Tag: tanjung lesung

  • Kawasan Wisata Tanjung Lesung Berpotensi Menjadi Ruang Pemulihan

    Kawasan Wisata Tanjung Lesung Berpotensi Menjadi Ruang Pemulihan

    7cloud.asia – Perubahan kondisi geopolitik global yang dipengaruhi perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, hingga dampak perubahan iklim membuat banyak orang mencari tempat yang dapat memberikan rasa aman dan ketenangan.

    Dalam kondisi seperti ini, dalam berlibur masyarakat kini tak hanya mencari tempat wisata biasa tetapi juga mencari ruang pemulihan atau sanctuary.

    Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter, Setyono Djuandi Darmono Indonesia memiliki banyak kawasan yang berpotensi menjadi sanctuary, salah satunya Tanjung Lesung yang lokasinya relatif dekat dengan Jakarta.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (11/6/2026) Darmono mengatakan, kawasan wisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten memiliki potensi untuk berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang pemulihan atau sanctuary.

    Menurut Darmono, Tanjung Lesung memiliki peluang untuk mengembangkan model pariwisata yang lebih berfokus pada kualitas pengalaman wisatawan dibandingkan mengejar jumlah kunjungan semata.

    Selain itu, keberadaan akses Tol Serang-Panimbang yang sedang dalam tahap penyelesaian dinilai akan meningkatkan konektivitas menuju kawasan tersebut.

    Ia berharap pengembangan kawasan wisata di masa mendatang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

    “Dengan hadirnya akses tol yang segera rampung, Tanjung Lesung tidak hanya menjadi lebih dekat secara geografis, tetapi juga semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang mencari keseimbangan antara aktivitas wisata dan kedekatan dengan alam,” katanya.

    Darmono menambahkan, kawasan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan akan memiliki nilai lebih di masa depan.

    Tanjung Lesung, ujarnya, menawarkan ketenangan, kenyamanan, dan kedekatan dengan alam di tengah berbagai ketidakpastian global.

    “Dalam konteks pariwisata, kualitas lingkungan seperti pantai yang bersih, hutan yang terjaga, terumbu karang yang sehat, serta budaya lokal yang tetap lestari menjadi faktor penting yang dicari wisatawan,” imbuhnya.

    Darmono mengatakan ketika wisatawan menghargai kualitas lingkungan tersebut, akan muncul insentif ekonomi yang mendorong berbagai pihak untuk mempertahankan dan melestarikannya.

    Ia menambahkan, pariwisata yang dikelola secara berkelanjutan dapat berperan sebagai instrumen konservasi, bukan sekadar industri yang berorientasi pada konsumsi.

    Sebelumnya, pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung menyatakan komitmennya untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dengan menyeimbangkan pertumbuhan kunjungan, kenyamanan wisatawan, dan pelestarian lingkungan.

    Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswaprasetijo mengatakan pengelolaan kawasan wisata tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga pada penciptaan pengalaman yang berkesan serta berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

    “Pengembangan Tanjung Lesung kami arahkan agar tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata dan kelestarian alam, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Poernomo dilansir Antaranews.com, Januari lalu.

    Sepanjang 2025, Tanjung Lesung menggelar berbagai kegiatan berbasis komunitas dan lingkungan, seperti Rhino Eco Run, Sunset Fun Run Fest, Aero Sport Fest, dan Exciting Banten Festival.

    Ia mengatakan, berbagai agenda tersebut dirancang untuk melibatkan wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi alam dan budaya lokal secara bertanggung jawab.

    Selain aktivitas wisata, kata dia, pengelola juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat serta pemangku kepentingan sektor pariwisata guna mendukung pengembangan kawasan yang berkelanjutan.