7cloud.asia – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD punya acara baru yakni bincang-bincang dengan anak muda yang diberi tajuk Tabrak Prof!
‘Tabrak Prof!’ edisi perdana digelar di Sedulur Tunggal Kopi (STK), Jalan Ngagel Madya No 38-40, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), pada Rabu (10/1/2024) malam.
Di acara Tabrak Prof! itu Mahfud berkomitmen ‘menabrak’ koruptor dan menggunakan anggaran yang diselamatkan dari tindakan korupsi untuk memajukan UMKM.
Di hadapan ratusan anak muda yang hadir di acara Tabrak Prof! ini secara gamblang memaparkan kiat yang akan dilakukannya untuk mewujudkan pemerintah yang bersih dan bebas korupsi.
Baca: Mahfud didapuk menjadi Jawara Banten
Awalnya, Mahfud ditanya oleh seorang anak muda Jatim bernama Sandi. Sandi menanyakan apa yang akan menjadi prioritas Mahfud ketika nantinya dilantik menjadi wapres RI 2024-2029.
“Pertanyaan ini simpel tapi banyak orang yang pengen tahu. Yang saya penasaran adalah apa yang akan Prof ‘tabrak’ saat Prof dilantik menjadi wapres 2024?” tanya Sandi.
Dengan lantang, Mahfud menyampaikan prioritas bersama pasangannya, Ganjar Pranowo setelah dilantik adalah pemberantasan korupsi dan menyikat mafia-mafia ‘tikus berdasi’.
Pertama, terang Mahfud adalah memerangi korupsi dan penegakkan hukum, karena korupsi ini mengakar, menggurita di mana-mana.
Baca: 21 Program unggulan Ganjar-Mahfud
“Kemudian penegakkan hukum itu ada mafia-mafia yang melibatkan oknum aparat paling tidak. Tapi selama ini tidak disentuh dengan baik,” kata Mahfud.
Ketika upaya pemberantasan korupsi berjalan baik, Mahfud menyebut uang yang diselamatkan dari koruptor bisa digunakan untuk memajukan UMKM Indonesia.
Bisa dalam bentuk pelatihan, permodalan hingga pendampingan.
“Coba korupsi-korupsi sekarang yang besar itu kalau bisa dipangkas, bagi ke rakyat, ke UMKM untuk modal dan sebagainya, itu luar biasa. Itu yang kita tabrak duluan,” kata Mahfud.
Baca: Beda cara Ganjar dan Prabowo tangani kemiskinan
Lebih lanjut dijelaskan Mahfud, pemberantasan korupsi merupakan kunci awal mewujudkan kemajuan ekonomi kerakyatan.
Setelah persoalan korupsi selesai, Mahfud menyebut urusan yang lain akan lebih mudah dituntaskan.
“Kalau itu diselesaikan saya kira urusan kita yang lain-lain itu lebih mudah kalau masalah korupsi, penegakkan hukum ini bisa diselesaikan. Yang penting penegakkan hukum itu untuk kesejahteraan rakyat,” kata Mahfud.
Mahfud pun berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dan penegakkan hukum yang tegas. Sehingga pertumbuhan ekonomi 7 persen dapat terwujud dan rakyat semakin sejahtera.
Baca: Program makan siang Prabowo
“Anda bohong bicara soal pertumbuhan ekonomi untuk rakyat kalau korupsi dan penegakkan hukum tidak ditata. Itu bohong semua,” pungkas Menkopolhukam itu. (*)


