{"id":11099,"date":"2026-07-30T01:27:24","date_gmt":"2026-07-30T01:27:24","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11099"},"modified":"2026-07-30T01:27:24","modified_gmt":"2026-07-30T01:27:24","slug":"setelah-berminggu-minggu-pihak-kejaksaan-korea-selatan-akhirnya-berhasil-menangkap-presiden-yoon-suk-yeol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11099","title":{"rendered":"Setelah Berminggu-minggu Pihak Kejaksaan Korea Selatan Akhirnya Berhasil Menangkap Presiden Yoon Suk Yeol"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pihak&nbsp;Kejaksaan \u200b\u200bKorea Selatan&nbsp;akhirnya&nbsp;berhasil&nbsp;menangkap Presiden Korea Selatan Yoon Suk&nbsp;Yeol,&nbsp;pada&nbsp;Rabu&nbsp;(15\/1\/2025).<\/p>\n<p>Yoon Suk Yeol dimakzulkan Desember lalu atas tuduhan pemberontakan karena sempat memberlakukan darurat militer yang dengan cepat dibatalkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan.<\/p>\n<p>&ldquo;Markas Besar Investigasi Gabungan telah melaksanakan surat perintah penangkapan untuk Presiden Yoon Suk yeol hari ini [15 Januari] pukul 10:33 pagi [01:30 GMT],&rdquo; kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan pada Rabu (15\/1\/2025).<\/p>\n<p>Operasi pada hari Rabu ini adalah upaya kedua yang dilakukan penyidik \u200b\u200buntuk menangkap Yoon Suk Yeol.<\/p>\n<p>Upaya sebelumnya gagal dan mengalami kebuntuan karena tim keamanan di dalam kompleks kepresidenan pada awal Januari.<\/p>\n<p>Sejak itu, Yoon tetap berada di dalam vila lereng bukitnya di Seoul selama berminggu-minggu dalam upaya menghindari penangkapan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/245476045\/tim-investigasi-korea-selatan-ajukan-surat-perintah-penangkapan-presiden-yoon-suk-yeol\">Baca: Tim Investigasi Korea Selatan Ajukan Surat Perintah Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol<\/a><\/p>\n<p>Yoon Suk Yeol juga tidak hadir dalam persidangan pemakzulannya pada Selasa (14\/1\/2025) pagi, yang menyebabkan sidang ditunda beberapa menit setelah dimulai.<\/p>\n<p>Dalam pesan video pra-rekaman yang dirilis setelah penangkapannya, Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa dirinya telah membuat keputusan untuk tunduk pada pemeriksaan atas kegagalan penerapan darurat militer untuk mencegah &#8220;pertumpahan darah.&#8221;<\/p>\n<p>&ldquo;Saya memutuskan untuk menanggapi Kantor Investigasi Korupsi,&rdquo; kata Yoon, seraya menambahkan bahwa ia tidak menerima legalitas investigasi tersebut tetapi mematuhinya &ldquo;untuk mencegah pertumpahan darah yang tidak diinginkan.&rdquo;<\/p>\n<p>Menurut laporan, penyidik \u200b\u200bdan polisi Korea Selatan menggunakan tangga untuk memanjat kompleks perumahan Yoon Suk Yeol.<\/p>\n<p>Awalnya, petugas dihalangi oleh Dinas Keamanan Presiden yang membarikade pintu masuk dengan menggunakan kendaraan.<\/p>\n<p>Ribuan orang, termasuk para pendukung Yoon Suk Yeol telah berkumpul di luar rumah Yoon&nbsp;Suk&nbsp;Yeol.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/245422622\/majelis-nasional-korea-selatan-resmi-memakzulkan-presiden-yoon-suk-yeol\">Baca: Majelis Nasional Korea Selatan resmi makzulkan Presiden Yoon Suk Yeol<\/a><\/p>\n<p>Sementara sekelompok anggota parlemen dari Partai Kekuatan Rakyat yang konservatif dan pengacara Yoon juga berusaha mencegah penangkapan di dalam kompleks perumahan tersebut, kata laporan tersebut.<\/p>\n<p>Setelah penangkapan, iring-iringan mobil kepresidenan Yoon Suk Yeol terlihat meninggalkan kediamannya di lereng bukit dengan pengawalan polisi.<\/p>\n<p>Sebuah kendaraan yang tampaknya membawa Yoon kemudian tiba di Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi di kota terdekat, Gwacheon.<\/p>\n<p>Kebuntuan di kediaman presiden Yoon terjadi hanya beberapa jam setelah ia tidak hadir dalam sidang pertama dalam persidangan pemakzulannya atas penerapan darurat militer yang dilakukannya pada tanggal 3 Desember.<\/p>\n<p>Patrick Fok, yang melaporkan untuk Al Jazeera dari Seoul, mengatakan sekitar 1.000 petugas polisi terlibat dalam operasi penangkapan di kediaman presiden dan Yoon sekarang akan menghadapi pemeriksaan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/245385281\/hanya-berlangsung-6-jam-status-darurat-militer-di-korea-selatan-langsung-dicabut\">Baca: Status Darurat Militer di Korea Selatan hanya berlangsung 6jam<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Kantor penyidikan tindak pidana korupsi dapat menahannya paling lama 48 jam. Mereka kemudian perlu memutuskan, pada saat itu, apakah akan mengajukan surat perintah penahanan presiden atau tidak,&rdquo; kata Fok.<\/p>\n<p>&ldquo;Tidak jelas apakah hal itu diperlukan atau tidak, tetapi tentu saja, sangat sulit untuk mencapai titik ini,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Yoon tidak hadir pada pembukaan sidang pemakzulannya pada hari Selasa dan Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengatakan mereka membutuhkan kehadirannya, kata Fok.<\/p>\n<p>&ldquo;Sekarang dia sudah ditangkap, mungkin dia akan hadir di pengadilan besok,&rdquo; tambahnya.<\/p>\n<p>Pengacara Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa ia tidak akan menghadiri sidang pemakzulan, seraya menambahkan bahwa ia akan dicegah untuk menyampaikan posisinya secara bebas karena adanya upaya pihak berwenang yang terus-menerus untuk menahannya.<\/p>\n<p>Sidang ini diadakan setelah Majelis Nasional Korea Selatan memberikan suara pada tanggal 14 Desember untuk memakzulkan Yoon, setelah ia memberlakukan darurat militer dalam pidato mendadak larut malam pada tanggal 3 Desember 2024.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pihak&nbsp;Kejaksaan \u200b\u200bKorea Selatan&nbsp;akhirnya&nbsp;berhasil&nbsp;menangkap Presiden Korea Selatan Yoon Suk&nbsp;Yeol,&nbsp;pada&nbsp;Rabu&nbsp;(15\/1\/2025). Yoon Suk Yeol dimakzulkan Desember lalu atas tuduhan pemberontakan karena sempat memberlakukan darurat militer yang dengan cepat dibatalkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan. &ldquo;Markas Besar Investigasi Gabungan telah melaksanakan surat perintah penangkapan untuk Presiden Yoon Suk yeol hari ini [15 Januari] pukul 10:33 pagi [01:30 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2007,2778,2963],"class_list":["post-11099","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-korea-selatan","tag-presiden","tag-yoon-suk-yeol"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11099\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}