{"id":10959,"date":"2026-07-30T01:26:53","date_gmt":"2026-07-30T01:26:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10959"},"modified":"2026-07-30T01:26:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:26:53","slug":"catatan-syah-sabur-membongkar-kejanggalan-di-balik-pagar-laut-tangerang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10959","title":{"rendered":"Catatan Syah Sabur: Membongkar Kejanggalan di Balik Pagar Laut Tangerang"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Setelah menjadi kontroversi selama berhari-hari karena merugikan ribuan nelayan di kawasan tersebut, akhirnya pemerintah benar-benar membongkar pagar laut di pesisir Tangerang, Banten.<\/p>\n<p>Pembongkaran pagar laut dilakukan dengan amat serius karena melibatkan 2.700 orang dari berbagai institusi, seperti TNI AL yang menerjunkan personel marinir dan pasukan katak. Ada juga personel KKP, Bakaml&agrave;, Polri, dan sekitar 1.000 nelayan.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, TNI AL juga mengerahkan 2 alat tempur, 2 unit tank ampibi, kapal, dan puluhan perahu nelayan. Entah, berapa besar uang yang dihabiskan untuk membongkar pagar laut tersebut.<\/p>\n<p>Di satu disi, pembongkaran tersebut nenunjukkan pemerintah akhirnya bisa berpihak kepada rakyat kecil dalam hal ini para nelayan.<\/p>\n<p>Tapi di saat yang sama, hal itu patut membuat kita prihatin. Bahwa negara bisa &#8220;dikerjain&#8221; oleh pemilik modal.<\/p>\n<p>Bayangkan, masalah sederhana itu memerlukan upaya luar biasa besar untuk membongkarnya. Baik dari sisi energi, dana serta peralatan maupun SDM.<\/p>\n<p>Bahkan upaya ini dipantau langsung oleh orang tertinggi di TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Menteri ATR\/ Kepala BPN, dan Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto.<\/p>\n<p>Banyaknya petinggi yang turun tangan dalam pembongkaran pagar laut ini, memunculkan pertanyaan, mengapa upaya merobohkan pagar laut ini jadi heboh dan seolah jadi peristiwa besar?<\/p>\n<p>Tapi, sebenarnya yang membuat heboh sebetulnya adalah pemerintah sendiri, khususnya KKP.<\/p>\n<p>Sebab, setelah sekitar enam bulan pagar laut tersebut dibangun, tak ada tindakan apapun dari KKP. Pemerintah daerah mulai dari Kepala Desa, Camat, Bupati Tangerang hing\u0123a Gubernur Banten tak ada yang peduli dengan keberadaan pagar laut tersebut.<\/p>\n<p>DPRD Kabupaten Tangerang maupun DPRD Banten juga diam seribu bahasa. <br \/>Baru setelah pagar tersebut viral dan diberitakan banyak media, akhirnya KKP bertindak.<\/p>\n<p>Lalu, apakah saat itu KKP langsung membongkar pagar? Tidak! Saat itu KKP hanya menyegel pagar.<\/p>\n<p>Selain itu, menteri KKP memberi waktu 20 hari kepada pemilik pagar untuk membongkar pagar tersebut. KKP juga berjanji untuk menyelidiki siapa pemilik pagar.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Jika dalam 20 hari pemili\u0137 tidak juga membongkar pagar, barulah KKP akan membongkarnya. Padahal apa susahnya KKP menyelidiki siapa pemilik pagar. Bukankah menteri bisa berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mengetahui masalah sederhana itu.<\/p>\n<p>Masalah yang berkepanjangan itu akhirnya sampai ke Presiden Prabowo. Presiden yang langsung memerintahkan KKP untuk mrmbongkar pagar laut tersebut. Tapi rupanya perintah prediden tak cukup untuk menggera\u0137kan pak ment&egrave;ri.<\/p>\n<p>Presiden pun memerintahkan Panglima TNI untuk melakukan pembongkaran. Sekali lagi, masalah sederhana ini harus melibatkan presiden untuk bertindak.<\/p>\n<p>Padahal Kabinet saat ini dilengkapi banyak menteri, jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan kabinet sebelum ini. Mengapa pula masalah remeh-temeh ini harus ditangani Panglima TNI?<\/p>\n<p>Namun, baru sehari pembongkaran dilakukan, Menteri KKP minta TNI Al menghentikan pembongkaran. Alasannya, KKP memerlukan semua pagar untuk dijadikan barang bukti saat masalahnya tibawa ke ranah hukum.<\/p>\n<p>Entah apa yang terjadi di balik layar. Yang jelas, dua hari setelah menteri KKP meminta pembongkaran dihentikan, akhirnya berbagai pihak sepakat untuk membongkar pagar.<\/p>\n<p>Upaya membongkar pagar yang memerlukan SDM, alat, dan dana yang tak sedikit tak perlu terjadi jika masing pihak menjalanksn tugas dengan baik.<\/p>\n<p>Jika KKP melakukan pengawasan sejak awal, pasti KKP bisa segera mengetahui siapa pemilik pagar laut&nbsp;tersebut. Dengan begitu, KKP pun bisa segera meminta pemilik pagar untuk membongkrnya sendiri dengan dana dan SDM yang lebih simple.<\/p>\n<p>Tokh akhirnya Menteri ATR\/Kepala BPN mengakui sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikat HGB di daerah yang dipagari. Semoga hal ini jadi pelajaran bagi pemerintah.<\/p>\n<p>Negara sebesar ini mestinya malu karena bisa &#8220;dikerjain&#8221; pengusaha.&nbsp;Bangsa&nbsp;ini&nbsp;ternyata masih harus banyak belajar agar bisa&nbsp;benar-benar jadi bangsa besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Setelah menjadi kontroversi selama berhari-hari karena merugikan ribuan nelayan di kawasan tersebut, akhirnya pemerintah benar-benar membongkar pagar laut di pesisir Tangerang, Banten. Pembongkaran pagar laut dilakukan dengan amat serius karena melibatkan 2.700 orang dari berbagai institusi, seperti TNI AL yang menerjunkan personel marinir dan pasukan katak. Ada juga personel KKP, Bakaml&agrave;, Polri, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10960,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2691],"class_list":["post-10959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pagar-laut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10959"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10959\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}