{"id":1063,"date":"2026-07-30T00:25:13","date_gmt":"2026-07-30T00:25:13","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1063"},"modified":"2026-07-30T00:25:13","modified_gmt":"2026-07-30T00:25:13","slug":"bantuan-minim-kelaparan-kembali-membayangi-gaza","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1063","title":{"rendered":"Bantuan Minim, Kelaparan Kembali Membayangi Gaza"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Menurunnya bantuan makanan berpotensi memicu kelaparan dan bencana kemanusiaan di sejumlah kamp pengungsi di Gaza City.<\/p>\n<p>Salah satu dapur umum yang masih beroperasi di Gaza berafiliasi dengan World Central Kitchen (WCK), salah satu organisasi nirlaba kemanusiaan terbesar di sana.<\/p>\n<p>Namun pada 14 Mei lalu, organisasi itu mengumumkan akan mengurangi jumlah makanan hingga setara dengan distribusi sebelum gencatan senjata akibat tekanan finansial yang terus meningkat.<\/p>\n<p>Sejak konflik Israel-Hamas pecah pada 2023, World Central Kitchen telah menghabiskan lebih dari setengah miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.685) untuk bantuan pangan di Gaza dan pada puncaknya mendistribusikan sekitar satu juta makanan hangat per hari.<\/p>\n<p>Organisasi yang terutama bergantung pada donasi pribadi itu menyerukan pemerintah dan mitra internasional agar menyediakan pendanaan yang lebih stabil.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/247082620\/komite-nasional-administrasi-gaza-mulai-bekerja-meski-ditentang-israel\">Baca: Komite Nasional Administrasi Gaza Mulai Bekerja Meski Ditentang Israel<\/a><\/p>\n<p>Pengurangan bantuan tersebut berdampak luas pada masyarakat yang sudah berada di ambang batas kemampuan bertahan hidup.<\/p>\n<p>Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (<em>United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs\/UNOCHA<\/em>) bulan ini memperingatkan bahwa kekurangan dana telah menurunkan jumlah makanan harian yang disediakan dapur umum dari sekitar 1,8 juta porsi pada Februari menjadi sekitar 1 juta porsi saat ini.<\/p>\n<p>Akibatnya, satu dari lima keluarga kini hanya makan sekali sehari, dengan sebagian orang dewasa memilih tidak makan agar anak-anak mereka bisa makan<\/p>\n<p>Di Maghazi, Gaza tengah, Samah Hamad (37) mengatakan bahwa dia dan kedua anaknya kini sepenuhnya bergantung pada titik distribusi makanan di dekat tempat tinggal mereka. Suaminya tewas dalam konflik tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Dapur umum menyediakan satu kali makan sehari, dan kadang itu bahkan tidak cukup untuk seorang anak,&#8221; katanya sambil memegang wadah plastik yang baru diterimanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/247011833\/angka-kelahiran-di-gaza-anjlok-ada-upaya-sistematis-israel-untuk-melemahkan-reproduksi-rakyat-palestina\">Baca: Ada Upaya Sistematis Israel untuk Melemahkan Reproduksi Rakyat Palestina<\/a><\/p>\n<p>Menurut Hamad, makanan yang diberikan hampir selalu sama &#8212; kacang-kacangan dan lentil. &#8220;Saat ada nasi dan daging, itu terasa seperti momen langka bagi anak-anak.&#8221;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menurunnya bantuan pangan mencerminkan pembatasan yang lebih luas terhadap aliran bantuan ke Gaza.<\/p>\n<p>Ismail Thawabta, kepala kantor media pemerintah yang dikelola Hamas, mengatakan bahwa sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober tahun lalu, sekitar 48.600 truk telah memasuki Gaza dari total 131.400 truk yang diharapkan masuk.<\/p>\n<p>Pada pekan-pekan pertama Mei saja, katanya, hanya sekitar seperempat dari pengiriman bantuan yang diharapkan yang berhasil masuk.<\/p>\n<p>Thawabta menggambarkan pembatasan tersebut sebagai kebijakan yang disengaja dengan menggunakan makanan sebagai alat tekanan politik, yang melanggar hukum humaniter internasional.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan bahwa pembatasan terhadap sejumlah bahan pangan, termasuk daging dan produk beku, ditambah gangguan pasokan listrik dan bahan bakar yang dibutuhkan untuk penyimpanan dingin, telah memperburuk malanutrisi dan mendorong kenaikan harga.<\/p>\n<p>Sumber: Antaranews.com\/Xinhua&nbsp;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Menurunnya bantuan makanan berpotensi memicu kelaparan dan bencana kemanusiaan di sejumlah kamp pengungsi di Gaza City. Salah satu dapur umum yang masih beroperasi di Gaza berafiliasi dengan World Central Kitchen (WCK), salah satu organisasi nirlaba kemanusiaan terbesar di sana. Namun pada 14 Mei lalu, organisasi itu mengumumkan akan mengurangi jumlah makanan hingga setara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1064,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[498,400],"class_list":["post-1063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gaza","tag-palestina"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1063"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1063\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}