7cloud.asia – Sejak menyatakan kesiapannya menjadi Depok pertama alias Walikota Depok, Kaesang Pangarep terlihat serius untuk terjun ke panggung politik.
Lewat kanal YouTube Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi itu makin kerap mengundang tokoh-tokoh politik seolah membuka jalannya untuk menjadi walikota Depok.
Tak hanya itu, Kaesang Pangarep juga menggunakan YouTube ini untuk menjelaskan apa yang menjadi alasannya ia bersedia maju menjadi calon Walikota Depok.
Baca: Kaesang Pangarep Siap jadi Depok Pertama, apa respon PDIP
Dalam salah satu episode podcast yang dipandu Kiky Saputri yang diunggah di akun YouTube Kaesang Pangarep, Kaesang mengungkap alasannya maju di pemilihan Walikota Depok adalah bisa berbuat kebaikan untuk lebih banyak orang.
“Kalau saya menjadi pengusaha kan yang merasakan manfaatnya hanya pegawai di perusahaan saya, kalau saya menjadi walikota maka manfaat yang saya bisa berikan lebih besar,” demikian Kaesang Pangarep menjawab pertanyaan Kiky
Kaesang Pangarep yang dikenal slengekan itu berkelakar memilih menjadi balon Walikota Depok dibanding Kota Solo pada Pilkada 2024 karena Depok lebih menantang.
Baca: Menebak arah pilihan pemilih muda
Suami Erina Gundono itu berkelakar bila maju Pemilihan Walikota Solo, dirinya sudah otomatis menang.
“Karena mau gimana pun harusnya maju di kota sendiri kan Solo. Cuma buat saya, ah Solo udah pasti menang saya,” kata Kaesang Pangarep sambil nyengir.
Lantas, apa yang akan dilakukan Kaesang Pangarep jika memang terpilih menjadi Walikota Depok? Hal pertama yang akan dilakukannya adalah mendisiplinkan warga yang membuang sampah sembarangan.
Baca: PSI sebut pencalonan Kaesang Pangarep mendapat dukungan warga dan partai politik
“Mungkin biar Kota Depok makin bersih, saya mau memberlakukan denda bagi orang yang buang sampah tidak pada tempatnya,” jelas Kaesang Pangarep apa yang akan dilakukannya jika terpilih menjadi Walikota Depok.
Namun Kaesang Pangarep, menekankan saat ini dirinya belum resmi menjadi bakal calon Walikota Depok. Jika diberi kesempatan, ia berjanji bakal menggodok visi dan misi sebaik mungkin.
“Kebetulan kan saya belum jadi bakal calon (bacalon). Kalau nanti sudah, kita akan persiapkan itu dengan tim. Kita akan persiapkan itu dengan tim sematang mungkin, supaya Depok maju ke depan,” ucapnya.
Baca: Gerindra siap mendukung Kaesang Pangarep maju menjadi Walikota Depok
Kaesang Pangarep tidak menjawab langsung pertanyaan tentang kendaraan politik yang akan digunakannya untuk maju menjadi calon Walikota Depok.
Dengan diplomatis dia mengatakan, menyatakan tidak masalah untuk bergabung dengan partai politik (parpol) mana pun asal niat dan tujuannya baik.
“Sebenarnya, mau apa pun partainya, yang penting niatnya baik ke depannya, apa pun nggak masalah,” katanya.
Baca: Dipasang di atas tumpukan sampah, baliho milik caleg PKS dikritik warganet
Dalam kesempatan itu, Kaesang Pangarep juga mengaku sudah mendapat restu dari keluarga perihal niatnya maju menjaid calon Walikota Depok. Dia menyebut keluarga mendukung apapun yang dilakukan selama itu kebaikan.
“Mau gimana pun keluarga mendukung apapun yang kita lakuin selama itu baik,” ujarnya.
Dengan berkelakar, Kaesang Pangarep menyebut bahwa hanya sang kakak Gibran Rakabuming Raka yang tidak setuju dirinya maju di Pilwalkot Solo karena menganggap dirinya ancaman berat.
Baca: Gibran raih suara terbanyak dalam rembug rakyat PSI
“Nggak (Gibran tidak setuju), karena dia tau aku jadi ancaman berat buat dia,” kata Kaesang Pangarep sambil tertawa.
Meski serius terjun ke panggung politik dengan menjadi calon Walikota Depok, sikap Kaesang Pangarep tetap saja santai seperti biasa.
Seperti saat ditanya tagline apa yang akan diusungnya, Kaesang mengungkap pihaknya tidak menyiapkan strategi apapun untuk maju di pemilihan Walikota Depok, Dia menyerahkan hak memilih itu kepada masyarakat Depok.
“Ya kalau saya cuma gini, kamu mau milih ya makasih, kalau nggak mau milih ya ya sudah, saya mah gampang,” kata Kaesang Pangarep.
Baca: Ganjar ingin cawapres yang mendampinginya berjiwa muda

