{"id":10365,"date":"2026-07-30T01:23:40","date_gmt":"2026-07-30T01:23:40","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10365"},"modified":"2026-07-30T01:23:40","modified_gmt":"2026-07-30T01:23:40","slug":"pemprov-dki-jakarta-berencana-menambah-jumlah-fasilitas-rdf-untuk-atasi-masalah-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10365","title":{"rendered":"Pemprov DKI Jakarta Berencana Menambah Jumlah Fasilitas RDF untuk Atasi Masalah Sampah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan untuk menambah pabrik pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau <em>Refuse Derived Fuel (RDF)<\/em> Plant.<\/p>\n<p>Wakil&nbsp;Gubernur&nbsp;DKI&nbsp;Jakarta,&nbsp;Rano&nbsp;Karno&nbsp;mengatakan,&nbsp;penambahan fasilitas RDF ini dimaksudkan agar penanganan sampah di Jakarta setiap harinya menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>&ldquo;Waktu di tim transisi, RDF menjadi masukan untuk ditambah, Sekarang kita sudah bangun itu RDF di Rorotan, itu salah satu usaha. Kemudian, [tempat pengolahan sampah] memang kurang, harus minimal di empat wilayah,&#8221; ucap Rano&nbsp;Karno&nbsp;di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (23\/2\/2025).<\/p>\n<p>Menurut dia terkait dengan rencana penambahan RDF ini, tentu akan dibicarakan dengan Gubernur DKI Pramono Anung. Menurut dia Pramono lebih mengetahui persoalan sampah ini.<\/p>\n<p>Rano Karno menambahkan, problem sampah di Jakarta ini dari dulu sudah dipahami dan tidak pernah selesai karena memang DKI Jakarta tidak memiliki lahan untuk menampung sampah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245639725\/fasilitas-rdf-plant-rorotan-siap-beroperasi\">Baca: Fasilitas RDF Plant Rorotan siap beroperasi<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, Jakarta sebagai kota metropolitan juga belum memiliki fasilitas pengolahan sampah modern yang memadai, di mana pengolahan sampah masih dilakukan secara konvensional.<\/p>\n<p>&ldquo;Untung kita punya Bekasi yang bisa kita kerja samakan, tapi lama-lama Bekasi akan kewalahan juga,&rdquo; kata dia.<\/p>\n<p>Menurut dia, saat ini sudah ada teknologi pengolahan sampah menjadi listrik melalui Intermediate Treatment Facility (ITF) yang mampu mereduksi sampah sebanyak 80 persen hingga 90 persen dari total kapasitas sampah.<\/p>\n<p>Namun, biaya pembangunannya tergolong tinggi sehingga Pemprov DKI Jakarta lebih memilih membangun RDF.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/241815434\/tunda-pembangunan-itf-sunter-pemprov-dki-jakarta-fokus-pada-pengolahan-sampah-rdf-yang-sudah-ada\">Baca: Ketimbang ITF, Pemprov DKI Jakarta lebih pilih bangun RDF<\/a><\/p>\n<p>Sementara RDF Plant yang ada di Rorotan, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara mampu menampung 2.500 ton sampah per hari yang diproses menjadi bahan bakar alternatif dengan teknologi mutakhir.<\/p>\n<p>&ldquo;Pilihannya hanya dua itu saja,&rdquo; kata dia.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Rano mengatakan Pemprov harus berani mengambil keputusan karena produksi sampah di Jakarta yang terus meningkat tak bisa lagi diproses secara konvensional agar tidak menjadi persoalan.<\/p>\n<p>Saat ini produksi sampah di Jakarta mencapai 8.000 ton dan ditampung di RDF Plant Rorotan dengan kapasitas 2.500 ton per hari.<\/p>\n<p>Sementara itu, RDF plant di TPST Bantargebang dapat mengolah 1.000 ton sampah lama dan 1.000 ton sampah baru dan bisa menghasilkan 700-750 ton bahan bakar pabrik per hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan untuk menambah pabrik pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau Refuse Derived Fuel (RDF) Plant. Wakil&nbsp;Gubernur&nbsp;DKI&nbsp;Jakarta,&nbsp;Rano&nbsp;Karno&nbsp;mengatakan,&nbsp;penambahan fasilitas RDF ini dimaksudkan agar penanganan sampah di Jakarta setiap harinya menjadi lebih baik. &ldquo;Waktu di tim transisi, RDF menjadi masukan untuk ditambah, Sekarang kita sudah bangun itu RDF di Rorotan, itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,333,2625,373],"class_list":["post-10365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-pengolahan-sampah","tag-rano-karno","tag-rdf"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10365\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}