7cloud.asia – Drama Korea, Start Up pernah ramai diperbincangkan warganet pada triwulan terakhir tahun 2020.
Penggambaran anak muda yang bekerja keras membangun usaha rintisan dan bagaimana dunia yang kompetitif, sibuk, tapi juga keras dan menggembirakan di serial Start Up mampu mencuri perhatian para penonton.
Bagaimana anak-anak muda itu berbuat kesalahan, lalu mengalami kegagalan, kecewa tetapi kemudian bangkit lagi. Sebagian dari mereka berjalan dengan tujuan yang jelas yang jelas dan pasti.
Tetapi tidak sedikit dari mereka yang berjalan tanpa arah, atau bahkan berlayar tanpa peta yang membuat mereka tersesat di lautan luas.
Isu yang diangkat Start-Up sangat menarik dan memiliki banyak potensi untuk menjadi hebat dari awal hingga akhir.
Baca: Drama Korea “Incomplete Life“
Tetapi seperti kebanyakan drama Korea di luar sana, Start up yang dimulai dengan gemilang sempat kehilangan arah di tengah jalan. Bahkan endingnya juga jauh untuk bisa dikategorikan nendang.
Cinta segitiga yang jadi bumbu Start Up, membuat drama Korea besutan sutradara Oh Choong-hwan ini makin adiktif untuk para penontonnya. Tetapi romansa ini juga yang membuat Start Up harus kehilangan adegan kompetisi dan bisnisnya.
Saya membayangkan, jika porsi romansa dikurangi mungkin Start Up akan lebih menggigit, karena daya tarik utamanya adalah penggambaran budaya perusahaan rintisan khususnya yang menggarap kecerdasan buatan atau AI.
Tetapi mengikuti keseluruhan 16 episodenya, saya harus mengakui Park Hye-ryun yang menulis skenarionya berhasil meromantisasi betapa hebatnya menjadi seorang pekerja keras.
Start Up mungkin sama persis dengan kenyataan di dunia nyata, tetapi di dunia drama, penonton selalu menyukai kisah underdog yang berhasil memenangkan kompetisi!
Baca: Sinopsis drama Korea “My Mister“
Didukung permainan kamera yang dinamis dan angle pengambilan gambar yang cerdas, Start Up sukses menunjukkan betapa indah dan menggembirakannya memulai bisnis sendiri
Karakter tokoh-tokoh di Start Up digambarkan sebagai pekerja keras –dengan gayanya masing-masing– karena ambisi dan dorongan karir mereka.
Namun, entah mengapa Park Hye-ryun terlalu fokus pada tiga tokoh utama yakni Seo Dal-mi (Bae Suzy), Nam Do-san (Nam Joo-hyuk) dan Han Ji-pyeong (Kim Seon-ho).
Sedangkan tokoh-tokoh lain, termasuk Won In Jae (kakak Dal Mi) hanya digambarkan sambil lalu tanpa mengeksplorasi lebih jauh karakter yang sebenarnya.
Sinopsis
Start-Up berlatar belakang di Sandbox, kawasan Silicon Valley Korea Selatan dan mengisahkan perjuangan startup di sektor teknologi informasi.
Baca: Drama Korea “Love Me“, menjadi lajang tak selalu menjadi kesepian
Kisahnya berpusat pada mimpi dan ambisi Seo Dal-mi (Bae Suzy) yang bercita-cita jadi CEO untuk perusahaannya sendiri. Dal-mi yang menyimpan luka akibat perceraian kedua orangtuanya terjebak pada cinta pertamanya, Nam Do-san (Nam Joo-hyuk).
Nam Do-san adalah seorang jenius matematika dan programer andal. Tetapi kariernya terpuruknya di perusahaannya (Samsan Tech) yang tak kunjung berkembang dan terus berada dalam kesulitan finansial
Selain itu ada Han Ji-pyeong (Kim Seon-ho), investor sukses yang pernah menjadi sahabat pena Dal-mi dengan meminjam nama Do-san.
Hubungan ketiganya kemudian menciptakan cinta segitiga yang kompleks. Apalagi ketiganya bekerja di sektor yang sama di kawasan fiktif bernama Sandbox.
Drama Korea ini disiarkan di tvN mulai 17 Oktober hingga 6 Desember 2020 dan juga tersedia untuk penonton internasional melalui Netflix. Kini Anda juga bisa menikmatinya di Bli-bli
