{"id":10577,"date":"2026-07-30T01:24:35","date_gmt":"2026-07-30T01:24:35","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10577"},"modified":"2026-07-30T01:24:35","modified_gmt":"2026-07-30T01:24:35","slug":"dua-studi-global-ungkap-suhu-bumi-lampaui-ambang-batas-pemanasan-global-15c","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10577","title":{"rendered":"Dua Studi Global Ungkap Suhu Bumi Lampaui Ambang Batas Pemanasan Global 1,5\u00b0C"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Suhu&nbsp;Bumi telah melewati ambang batas pemanasan global 1,5&deg;C, menurut dua studi global terbaru. Situasi ini menunjukkan bahwa iklim planet ini telah memasuki fase baru yang mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>Dalam Perjanjian Paris 2015, negara-negara yang tergabung di dalamnya berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga pemanasan global tidak melebihi 1,5&deg;C di atas rata-rata pra-industri.<\/p>\n<p>Namun, nyatanya rata-rata suhu Bumi pada tahun 2024 lalu telah melewati batas tersebut.<\/p>\n<p>Meski begitu, data satu tahun saja tidak cukup untuk bisa menyatakan bahwa ambang batas Perjanjian Paris telah terlampaui.<\/p>\n<p>Sebab, target suhu dalam perjanjian ini diukur berdasarkan tren jangka panjang selama beberapa dekade, bukan sekadar lonjakan sesaat di atas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Namun, dua studi terbaru yang&nbsp;menggunakan ukuran yang berbeda untuk memeriksa ambang batas pemanasan&nbsp;global&nbsp;ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245551275\/dunia-keluar-jalur-dari-pembatasan-pemanasan-global-15c-cuaca-ekstrem-akan-makin-sering-terjadi\">Baca: Dunia keluar jalur pembatasan pemanasan global 1,5&deg;C<\/a><\/p>\n<p>Kedua studi ini menganalisis data iklim historis untuk menentukan apakah tahun-tahun terpanas dalam sejarah baru-baru ini merupakan indikasi bahwa ambang batas pemanasan global jangka panjang di masa depan akan terlampaui.<\/p>\n<p>Sayangnya, jawabannya adalah ya. Para peneliti mengatakan bahwa rekor suhu panas pada 2024 menandakan bahwa Bumi sedang melewati batas 1,5&deg;C. Para ilmuwan memprediksi akan terjadi bencana besar pada sistem alam yang menopang kehidupan di planet ini.<\/p>\n<p><strong>2024: Tahun pertama dari banyak tahun di atas 1,5&deg;C<\/strong><br \/>Organisasi iklim di seluruh dunia sepakat bahwa tahun lalu adalah tahun terpanas dalam sejarah.<\/p>\n<p>Suhu rata-rata global pada 2024 mencapai sekitar 1,6&deg;C di atas suhu rata-rata pada akhir abad ke-19, sebelum manusia mulai membakar bahan bakar fosil dalam skala besar.<\/p>\n<p>Selain itu, Bumi juga baru-baru ini mengalami hari-hari dan bulan-bulan dengan suhu di atas ambang batas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Namun, suhu global bervariasi dari tahun ke tahun. Lonjakan suhu pada 2024, meskipun sebagian besar disebabkan oleh perubahan iklim, juga diperburuk oleh fenomena El Ni&ntilde;o alami di awal tahun.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245537321\/rata-rata-suhu-global-2024-lampaui-perjanjian-paris-tercatat-16c-di-atas-masa-pra-industri\">Baca: Rata-rata suhu Bumi 2024 tercatat 1,6&deg;C di atas masa Pra-industri<\/a><\/p>\n<p>Fenomena yang&nbsp;dipicu&nbsp;El&nbsp;Nino&nbsp;ini kini telah mereda, dan pada 2025 diperkirakan akan lebih rendah.<\/p>\n<p>Fluktuasi dari tahun ke tahun ini menandakan bahwa para ilmuwan iklim tidak serta-merta melihat satu tahun yang melebihi batas 1,5&deg;C sebagai kegagalan untuk memenuhi Perjanjian Paris.<\/p>\n<p>Namun, dua studi terbaru yang dipublikasikan di Nature Climate Change menunjukkan bahwa bahkan satu bulan atau satu tahun dengan pemanasan global 1,5&deg;C saja sudah bisa menjadi indikasi bahwa Bumi sedang memasuki ambang batas tersebut.<\/p>\n<p>Data suhu rata-rata global dari enam organisasi menunjukkan bahwa tahun 2024 merupakan tahun terpanas di dunia dan tahun pertama yang menembus angka 1,5&deg;C. WMO<\/p>\n<p><strong>Temuan studi<\/strong><br \/>Studi-studi tentang&nbsp;suhu&nbsp;Bumi&nbsp;ini dilakukan secara independen oleh para peneliti dari Eropa dan Kanada.<\/p>\n<p>Mereka berusaha menjawab pertanyaan mendasar: apakah satu tahun di atas 1,5&deg;C merupakan tanda bahwa kita telah melewati ambang batas Perjanjian Paris?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245065838\/ini-yang-terjadi-pada-kondisi-lingkungan-jika-pemanasan-global-mencapai-2c\">Baca: Dampak lingkungan jika pemanasan global mencapai 2&deg;C<\/a><\/p>\n<p>Kedua studi ini menggunakan data observasi dan simulasi model iklim untuk menjawab pertanyaan ini, dengan pendekatan yang sedikit berbeda.<\/p>\n<p>Dalam studi dari Eropa, para peneliti menganalisis tren pemanasan historis. Mereka menemukan bahwa ketika suhu rata-rata Bumi mencapai ambang batas tertentu, maka dalam 20 tahun berikutnya suhu tersebut juga cenderung berada di ambang batas yang sama.<\/p>\n<p>Pola ini menunjukkan bahwa jika Bumi mencapai pemanasan 1,5&deg;C tahun lalu, maka kita mungkin telah memasuki periode 20 tahun saat suhu rata-rata juga akan mencapai tingkat tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, studi dari Kanada menggunakan data suhu bulanan. Juni 2024 merupakan bulan ke-12 berturut-turut dengan suhu di atas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Para peneliti menemukan bahwa jika selama 12 bulan berturut-turut suhu melampaui ambang batas iklim tertentu, maka kemungkinan besar ambang batas tersebut akan tercapai dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Kedua studi ini juga menunjukkan bahwa, meskipun pengurangan emisi yang ketat dimulai dari sekarang, Bumi tetap berisiko melewati batas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa Inggris. Penulis: Andrew King (Associate Professor in Climate Science, ARC Centre of Excellence for 21st Century Weather, The University of Melbourne) dan Liam Cassidy (PhD Candidate, The University of Melbourne)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Suhu&nbsp;Bumi telah melewati ambang batas pemanasan global 1,5&deg;C, menurut dua studi global terbaru. Situasi ini menunjukkan bahwa iklim planet ini telah memasuki fase baru yang mengkhawatirkan. Dalam Perjanjian Paris 2015, negara-negara yang tergabung di dalamnya berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga pemanasan global tidak melebihi 1,5&deg;C di atas rata-rata pra-industri. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[956,1500,3143],"class_list":["post-10577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pemanasan-global","tag-perjanjian-paris","tag-suhu-bumi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10577"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10577\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}