{"id":10087,"date":"2026-07-30T01:22:25","date_gmt":"2026-07-30T01:22:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10087"},"modified":"2026-07-30T01:22:25","modified_gmt":"2026-07-30T01:22:25","slug":"pemberdayaan-masyarakat-yang-salah-sasaran-di-muara-gembong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10087","title":{"rendered":"Pemberdayaan Masyarakat yang Salah Sasaran di Muara Gembong"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Pada tahun 1980-an, Muara Gembong dijuluki &#8220;kampung dolar&rdquo;, karena melimpahnya udang, kepiting, dan ikan hasil tambak di daerah tersebut.<\/p>\n<p>Penghasilan masyarakat&mdash;yang sebagian besar merupakan nelayan tambak&mdash;bisa mencapai Rp20-30 juta per bulan pada masa itu.<\/p>\n<p>Namun, kejayaan itu kini tinggal cerita. Sejak tahun 2000-an, dampak eksploitasi pesisir dan pembabatan hutan mangrove untuk lahan tambak mulai terasa.<\/p>\n<p>Abrasi terjadi, pantai terkikis sedikit demi sedikit hingga permukaan air laut naik dan menggusur tambak-tambak milik warga. Para nelayan dan buruh tambak di pesisir utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu kehilangan mata pencarian utama.<\/p>\n<p>Pada 2023, ada angin segar dari Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mengesahkan peraturan daerah tentang kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro.<\/p>\n<p>Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan, peraturan ini ditujukan untuk mendorong pengembangan UMKM dengan memberikan perlindungan serta kemudahan bagi usaha kecil dalam berbagai aspek, termasuk akses ke pasar ritel.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245742705\/cara-perempuan-muara-gembong-menyiasati-kerusakan-lingkungan-akibat-abrasi\">Baca: Cara perempuan Muara Gembong atasi abrasi yang merusak lingkungannya<\/a><\/p>\n<p>Aturan itu mendorong perusahaan-perusahaan di sekitar Muara Gembong mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat melalui tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).<\/p>\n<p>Tapi sayangnya, kedatangan mereka tidak membantu masyarakat kecil&nbsp;di&nbsp;Muara&nbsp;Gembong. Program-program CSR yang masuk justru menyasar usaha yang sudah mapan dan siap masuk ke pasar ritel modern, bukannya membantu usaha-usaha rintisan.<\/p>\n<p>Program yang dibawa juga acap &lsquo;tidak nyambung&rsquo; dengan kondisi dan&nbsp;potensi&nbsp;di Muara Gembong. Salah satunya adalah program membatik yang kini sudah dihentikan karena sulit menemukan bahan-bahan untuk membuat batik, seperti lilin, di wilayah pesisir.<\/p>\n<p>Pernah ada program pelatihan batik mangrove, namun tidak terpikirkan oleh pembuat program tentang pemeliharaan alat dan ketersediaan bahan setelahnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Hasil pelatihan tidak dapat dilanjutkan oleh masyarakat karena lilin hanya bisa dibeli di tempat yang agak jauh,&rdquo; ujar salah satu perempuan Muara Gembong (46).<\/p>\n<p><strong>Warga butuh program berbasis potensi dan kebutuhan lokal<\/strong><br \/>Dari studi yang penulis lakukan, perempuan di pesisir Muara Gembong lebih membutuhkan dukungan untuk usaha yang sudah mereka jalankan, seperti kerajinan wlingi laut atau produk olahan mangrove.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245288692\/manfaat-dan-risiko-di-balik-mandatori-mulia-aksi-csr-perusahaan\">Baca: Risiko di balik mandatori aksi CSR perusahaan<\/a><\/p>\n<p>Pemerintah semestinya fokus membantu warga mengembangkan opsi ekonomi alternatif yang berkelanjutan sesuai dengan potensi lokal. Warga sangat butuh dukungan untuk meningkatkan produksi dan pemasaran produk mereka.<\/p>\n<p>Pembangunan akses jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi produk mereka ke pasar yang lebih luas. Literasi digital juga penting agar warga bisa memanfaatkan media sosial untuk promosi dan penjualan.<\/p>\n<p>Ketahanan para perempuan Muara Gembong membuka peluang pendapatan alternatif yang berpotensi menciptakan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Hal ini seharusnya menjadi inspirasi kebijakan yang lebih inklusif sekaligus mengajak kita berpikir lebih jauh tentang bagaimana ekonomi masyarakat bisa dikembangkan dengan pendekatan berbasis pengetahuan lokal.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini telah terbit di The Conversation, Penulis: Gilang Mahadika (Research Fellow, Departemen Sejarah, Universitas Gadjah Mada). Muhammad Raditya Alfin Ghifari dari Departemen Antropologi, Universitas Brawijaya (UB) berkontribusi sebagai asisten peneliti dalam riset ini.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Pada tahun 1980-an, Muara Gembong dijuluki &#8220;kampung dolar&rdquo;, karena melimpahnya udang, kepiting, dan ikan hasil tambak di daerah tersebut. Penghasilan masyarakat&mdash;yang sebagian besar merupakan nelayan tambak&mdash;bisa mencapai Rp20-30 juta per bulan pada masa itu. Namun, kejayaan itu kini tinggal cerita. Sejak tahun 2000-an, dampak eksploitasi pesisir dan pembabatan hutan mangrove untuk lahan tambak mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10088,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1991],"class_list":["post-10087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-muara-gembong"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10087\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}