{"id":10463,"date":"2026-07-30T01:24:06","date_gmt":"2026-07-30T01:24:06","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10463"},"modified":"2026-07-30T01:24:06","modified_gmt":"2026-07-30T01:24:06","slug":"cuaca-hari-ini-waspada-cuaca-ekstrem-dapat-memicu-bencana-di-sejumlah-wilayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10463","title":{"rendered":"Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Dapat Memicu Bencana di Sejumlah Wilayah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada Rabu (19\/02\/2025).<\/p>\n<p>Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, menyebutkan sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara perlu mewaspadai potensi bencana tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga sepekan ke depan,&#8221; ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama seperti yang dilansir Antaranews. .<\/p>\n<p>Wilayah tersebut adalah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245652036\/cuaca-ekstrem-picu-banjir-dan-tanah-longsor-di-sejumlah-daerah\">Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah<\/a><\/p>\n<p>Selain itu &nbsp;Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud juga berpotensi terjadinya bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat\/petir dan angin kencang,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p>Dhira menjelaskan hasil analisa kondisi dinamika atmosfer, nilai anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan anomali negatif dan spasial gelombang&nbsp;<em>Low Frequency<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>Kelvin<\/em>&nbsp;yang bergerak melintasi wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat peningkatan aktivitas konvektif.<\/p>\n<p>Faktor penunjang lain, menurut dia, yaitu potensi terbentuknya pola belokan angin (<em>shearline<\/em>) dan pertemuan massa udara (konvergensi), kondisi lokal akibat labilitas atmosfer dalam kondisi labil dan kelembaban udara yang tinggi hingga lapisan atas mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245405937\/bnpb-sebut-pulau-jawa-waspada-bencana-alam-hingga-april-2025\">Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025<\/a><\/p>\n<p>Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam durasi yang lama disertai kilat\/petir dan angin kencang di wilayah-wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Kondisi cuaca yang sama berpotensi pula terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Padang Pariaman mengeluarkan peringatan dini hingga dua hari mendatang.<\/p>\n<p>BMKG memprediksi masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat\/petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari pada sejumlah wilayah di Sumbar.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Wilayah tersebut diantaranya Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245593697\/banjir-di-kalimantan-barat-meluas-2-anak-meninggal-dan-ribuan-warga-terdampak\">Baca: Banjir di Kalimantan Barat meluas, 2 anak meninggal<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, wilayah Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Padang juga berpotensi terjadi cuaca ekstrem.<\/p>\n<p>BMKG Stasiun Minangkabau Padang Pariaman juga mengingatkan cuaca ekstrem itu dapat meluas ke beberapa daerah lain di Sumbar.<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengajak masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai potensi bencana, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami mengingatkan warga Kota Padang untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama, segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,&rdquo; jelas Hendri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245559929\/belasan-warga-meninggal-akibat-bencana-hidrometeorologi-yang-dipicu-cuaca-ekstrem-di-jawa-tengah\">Baca: Belasan warga meninggal di Jawa Tengah akibat bencana hidrometeorologi<\/a><\/p>\n<p>Sementara untuk wilayah Jakarta, hujan disertai petir berpotensi melanda seluruh wilayah pada pagi hari. Selanjutnya pada siang hari hampir seluruh wilayah di Jakarta akan diguyur hujan ringan.<\/p>\n<p>Di waktu yang sama wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang berpotensi hujan disertai petir. Sorenya hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi berawan.<\/p>\n<p>Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan tebal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada Rabu (19\/02\/2025). Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, menyebutkan sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara perlu mewaspadai potensi bencana tersebut. &#8220;Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga sepekan ke depan,&#8221; ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10464,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,8,459,9],"class_list":["post-10463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem","tag-jakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10463"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10463\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}