Tag: Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

  • Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Tempat Nongkrong Favorit Warga Jakarta

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Tempat Nongkrong Favorit Warga Jakarta

     

    7cloud.asia – Jakarta memiliki banyak taman-taman yang nyaman untuk membaca, bersantai atau sekadar nongkrong. Salah satunya adalah Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu memiliki luas 9.710 meter persegi mulai direvitalisasi pada 21 Oktober 2021 dan dibuka kembali pada 18 September 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.

    Sebenarnya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang terletak di kawasan Blok M ini telah berdiri sejak tahun 1948, tepatnya pada masa awal kemerdekaan.

    Awalnya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu oleh warga Jakarta Selatan disebut sebagai Taman Gajah, karena adanya patung gajah besar di tengah taman. Taman ini dirancang oleh M. Soesilo

    Kemudian pada tahun 1955, Taman Martha Tiahahu diresmikan bersamaan dengan peresmian Kebayoran Baru sebagai kota satelit modern pertama di Indonesia.

    Baca: 7 Taman kota di Jakarta sebagai tempat hiburan murah

    Setelah hampir 60 tahun, taman ini direvitalisasi dan disatukan dalam bagian kawasan berorientasi transit Stasiun MRT Blok M dan berubah menjadi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dibangun dan dikelola oleh salah satu anak perusahaan PT MRT Jakarta (Perseroda), yaitu PT Integrasi Transit Jakarta.

    Awalnya revitalisasi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu hanya untuk memperbaiki area cakupan hijau yang ada.

    Namun, Anies Baswedan saat itu ingin taman ini bukan sekadar dijadikan sebagai ruang terbuka hijau, melainkan sarana literasi nasional.

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu mengusung konsep “landscraper” dengan menyamarkan bangunan pada area taman menjadi kesatuan lanskap taman.

    Baca: Jakarta akan bangun 800 taman kota

    Konsep ini membuat secara visual yang terlihat dari jalan adalah tutupan area hijau pada taman.

    Sementara filosofi bentuk ruang dan bangunan taman mengangkat karakter dan sosok Martha Christina Tiahahu sebagai salah satu perempuan pejuang kemerdekaan dari Maluku.

    Karena itu, di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ini terdapat kolam refleksi dengan garis imaginer yang berorientasi menuju tanah kelahiran Martha Christina Tiahahu di Nusalaut, Maluku Tengah, Maluku.

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu memiliki bentuk melingkar, dilengkapi  enam plaza yaitu Plaza Utara, Plaza Kabaresi, Plaza Bunga, Plaza Selatan, Plaza Anak serta Plaza Timur.

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu menyediakan berbagai fasilitas selain fasilitas mushola dan toilet. Di antaranya adalah kedai kopi, kedai makanan dan beberapa kios yang menjual aneka barang.

    Baca: Taman kota, resep Surabaya jadi kota dengan udara terbersih 

    Selain itu, ada pula area bermain anak-anak, plaza anak, area amphitheater, healing garden, ruang baca dan diskusi, toko buku, ruang literasi anak.

    Di bagian tengah terdapat kolam besar, dimana para musisi sering menggelar pertunjukkan di area ini.

    Saat ruangkota mengunjungi taman ini, tampak sekelompok remaja berkumpul dengan mengenakan pakaian hitam putih yang unik. Mereka tampak sibuk berlatih menari di area kolam tersebut.

    Tak hanya itu, sebagai taman literasi, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu juga menyediakan ruang perpustakaan yang menyediakan ratusan koleksi buku.

    Beragam buku yang tersedia dari mulai buku pengetahuan, fiksi hingga non-fiksi yang diperuntukan bagi orang dewasa hingga anak-anak.

    Baca: Taman Bungkul, kebanggaan warga kota Surabaya

    Perpustakaan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Perpustakaan Jakarta dan Gramedia. Para pengunjung dapat mengakses melalui ponsel pintar.

    Mereka cukup dengan melakukan pemindaian barcode Titik Baca, pengunjung sudah bisa mengakses koleksi yang terhubung langsung dengan Perpustakaan DKI Jakarta yang berbasis di Taman Ismail Marzuki.

    Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, tak perlu khawatir. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu menyediakan tempat penitipan sepeda dan tempat parkir kendaraan bermotor.

    Reporter: Nurakhmayani dan berbagai sumber