{"id":10963,"date":"2026-07-30T01:26:54","date_gmt":"2026-07-30T01:26:54","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10963"},"modified":"2026-07-30T01:26:54","modified_gmt":"2026-07-30T01:26:54","slug":"aktivitas-fisik-punya-peran-besar-bagi-kesehatan-mental-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=10963","title":{"rendered":"Aktivitas Fisik Punya Peran Besar Bagi Kesehatan Mental Anak"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aktivitas fisik tidak hanya penting bagi orang dewasa, tetapi juga untuk anak-anak. Aktivitas fisik secara rutin berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan kesehatan mental anak.<\/p>\n<p>Sebuah studi yang dipublikasikan di &ldquo;<em>Journal of Autism and Developmental Disorders<\/em>&rdquo; mengungkap masalah serius, yakni anak-anak yang kurang aktif dalam aktivitas fisik cenderung lebih mudah mengalami kecemasan dan depresi.<\/p>\n<p>Dikutip dari The Hindustan Times, Kamis (23\/1\/2025) tren ini sangat terlihat pada anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) dan <em>attention-deficit\/hyperactivity disorder<\/em> (ADHD).<\/p>\n<p>Anak-anak yang lebih aktif dalam aktivitas fisik menunjukkan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah, baik mereka memiliki gangguan perkembangan atau tidak.<\/p>\n<p>Di antara anak-anak dengan autisme, 69 persen dari mereka yang sepenuhnya tidak aktif dalam aktivitas fisik menunjukkan tingkat kecemasan tinggi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/245372401\/riset-penyintas-adhd-berpotensi-berperilaku-berisiko\">Baca: Penyintas ADHD berpotensi berperilaku berisiko<\/a><\/p>\n<p>Sedangkan anak-anak dengan autisme yang berolahraga setidaknya satu hari per minggu hanya 55 persen yang menunjukkan kecemasan.<\/p>\n<p>Selain itu, 39 persen anak autisme yang tidak aktif secara fisik mengalami depresi, dibandingkan dengan 29 persen anak yang aktif 1&ndash;3 hari per minggu, dan 23 persen dari mereka yang aktif 4&ndash;7 hari per minggu.<\/p>\n<p>Tren serupa juga ditemukan pada anak-anak dengan ADHD. Tingkat depresi mengikuti pola yang sama.<\/p>\n<p>Sebanyak 42 persen anak ADHD yang tidak aktif melaporkan kecemasan, dibandingkan dengan 40 persen anak yang aktif 1&ndash;3 hari per minggu, dan 32 persen dari mereka yang aktif 4&ndash;7 hari per minggu.<\/p>\n<p>Anak-anak yang tidak memiliki gangguan perkembangan juga merasakan manfaat yang signifikan dari aktivitas fisik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/245490029\/dear-orang-tua-izinkan-putra-putrimu-merasakan-kegagalan\">Baca: Peran gagal dalam perkembangan mental anak<\/a><\/p>\n<p>Tingkat kecemasan menurun dari 16 persen di antara anak yang tidak aktif menjadi 7 persen pada mereka yang aktif 4&ndash;7 hari per minggu.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Hasil ini menunjukkan bahwa bahkan aktivitas fisik minimal dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental, terlepas dari kondisi perkembangan seorang anak.<\/p>\n<p>Langkah kecil menuju aktivitas fisik secara rutin dapat membawa dampak besar bagi kesehatan mental anak-anak.<\/p>\n<p>Gangguan perkembangan, seperti autisme (ASD) dan ADHD, memengaruhi kemampuan fisik, pembelajaran, bahasa, atau perilaku anak.<\/p>\n<p>ASD memengaruhi cara anak berinteraksi, berkomunikasi, belajar, dan berperilaku, sementara ADHD menyebabkan anak menjadi gelisah dan kesulitan berkonsentrasi.<\/p>\n<p>Gangguan ini berdampak besar pada banyak anak di seluruh dunia dan memengaruhi cara mereka belajar dan berinteraksi dengan orang lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Aktivitas fisik tidak hanya penting bagi orang dewasa, tetapi juga untuk anak-anak. Aktivitas fisik secara rutin berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan kesehatan mental anak. Sebuah studi yang dipublikasikan di &ldquo;Journal of Autism and Developmental Disorders&rdquo; mengungkap masalah serius, yakni anak-anak yang kurang aktif dalam aktivitas fisik cenderung lebih mudah mengalami kecemasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":10964,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3236,344,53],"class_list":["post-10963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aktivitas-fisik","tag-anak","tag-kesehatan-mental"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10963"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10963\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}