{"id":10841,"date":"2026-07-30T01:26:22","date_gmt":"2026-07-30T01:26:22","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10841"},"modified":"2026-07-30T01:26:22","modified_gmt":"2026-07-30T01:26:22","slug":"catatan-kritis-100-hari-pemerintahan-prabowo-gibran-ruang-kebebasan-yang-semakin-menyusut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10841","title":{"rendered":"Catatan Kritis 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ruang Kebebasan yang Semakin Menyusut"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dalam 100 hari memimpin, pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) mendapat kritik di berbagai bidang, seperti lingkungan, ekonomi, demokrasi, HAM, politik luar negeri, hingga program Makan Bergizi Gratis.<\/p>\n<p>Berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai memperkuat warisan Joko Widodo yang lebih menguntungkan oligarki namun merugikan rakyat dan lingkungan<\/p>\n<p>Dalam pernyataan tertulis yang dirilis di laman resminya, Greenpeace dan Celios menilai emerintahan Prabowo-Gibran kembali pada pola lama solusi instan yang gagal menyelesaikan masalah struktural secara mendalam.<\/p>\n<p>Di sektor demokrasi dan HAM ada sejumlah catatan. Dalam kurang dari sebulan menjabat, Presiden Prabowo diduga mendukung calon kepala daerah dalam Pilkada serentak November 2024.<\/p>\n<p>Greenpeace dan Celios melihat, tindakan ini tidak etis dan melanggar UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota atau UU Pilkada.<\/p>\n<p>Pasal 71 ayat 1 UU No. 10 Tahun 2016, melarang pejabat negara menguntungkan pasangan calon tertentu. Pejabat yang melanggar diancam pidana dan denda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245586113\/rapor-merah-100-hari-pemerintahan-prabowo-gibran-di-sektor-lingkungan\">Baca: Rapor merah 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran di sektor lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, ruang kebebasan sipil juga menyusut dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal ini ditandai dengan tindakan represi, impunitas, dan kriminalisasi terhadap aktivis.<\/p>\n<p>Pernyataan kontroversial seperti pengampunan koruptor dan wacana Pilkada tidak langsung memperkuat keraguan atas komitmen pemerintah terhadap demokrasi.<\/p>\n<p>&ldquo;Minimnya ruang untuk meminta akuntabilitas membuka peluang pemerintah memperlemah sistem demokrasi,&rdquo; ujar Direktur Eksekutif Greenpeace, Leonard Simanjutak.<\/p>\n<p>Politik Luar Negeri <br \/>Dalam 100 hari pertama, kepemimpinan Prabowo-Gibran membawa perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri Indonesia.<\/p>\n<p>Tak lama setelah dilantik, Prabowo segera mengumumkan bergabungnya Indonesia ke BRICS, menunjukkan upaya untuk mengkalibrasi ulang aliansi global.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245586598\/catatan-celios-soal-kinerja-ekonomi-100-hari-pemerintahan-prabowo-gibran\">Baca: Catatan kritis terhadap kinerja ekonomi 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Namun, keputusan ini menuai kritik karena dinilai berisiko mengorbankan independensi ekonomi dan geopolitik, tanpa manfaat ekonomi yang jelas.<\/p>\n<p>Gaya kepemimpinan Prabowo yang pragmatis fokus pada kerja sama bilateral dengan negara-negara besar seperti China dan AS.<\/p>\n<p>Kepercayaan diri ini mencerminkan ambisinya menjadikan Indonesia pemain utama dalam geopolitik global.<\/p>\n<p>Direktur China-Indonesia Celios, Muhammad Zulfikar Rakhmat, mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam hubungan dengan Cina.<\/p>\n<p>&ldquo;Indonesia harus berhati-hati agar kedekatan dengan Tiongkok tidak mengorbankan kepentingan nasional, terutama dalam isu sensitif seperti Laut Cina Selatan,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245470663\/kebijakan-ppn-12-persen-akan-sulitkan-masyarakat-menengah-bawah\">Baca: Kebijakan PPN 12 Persen Akan Sulitkan Masyarakat Menengah Bawah<\/a><\/p>\n<p><strong>Makan Bergizi Gratis<\/strong> <br \/>Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu quick wins andalan kampanye Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024, diharapkan mendorong pengembangan SDM unggul.<\/p>\n<p>Namun, Greenpeace dan Celios menilai implementasinya terkesan tergesa-gesa dan kurang matang.<\/p>\n<p>Pemerintah mengalokasikan Rp 71 triliun dalam RAPBN 2025 untuk Program MBG, namun anggaran ini hanya mencakup periode Januari-Juni dengan asumsi Rp10.000 per porsi.<\/p>\n<p>Hingga akhir tahun, biaya diprediksi mencapai Rp 420 triliun, yang berisiko memperlebar defisit fiskal. Peluncuran program pada 6 Januari untuk 600 ribu siswa di 26 provinsi menuai kritik terkait kuantitas, kualitas gizi, ketepatan pengiriman, dan menu makanan.<\/p>\n<p>Greenpeace juga menyoroti potensi peningkatan food waste. Analisis Walhi menunjukkan tiap siswa menghasilkan 25-50 gram sisa makanan, menambah 425-850 ton sampah per hari.<\/p>\n<p>&ldquo;Meski penggunaan wadah stainless steel positif, peningkatan food waste ini berpotensi menambah emisi gas rumah kaca hingga 127,5-255 ton CO2e per hari,&rdquo; kata Atha Rasyadi, Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dalam 100 hari memimpin, pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) mendapat kritik di berbagai bidang, seperti lingkungan, ekonomi, demokrasi, HAM, politik luar negeri, hingga program Makan Bergizi Gratis. Berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai memperkuat warisan Joko Widodo yang lebih menguntungkan oligarki namun merugikan rakyat dan lingkungan Dalam pernyataan tertulis yang dirilis di laman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2799,7,514],"class_list":["post-10841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-celios","tag-greenpeace","tag-prabowo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}