahwa penataan FO Slipi menjadi skatepark merupakan aspirasi masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta akan memperbanyak fasilitas serupa FO Slipi Skatepark ini sebagai sarana warga beraktivitas positif.
“Hari ini saya secara khusus datang ke kolong Fly Over Slipi dan mengajak para wali kota memanfaatkan ruang-ruang seperti ini yang ada di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.
FO Slipi Skatepark akan menjadi proyek percontohan (role model) bagi pengembangan ruang publik di bawah kolong jalan tol dan fly over di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Baca: Blok M akan dijadikan pusat ekonomi baru di Jakarta
Dari hasil tinjauannya, banyak pengunjung skatepark ini berasal dari luar Jakarta, seperti Depok, Bekasi, bahkan Kota Malang.
Pramono menambahkan, FO Slipi Skatepark ini akan menjadi role model atau prototype yang akan dikembangkan di semua wilayah kota di Jakarta.
“Saya minta para wali kota melakukan terobosan untuk membuat ruang seperti ini di kolong fly over dan jalan tol agar memberikan manfaat bagi warganya. Saya juga mengizinkan penggunaan dana CSR di masing-masing wilayah untuk pengembangannya,” ungkapnya.
Saat berbincang dengan komunitas skateboard yang sedang beraktivitas di lokasi, Gubernur Pramono mendapat informasi bahwa fasilitas FO Slipi Skatepark sudah memadai.
Namun, warga mengusulkan penyediaan air minum untuk menunjang kegiatan mereka.
“Untuk penyediaan air minum, saya sudah minta Wali Kota Jakarta Pusat menyiapkannya supaya semua yang berlatih di sini bisa dengan mudah mendapatkan air bersih dan higienis,” terangnya.
Baca: Pasar Baru direvitalisasi dan akan kembali menjadi simbol Jakarta
Penataan FO Slipi Skatepark dilakukan secara bertahap sejak 2018 hingga 2024. Pada tahap I (2018), Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Pusat membangun lintasan skatepark, namun belum sesuai standar.
Tahap II (2019) meliputi pembangunan area taman sekaligus pengurusan izin pemanfaatan lahan ke Kementerian PUPR, yang diberikan sejak Desember 2019 hingga Desember 2024.
Selanjutnya, pada tahap III (2024), dilakukan revitalisasi lintasan skatepark agar sesuai standar, berkolaborasi dengan komunitas skateboard dan BMX
Revitalisasi dilakukan secara terintegrasi dengan penataan kawasan FO Slipi Skatepark oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta.
“Revitalisasi ini juga memperluas akses pedestrian yang nyaman dari Halte TransJakarta maupun moda transportasi lain, seperti Mikrotrans dan bus antarkota Jabodetabek, menuju FO Slipi Skatepark,” pungkas Pramono.
