{"id":10007,"date":"2026-07-30T01:22:04","date_gmt":"2026-07-30T01:22:04","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10007"},"modified":"2026-07-30T01:22:04","modified_gmt":"2026-07-30T01:22:04","slug":"antisipasi-bencana-modifikasi-cuaca-di-jakarta-dan-sekitarnya-diperpanjang-hingga-20-maret","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10007","title":{"rendered":"Antisipasi Bencana, Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya Diperpanjang Hingga 20 Maret"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 24 jam non-stop di Jakarta dan sekitarnya hingga 20 Maret 2025. Hal ini untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.<\/p>\n<p>Hasil analisis BMKG memprediksi curah hujan dasarian II dan III Maret 2025 berada pada kategori tinggi-sangat tinggi di wilayah Jabodetabek bagian Selatan hingga akhir Maret 2025. Kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologi.<\/p>\n<p>Plt. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan OMC ini berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Khusus Jakarta, TNI AU dan berpusat di Posko Lanud Halim Perdana Kusuma.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245730558\/kurangi-risiko-bencana-di-jabodetabek-bmkg-kembali-lakukan-modifikasi-cuaca\">Baca: BMKG kembali lakukan modifikasi cuaca di Jabodetabek<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;OMC ini merupakan langkah BMKG dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Seluruh proses OMC dilakukan berdasarkan analisis data dan pemodelan atmosfer yang tepat agar berjalan dengan efektif,&rdquo; jelas Dwikorita.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada 4-8 Maret, BMKG juga telah melaksanakan OMC di Jabodetabek dalam upaya mengurangi curah hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.<\/p>\n<p>Hasilnya, OMC selama 24 jam non-stop berhasil mengurangi curah hujan 30-40% di wilayah operasi. Hasil ini sangat baik dan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek.<\/p>\n<p>Hingga saat ini telah dilaksanakan total 26 sorti penerbangan yang berlangsung selama 50 jam 17 menit. Dalam operasi in total bahan semai yang digunakan mencapai 22.000 kg Natrium Klorida (NaCl) serta 4.000 kg Kalsium Oksida (CaO).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245402669\/bmkg-operasi-modifikasi-cuaca-sukses-kurangi-potensi-bencana-hidrometeorologi\">Baca: Modifikasi cuaca sukses kurangi bencana <\/a><\/p>\n<p>Sementara itu, Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto menjelaskan kegiatan OMC difokuskan pada pengamanan wilayah Jabodetabek.<\/p>\n<p>Terutama di daerah yang terdampak banjir, dengan penyemaian awan yang dilakukan secara strategis di wilayah hulu guna mengendalikan curah hujan sebelum mencapai kawasan rawan banjir.<\/p>\n<p>Selain itu, penyemaian juga dilakukan di perairan selatan Banten hingga Jawa Barat untuk memutus pasokan uap air dari selatan yang berpotensi masuk ke wilayah Bogor.<\/p>\n<p>&ldquo;Tak hanya itu, awan-awan yang terbentuk di Perairan Laut Utara Jawa dan berpotensi bergerak menuju Jabodetabek pun turut disasar, guna memutus pasokan uap air dari utara. Langkah ini diambil untuk meminimalisasi risiko curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek dan mendukung upaya mitigasi banjir,&rdquo; jelas Seto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 24 jam non-stop di Jakarta dan sekitarnya hingga 20 Maret 2025. Hal ini untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Hasil analisis BMKG memprediksi curah hujan dasarian II dan III Maret 2025 berada pada kategori tinggi-sangat tinggi di wilayah Jabodetabek bagian Selatan hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10008,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459,453],"class_list":["post-10007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem","tag-modifikasi-cuaca"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10007"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10007\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}