{"id":10363,"date":"2026-07-30T01:23:39","date_gmt":"2026-07-30T01:23:39","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10363"},"modified":"2026-07-30T01:23:39","modified_gmt":"2026-07-30T01:23:39","slug":"as-menarik-diri-dari-jetp-dikhawatirkan-bakal-pengaruhi-transisi-energi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10363","title":{"rendered":"AS Menarik Diri dari JETP: Dikhawatirkan Bakal Pengaruhi Transisi Energi di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Tidak lama setelah Donald Trump kembali dilantik sebagai presiden AS Januari lalu, Washington mundur dari posisi pemimpin bersama (co-leader) Kemitraan Transisi Energi yang Adil Indonesia (Just Energy Transition Partnership\/JETP Indonesia).<\/p>\n<p>Selain menurunkan peran mereka dalam JETP Indonesia, Amerika juga mundur dari Perjanjian Iklim Paris, yang merupakan kesepakatan internasional untuk menangani perubahan iklim dengan mengurasi gas rumah kaca.<\/p>\n<p>Mundurnya AS dari JETP&nbsp;Indonesia dan Perjanjian Paris dikhawatirkan memengaruhi kebijakan negara-negara lain, termasuk Indonesia, dalam melanjutkan komitmen transisi energi.<\/p>\n<p>Kemitraan antara pemerintah Indonesia dan Kelompok Mitra Internasional (International Partners Group\/IPG), yang sebelumnya dipimpin bersama oleh Amerika dan Jepang, diluncurkan di sela-sela KTT G20 di Bali pada tahun 2022.<\/p>\n<p>Tujuan kemitraan ini adalah untuk mempercepat transisi energi Indonesia, dengan mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan produksi energi baru terbarukan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245585359\/sisi-gelap-transisi-energi-mencari-jalan-penambangan-nikel-yang-berkelanjutan\">Baca: Sisi gelap transisi energi di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Dilansir VOA Indonesia, pakar transisi energi sekaligus direktur pelaksana Energy Shift Institute, Putra Adhiguna mengatakan, mundurnya Amerika dari posisi tersebut berpotensi memengaruhi sikap negara-negara lain dalam memandang urgensi transisi energi, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p>Menurut Putra, jika dilihat dari sudut pandang investasi, sebenarnya investasi AS ke daerah seperti Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di sektor energi tidak terlalu besar.<\/p>\n<p>&ldquo;Tapi kalau berbicara global leadership dan juga global diplomacy sebenarnya ini adalah sebuah kehilangan yang cukup besar, karena tentunya para pemimpin-pemimpin negara tetap akan melihat global optics, &lsquo;kalau negara besar tidak mau berkomitmen, bagaimana dengan kami?&rsquo;&rdquo; urainya.<\/p>\n<p>Gedung Putih tidak menjawab pertanyaan VOA mengenai komitmen iklim Amerika kini, maupun komitmen Washington dalam JETP Indonesia usai mundur dari posisi pemimpin bersama.<\/p>\n<p>Setelah perkembangan tersebut mengemuka, sejumlah pejabat Indonesia, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keengganannya untuk memensiunkan secara dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara tanpa adanya pendanaan dari lembaga donor.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245632498\/kritisi-pernyataan-bahlil-soal-pensiun-dini-pltu-batubara-greenpeace-bertentangan-dengan-target-net-zero-emision\">Baca: Pernyataan Bahlil soal pensiun dini PLTU Batubara bertentangan dengan target transisi energi<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Di janjimu (JETP) ada lembaga donor yang membiayai, mana ada? Sampai sekarang belum ada. Nol. Kami mau (pensiun dini PLTU), tapi ada uangnya dulu,&rdquo; ungkap Bahlil, 30 Januari lalu.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Utusan Khusus RI Bidang Iklim Hashim Djoyohadikusumo bahkan menyebut JETP sebagai &ldquo;program gagal&rdquo;, seperti dikutip kontan.co.id, 31 Januari lalu.<\/p>\n<p>Meski demikian, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan kepada VOA pada 6 Februari lalu bahwa Jakarta akan tetap melanjutkan proyek-proyek iklim yang telah dicanangkan pemerintah.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, Indonesia tetap berkomitmen menurunkan emisi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245596287\/aruki-kecam-pernyataan-bahlil-lahadaia-soal-kemungkinan-indonesia-mundur-dari-perjanjian-paris\">Baca: ARUKI kecam pernyataan Bahlil soal kemungkinan Indonesia mundur dari Perjanjian Paris<\/a><\/p>\n<p>Eniya&nbsp;menegaskan,&nbsp;JETP jangan diindikasikan itu hanya Amerika, JETP itu negaranya banyak, dan yang kemarin mendanai yang pertama ke Ijen itu memang dari Amerika, lalu berikutnya ada <em>energy transition mechanism<\/em> itu lebih banyak Jepang.<\/p>\n<p>&ldquo;Nah dari situ, Pak Bahlil, Pak Menteri, memang mengatakan bahwa kalau ada pendanaan, baru dipensiunkan tenaga fosil itu,&rdquo; ungkapnya.<\/p>\n<p>Eniya merujuk pada pengembangan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ijen berkapasitas 31 megawatt, di mana Washington mengumumkan komitmen pendanaan senilai 126 juta dolar untuk PT Medco Cahaya Geothermal pada pertengahan 2024.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita tetap go untuk penurunan emisi, karena semua target juga sudah ada di RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik, red.), di mana EBT-nya juga tetap ada porsi, walaupun pendanaan dari Amerika nggak ada,&rdquo; tambahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Tidak lama setelah Donald Trump kembali dilantik sebagai presiden AS Januari lalu, Washington mundur dari posisi pemimpin bersama (co-leader) Kemitraan Transisi Energi yang Adil Indonesia (Just Energy Transition Partnership\/JETP Indonesia). Selain menurunkan peran mereka dalam JETP Indonesia, Amerika juga mundur dari Perjanjian Iklim Paris, yang merupakan kesepakatan internasional untuk menangani perubahan iklim dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[240,107],"class_list":["post-10363","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jetp","tag-transisi-energi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}