{"id":10833,"date":"2026-07-30T01:26:14","date_gmt":"2026-07-30T01:26:14","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10833"},"modified":"2026-07-30T01:26:14","modified_gmt":"2026-07-30T01:26:14","slug":"hujan-deras-yang-memicu-banjir-landa-jakarta-dan-sejumlah-kota-ini-dia-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10833","title":{"rendered":"Hujan Deras yang Memicu Banjir Landa Jakarta dan Sejumlah Kota, Ini Dia Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia beberapa hari terakhir hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi ini akibat fenomena atmosfer Madden Julian Oscilliation (MJO).<\/p>\n<p>Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan fenomena MJO berupa seruakan angin dingin dari Samudera Hindia ini sebelumnya sudah terjadi pada akhir bulan November hingga pertengahan Desember tahun lalu.<\/p>\n<p>Melansir Antaranews, fenomena MJO sama seperti tahun lalu yang diikuti oleh bibit siklon tropis dan mengakibatkan hujan deras dengan intensitas 30-50 mm.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245581575\/hujan-deras-guyur-jakarta-sejak-selasa-malam-picu-banjir-di-52-rt\">Baca: Hujan deras guyur wilayah Jakarta, picu banjir<\/a><\/p>\n<p>Kondisi cuaca seperti ini akhirnya memicu bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di selatan Jawa Barat dan Sumatera Utara, dengan dampak cukup signifikan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.<\/p>\n<p>&#8220;Seruakan udara dingin itu kemudian melandai dan saat ini berulang lagi. Memang siklus balik MJO dari Samudera Hindia ini pengulangannya terjadi setiap dua-tiga pekan atau 30-40 hari,&#8221; jelas Dwikorita.<\/p>\n<p>Mantan rektor UGM ini mengungkapkan potensi hujan deras yang dipicu oleh fenomena MJO tersebut masih akan berulang di Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan atau setidaknya sampai dasarian pertama bulan Februari yang merupakan puncak musim hujan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245584971\/peringatan-dini-bmkg-cuaca-ekstrem-landa-jawa-tengah-waspada-bencana\">Baca: Cuaca ekstrem landa Jawa Tengah, waspada bencana<\/a><\/p>\n<p>Selama periode ini, BMKG mendeteksi hujan deras juga masih berpotensi mengguyur Sumatera Utara, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat.<\/p>\n<p>Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara.<\/p>\n<p>Kemudian untuk potensi hujan dengan intensitas sangat deras (lebih dari 50 mm) di Sumatera Barat dan Jawa Barat.<\/p>\n<p>&#8220;Poinnya adalah hampir setiap bulan atau seminggu-dua minggu terjadi cuaca ekstrem seperti ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia beberapa hari terakhir hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi ini akibat fenomena atmosfer Madden Julian Oscilliation (MJO). Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan fenomena MJO berupa seruakan angin dingin dari Samudera Hindia ini sebelumnya sudah terjadi pada akhir bulan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,459,982,9,10],"class_list":["post-10833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-cuaca-ekstrem","tag-hujan-deras","tag-jakarta","tag-kota"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10833"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10833\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}