{"id":11102,"date":"2026-07-30T01:27:24","date_gmt":"2026-07-30T01:27:24","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11102"},"modified":"2026-07-30T01:27:24","modified_gmt":"2026-07-30T01:27:24","slug":"waspada-11-wilayah-di-utara-jakarta-ini-rentan-dilanda-banjir-rob-hingga-17-januari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11102","title":{"rendered":"Waspada! 11 Wilayah di Utara Jakarta Ini Rentan Dilanda Banjir Rob hingga 17 Januari"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Masyarakat yang berada di wilayah utara Jakarta diimbau mewaspadai&nbsp;potensi terjadinya banjir pesisir atau banjir&nbsp;rob hingga 17 Januari 2025.<\/p>\n<p>Dalam peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok dan pantauan BPBD Jakarta, banjir rob berpotensi terjadi pada 9-17 Januari 2025 di wilayah pesisir utara DKI Jakarta.<\/p>\n<p>Puncak pasang maksimum pada pukul 06.00 &#8211; 12.00 WIB terjadi di 11 wilayah antara lain:<br \/>Kamal Muara<br \/>Kapuk Muara<br \/>Penjaringan<br \/>Pluit<br \/>Ancol<br \/>Kamal<br \/>Marunda<br \/>Cilincing<br \/>Kalibaru<br \/>Muara Angke<br \/>Kepulauan Seribu<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245429160\/penurunan-tanah-kenaikan-permukaan-air-laut-dan-perubahan-iklim-perburuk-banjir-rob-di-jakarta\">Baca: Penurunan tanah dan perubahan iklim perburuk banjir rob di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Banjir rob merupakan pengaruh dari peristiwa air laut yang mengalami pasang naik surut, sehingga terjadi genangan air yang meluap ke daratan.<\/p>\n<p>Hal ini sangat berbeda dengan banjir yang terjadi akibat luapan air sungai atau sumbatan aliran air karena sampah.<\/p>\n<p>Adanya perubahan tata guna lahan, penurunan tanah, dan kenaikan muka air laut global dapat menjadi faktor penyebab terjadinya banjir Rob.<\/p>\n<p>Selain itu, terjadinya posisi fase Bulan Purnama juga mempengaruhi potensi ketinggian pasang air laut secara maksimum berupa banjir Rob.<\/p>\n<p>Banjir rob tidak hanya rentan terjadi di DKI Jakarta bagian utara, namun memungkinkan juga terjadi di beberapa wilayah pesisir lainnya seperti Semarang, Pekalongan, dan pesisir Jawa bagian utara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244695573\/perubahan-iklim-bebani-penduduk-miskin-di-pesisir-jakarta\">Baca: Perubahan iklim bebani penduduk miskin di Pesisir Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Durasi terjadi banjir Rob dapat berbeda-beda tiap wilayah, hal ini tergantung dari beberapa kondisi yang terjadi, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca.<\/p>\n<p>Secara umum, banjir rob akan berlangsung sekitar dua hingga enam jam saat air pasang.<\/p>\n<p>Fenomena banjir Rob dapat mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat sekitar. Bahkan, kerugian akan terjadi seperti mengakibatkan kerusakan jalan, rumah, fasilitas umum, operasional area pelabuhan yang terhambat, mencemari sumber air bersih, hingga menimbulkan penyakit.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain itu, risiko bahaya dari banjir Rob akan semakin meningkat apabila terjadi pada wilayah pesisir yang padat dengan pertumbuhan penduduk.<\/p>\n<p>Untuk memantau lebih lanjut peringatan dini gelombang pasang dapat mengaksesnya melalui bpbd.jakarta.go.id\/gelombanglaut. Sementara, bagi masyarakat yang mengalami kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Masyarakat yang berada di wilayah utara Jakarta diimbau mewaspadai&nbsp;potensi terjadinya banjir pesisir atau banjir&nbsp;rob hingga 17 Januari 2025. Dalam peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok dan pantauan BPBD Jakarta, banjir rob berpotensi terjadi pada 9-17 Januari 2025 di wilayah pesisir utara DKI Jakarta. Puncak pasang maksimum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1050,9],"class_list":["post-11102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-rob","tag-jakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11102"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11102\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}