7cloud.asia – Dalam waktu lima hari, Threads, aplikasi media sosial baru yang diluncurkan Mark Zuckerberg telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna.
Artinya, Threads yang dibuat untuk menandingi Twitter ini telah mengalahkan rekor yang dibuat oleh aplikasi ChatGPT buatan Open AI.
Threads mulai diluncurkan untuk perangkat Apple dan Android di 100 negara, Rabu (5/72023) lalu. Dan menurut data terbaru pengguna Threads telah melampaui angka 100 juta orang.
Padahal, aplikasi tersebut tidak tersedia di Eropa karena undang-undang privasi data UE.
Sekitar 24 jam kemudian, angka itu meningkat lebih dari dua kali lipat.
Dengan 100 juta pengguna, menurut angka dari platform data Quiver Quantitative, jumlah pengguna Threads mencapai kurang dari sepertiga dari 350 juta pengguna reguler yang diyakini dimiliki oleh Twitter.
Para pengamat memperkirakan, Threads akan mampu menarik pengguna Twitter yang tidak senang dengan perubahan kebijakan pada platform tersebut.
Baca: Generasi alfa yang akan membentuk dunia kerja di masa yang akan datang
Threads – yang saat ini belum diluncurkan di Uni Eropa – memungkinkan pengguna untuk mengunggah hingga 500 karakter, dan memiliki banyak fitur yang mirip dengan Twitter.
Sebelumnya, Zuckerberg mengatakan ingin membuat platform yang “bersahabat… yang pada akhirnya akan menjadi kunci keberhasilan”.
Tetapi pemilik Twitter, Elon Musk, menanggapi dengan: “Lebih baik diserang oleh orang asing di Twitter, daripada menikmati kebahagiaan palsu dan kesedihan di Instagram.”
Ketika ditanya apakah aplikasi Threads akan “lebih besar dari Twitter”, Zuckerberg berkata: “Itu akan membutuhkan waktu, tapi saya kira harus ada aplikasi percakapan publik dengan lebih dari satu miliar orang di dalamnya.”
Baca: Pandawara gandeng ribuan warga Lampung bersihkan pantai terkotor di Indonesia
“Twitter punya kesempatan untuk wujudkan itu, meski belum berhasil. Mudah-mudahan kami bisa melakukannya.”
Para pesaing mengkritik jumlah data yang mungkin digunakan aplikasi tersebut. Data itu termasuk kesehatan, keuangan, dan penjelajahan yang ditautkan ke identitas pengguna, menurut Apple App Store.
“Visi kami dengan Threads adalah untuk mengambil yang terbaik dari Instagram dan mengembangkannya menjadi teks,” ujar perusahaan itu sebelum peluncuran.
Meskipun Threads menjadi aplikasi tersendiri, pengguna bisa masuk menggunakan akun Instagram. Nama pengguna Instagram akan tetap ada, namun ada opsi untuk menyesuaikan profil mereka khusus di Threads.
Pengguna juga bisa memilih untuk mengikuti akun yang sama dengan yang mereka ikuti di Instagram, kata Meta.
Sumber: BBC


