{"id":10717,"date":"2026-07-30T01:25:44","date_gmt":"2026-07-30T01:25:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10717"},"modified":"2026-07-30T01:25:44","modified_gmt":"2026-07-30T01:25:44","slug":"lebih-separuh-polder-pengendali-banjir-di-jakarta-tidak-berfungsi-secara-optimal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10717","title":{"rendered":"Lebih Separuh Polder Pengendali Banjir di Jakarta Tidak Berfungsi Secara Optimal"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dinas Sumber Daya Air (SDA) Daerah Khusus Jakarta menyebut sebanyak 38 polder (sistem pengendali banjir yang dilengkapi dengan kolam dan pompa) tidak berfungsi dengan baik untuk mengatasi banjir.<\/p>\n<p>Sementara total jumlah polder pengendali&nbsp;banjir&nbsp;yang dimiliki Pemprov Daerah Khusus Jakarta adalah 52 unit yang tersebar di lima wilayah yang&nbsp;ada.<\/p>\n<p>Data ini berdasarkan kajian peta jalan (roadmap) pengembangan infrastruktur pengendalian banjir analisa sistem polder Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024 yang kemudian menjadi acuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025-2045.<\/p>\n<p>&#8220;Kajian tersebut batas polder dikembangkan menjadi 70 polder, dengan rincian 14 polder terbangun memadai, 38 polder terbangun belum memadai, 18 polder belum terbangun,&#8221; kata Sekretaris Dinas SDA Jakarta Hendri di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (5\/2\/2025).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244976878\/dki-ajukan-pembangunan-8-sistem-polder-untuk-mencegah-banjir-di-apbd-2025\">Baca: Pemprov ajukan pembangunan 8 Polder pengendali banjir di APBD 2025<\/a><\/p>\n<p>Hendri mengatakan 38 polder yang belum memadai sebenarnya sudah dibangun pompa air, namun drainase yang ada itu belum sempurna.<\/p>\n<p>Di sisi lain, beberapa kendala di lapangan juga menjadi penyebab polder tak berfungsi dengan baik. Seperti masalah lahan hingga perizinan warga yang tinggal di sekitar polder.<\/p>\n<p>Ia menargetkan pembangunan 70 polder untuk mengatasi banjir di Jakarta dapat dirampungkan pada tahun anggaran 2045.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi target kita kan tadi 70 kawasan itu kita akan selesaikan sampai 2045. Itu target kita,&#8221; kata Hendri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244922994\/konservasi-air-dki-jakarta-andalkan-147-waduk-dan-embung-yang-ada\">Baca: Pemprov DKI Jakarta andalkan 147 waduk dan embung untuk konservasi air<\/a><\/p>\n<p>Untuk diketahui, sistem polder merupakan sebuah sistem pengendalian banjir kawasan yang cara kerjanya memerlukan jaringan drainase, kolam penampung, dan rumah pompa.<\/p>\n<p>Polder&nbsp;untuk&nbsp;menangani banjir dilengkapi bangunan sarana fisik, meliputi saluran drainase, kolam retensi, dan pompa air yang dikendalikan sebagai satu kesatuan pengelolaan.<\/p>\n<p>Penanganan banjir di Jakarta melalui sistem polder ini diharapkan dapat meminimalkan banjir yang kerap terjadi di kawasan&nbsp;sekitar<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain polder, untuk pengendali banjir Pemprov Daerah Khusus Jakarta juga mengandalkan 142 embung dan waduk yang ada<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245586527\/pemkot-jakarta-selatan-keruk-kali-baru-barat-untuk-mitigasi-banjir\">Baca: Pemkot Jakarta Selatan keruk Kali Baru Barat untuk mitigasi banjir<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dinas Sumber Daya Air (SDA) Daerah Khusus Jakarta menyebut sebanyak 38 polder (sistem pengendali banjir yang dilengkapi dengan kolam dan pompa) tidak berfungsi dengan baik untuk mengatasi banjir. Sementara total jumlah polder pengendali&nbsp;banjir&nbsp;yang dimiliki Pemprov Daerah Khusus Jakarta adalah 52 unit yang tersebar di lima wilayah yang&nbsp;ada. Data ini berdasarkan kajian peta jalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10718,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,3185,3186],"class_list":["post-10717","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-pengendali-banjir","tag-polder"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10717","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10717"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10717\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10717"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10717"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10717"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}