Tag: wisata alam

  • 8 Spot Wisata Alam di Tangerang yang Mudah Diakses dari Jakarta

    8 Spot Wisata Alam di Tangerang yang Mudah Diakses dari Jakarta

    ruangkota – Jika kamu sedang mencari tempat wisata alam yang nggak jauh-jauh amat dari Jakarta, Tangerang yang terletak di sisi barat Jakarta menawarkan sejumlah tempat yang menarik dikunjungi. 

    Beberapa spot wisata alam di Tangerang ini masih belum banyak dikunjungi, sehingga pas banget buat kamu yang ingin sejenak menyepi dari rutinitas Jakarta yang sibuk.

    Dari Tebing Koja hingga jauh ke ujung pulau bisa kita kunjungi sebagai spot wisata alam yang nggak jauh dari Jakarta.

    Berikut rekomendasi wisata alam di Tangerang yang bisa kamu kunjungi, sebagaimana 7cloud.asia rangkumkan dari berbagai sumber: 

    Baca: Jalan-jalan tetap ingat lingkungan ya!

    1. Tebing Koja
    Tebing Koja merupakan bekas galian pasir yang kini jadi tempat wisata. panorama tebing setinggi 25-30 meter menjadi atraksi utama spot wisata alam ini.

    Kolam air hingga rumput hijau membuat pengunjung sering menyebut Tebing Koja sebagai Kandang Godzilla.

    Tebing Koja berlokasi di Cikuya, Kec. Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Akses menuju tempat ini cukup mudah sehingga dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi.

    Kabar baiknya, wisata alam Tebing Koja buka setiap hari dan beroperasi selama 24 jam. Harga tiket masuk ke Tebing Koja juga sangat murah yakni Rp.5.000 per orang.

    Namun, harga tersebut kemungkinan dapat berubah sewaktu-waktu.

    Baca: Mengenali sejarah bebatuan di Geopark

    2. Taman Mangrove Ketapang
    Wisata alam Taman Mangrove Ketapang baru diresmikan pada Januari 2023. Di sini kita bisa belajar mengenali berbagai jenis tanaman mangrove dan biota laut air payau lainnya.

    Berada di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Taman Mangrove Ketapang berada tak jauh dari Kawasan pemukiman pesisir penduduk Ketapang sehingga kita bisa mengenal lebih dekat kehidupan nelayan di sana.

    Harga tiket masuk untuk dewasa adalah Rp 15.000. Sementara anak-anak Rp 10.000. Pengunjung juga dikenakan biaya parkir yang berbeda sesuai jenis kendaraan.

    Tarif parkir sepeda motor adalah Rp 8.000,00, mobil Rp 15.000, dan bus Rp 50.000.

    Taman Mangrove Ketapang buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Khusus hari Jumat, taman ini tutup pukul 17.30 WIB

    Baca: Kebun Raya Mangrove Surabaya

    3. Pantai Tanjung Pasir
    Spot wisata alam yang satu ini memiliki pasir abu-abu dan ombak yang tenang. Pengunjung bisa mengambil foto di spot Instagramable di spot wisata alam yang terletak di Jl. Tanjung Pasir Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Pantai Tanjung Pasir bisa dijangkau dalam waktu 30-40 menit dari pusat kota Tangerang. Sedangkan dari pusat Jakarta, pantai Tanjung Pasir ini dapat diakses setelah 1 jam 35 menit berkendara.

    Beberapa situs traveling menjelaskan, tarif masuk pantai untuk mobil dan motor berbeda. Pengunjung dengan motor dikenakan tarif masuk Rp 25 ribu untuk kendaraan dan penumpang.

    Sedangkan tarif pengunjung dengan mobil adala Rp 20 ribu ditambah Rp 10 ribu untuk tiap penumpang.

    Pantai Tanjung Pasir beroperasi tiap hari selama 24 jam. Namun wahana dan fasilitas di pantai mungkin tidak tersedia setiap saat.

    Baca: Ada banyak kebun raya di Indonesia, ini daftarnya

    4. Telaga Biru Cisoka
    Sama seperti Tebing Koja, Telaga Biru Cisoka merupakan bekas galian tambang pasir. Bekas galian tersebut terisi oleh air hujan seiring berjalannya waktu. Kemudian terbentuklah sebuah telaga dengan air yang jernih berwarna biru.

    Spot wisata alam yang satu ini berlokasi di Jalan Cigaru Cisoka, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk memasuki tempat ini. Namun, untuk kamu yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya parkir mobil Rp 10.000 dan motor Rp 5.000.

    Telaga Biru Cisoka dibuka mulai pukul 07.00-18.00 WIB setiap hari.

    Baca: Ini yang bisa kita kunjungi saat jalan-jalan ke Monas

    5. Situ Cipondoh

    Sejak lama Situ Cipondoh menjadi spot wisata alam yang diminati warga setempat. Hal ini karena lokasi spot wisata alam ini sangat mudah diakses.

    Situ Cipondoh memiliki berbagai wahana serta spot foto yang Instagramable, dengan udara yang sejuk, area yang nyaman untuk berolahraga, serta aneka kuliner.

    Situ Cipondoh terletak di Jl. KH Hasyim Ashari No. 99, RT 002 RW 009, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten dan bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum dan pribadi. 

    Pengunjung Situ Pondoh tidak dikenai tiket, tapi hanya wajib membayar biaya parkir sebesar Rp 3.000 hingga Rp 5000. Biaya tambahan dikenakan jika ingin memanfaatkan wahana dan fasilitas situ Cipondoh.

    Situ Cipondoh bisa diakses pengunjung setiap saat dalam 24 jam dan 7 hari. Namun, sarana di situ Cipondoh dengan jam buka tutup terbatas.

    Baca: Mengenal kehidupan masyarakat Betawi Pesisir di Museum Si Pitung

    6. Danau Cihuni
    Spot wisata alam yang satu ini menawarkan panorama yang indah. Rindangnya  pohon-pohon pinus dan hamparan rumput hijau yang tumbuh di sekitar danau.

    Berbagai jenis ikan air tawar yang ada, membuat Danau Cihuni menjadi lokasi pemancingan yang favorit bagi warga setempat.

    Danau Cihuni berlokasi di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jawa Barat.

    Pengunjung danau Cihuni dikenakan biaya Rp 20.000. Namun ada pula yang menyatakan tiket masuk danau ini gratis. Pengunjung membayar biaya parkir untuk mobil Rp 5.000 dan motor Rp 3.000.

    Baca: Taman Bungkul, salah satu taman terbaik di Asia

    7. Pulau Cangkir
    Pulau Cangkir merupakan destinasi wisata yang terbilang cukup lengkap.

    Di tempat ini, kamu bisa berziarah ke makam anak dari Sultan Kesultanan Banten sambil melakukan wisata bahari.

    Pulau Cangkir berada di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. Untuk mengunjungi Pulau Cangkir, kita hanya perlu merogoh uang mulai Rp 6.000.

    Asyiknya, kita bisa mengunjungi Pulau Cangkir kapan saja karena tempat ini buka setiap hari selama 24 jam.

    Baca: Mengenal dari dekat kehidupan masyarakat adat di desa adat

    8. Kebun Latte
    Ini merupakan salah satu tempat nongkrong baru yang ada di Tangerang. Tempat ini menyuguhkan panorama alam yang menawan dan meneduhkan karena jajaran pohon yang rindang.

    Kebun latte berlokasi di Jl. Haji Jamat No. 12LA, Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

    Tidak ada tiket masuk menuju tempat ini. Namun, untuk mencicipi berbagai makanan dan minuman di sana, kamu hanya perlu merogoh uang mulai dari Rp 15.000-an.

    Kebun Latte buka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga pukul 22.00 WIB.

     

     

  • Setelah Dua Bulan Ditutup, Taman Wisata Alam Kawah Ijen Kembali Dibuka Hari Ini

    Setelah Dua Bulan Ditutup, Taman Wisata Alam Kawah Ijen Kembali Dibuka Hari Ini


    7cloud.asia – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur akhirnya membuka kembali kunjungan wisata Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mulai Minggu, 8 September 2024.

    Pembukaan kembali Taman Wisata Alam Kawah Ijen ini dilakukan seiring aktivitas vulkanik menurun dan status Gunung Ijen turun dari level II ke level I.

    Objek wisata alam Kawah Ijen yang terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso itu ditutup total bagi pengunjung karena terjadi peningkatan aktivitas vulkanik sejak pertengahan Juli lalu dan status kembali normal pada 13 Agustus 2024.

    “Sesuai surat edaran BBKSDA Jawa Timur, kunjungan wisata di TWA Kawah Ijen dibuka kembali mulai Ahad besok,” kata Kepala Resort Taman Wisata Alam Kawah Ijen (KSDA) Sigit Hari Wibowo saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (7/9/2024).

    Baca: Kawah Ijen Geopark jadi anggota UNESCO Global Geopark

    Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.386 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu dibuka kembali dalam rangka meningkatkan edukasi.

    Pembukaan kembali wisata alam Kawah Ijen juga punya multiplayer efek bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan TWA Kawah Ijen.

    “Terhitung 8 September 2024 dibuka untuk kegiatan wisata alam, pendakian dan penelitian untuk umum,” ujarnya.

    Sigit menyampaikan, dengan dibukanya kembali wisata alam Kawah Ijen tetap mengikuti ketentuan standar operasional atau SOP bagi pengunjung dengan mempersiapkan peralatan keamanan pendakian dasar.

    Baca: Kiat berwisata secara ramah lingkungan

    “Seperti senter, dan khususnya masker harus disiapkan bagi pengunjung serta peralatan pendakian lainnya,” tuturnya.

    Ia juga menambahkan, hasil asesmen dari Polresta Banyuwangi sepanjang jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak Kawah Ijen diberi tanda bendera berwarna merah, kuning dan hijau.

    “Untuk keselamatan dan keamanan pengunjung, Polresta Banyuwangi melakukan asesmen dan dilakukan pemasangan bendera merah yang bertanda wisatawan harus menggunakan masker karena khawatir menghirup belerang,” katanya.

    Sumber:Antaranews.com