{"id":11114,"date":"2026-07-30T01:27:28","date_gmt":"2026-07-30T01:27:28","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11114"},"modified":"2026-07-30T01:27:28","modified_gmt":"2026-07-30T01:27:28","slug":"dinkes-jakarta-timur-temukan-empat-kasus-hmpv-semua-sudah-sembuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11114","title":{"rendered":"Dinkes Jakarta Timur Temukan Empat Kasus HMPV, Semua Sudah Sembuh"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Jaktim) telah mengidentifikasi empat kasus Human Metapneumovirus (HMPV) yang ditemukan pada Januari 2025, di mana seluruh kasusnya sudah dinyatakan sembuh.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan laporan surveilans, terdapat empat kasus dimana kasus berusia 5, 8, 31, dan 40 tahun. Semua kasus sudah dinyatakan sembuh,&#8221; kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Herwin Meifrendy dikutip Antaranews.com di Jakarta, Selasa (14\/1\/2025).<\/p>\n<p>Warga&nbsp;yang terkena kasus HMPV berusia 31 tahun ditemukan di wilayah Ciracas, lalu yang berusia 8 dan 40 tahun di Cipayung, sedangkan yang 5 tahun ditemukan di Pasar Rebo.<\/p>\n<p>Herwin menyebut, kelompok rentan yang mudah terpapar virus ini yakni anak-anak di bawah usia lima tahun, orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, orang yang memiliki sistem imun lemah, dan seseorang dengan penyakit pernapasan kronis.<\/p>\n<p>Cara Penularan HMPV ini bisa kontak langsung dengan penderita, melalui udara (droplet) dan sentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/245502147\/masih-bingung-ini-dia-perbedaan-dan-persamaan-hmpv-dan-covid-19\">Baca: Perbedaan dan persamaan HMPV dan Covid-19<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Pengobatan bagi penderita, cukup banyak istirahat, hidrasi, mengonsumsi obat antivirus (untuk kasus berat). Selain itu pemberian oksigen dan perawatan pendukung,&#8221; ucap Herwin.<\/p>\n<p>Menurut Herwin, gejala HMPV ini berupa flu biasa, tidak seperti Covid-19 yang memang merupakan kasus virus baru. Sehingga tidak ada penanganan khusus untuk kasus HMPV, kecuali jika orang tersebut mengalami kesulitan bernapas.<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya paling cepat tiga hari sudah sembuh, paling lama kurang dari 14 hari. Kalau ada kesulitan bernapas, baru ada penanganan khusus,&#8221; ujar Herwin.<\/p>\n<p>Herwin menambahkan, pihaknya terus memperkuat sosialisasi dan pemantauan peningkatan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di wilayahnya berdasarkan surveilans berbasis laporan penderita melalui website dan saluran lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Tentu kita melakukan sosialisasi dan pemantauan atas perkembangan kasus berdasarkan laporan surveilans berbasis website dan saluran lainnya seperti laporan yang ada di Sistem Kewapadaan Dini dan Respon (SKDR),&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/245499534\/hmpv-dilaporkan-telah-masuk-indonesia-warga-diimbau-kembali-terapkan-protokol-kesehatan\">Baca: HMPV dilaporkan telah ditemukan di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Herwin menyebut, pihaknya juga memantau kasus HMPV melalui Surveilans Dinas Kesehatan Jakarta dan laporan berbasis laboratorium untuk mendeteksi kasus awal dan memberikan respons cepat dalam mencegah penyebaran lebih lanjut.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Lalu, Sudinkes Jaktim juga terus menyosialisasikan dan mengomunikasikan ke masyarakat terkait risiko dan penyebaran virus HMPV.<\/p>\n<p>&#8220;Sosialisasi dan komunikasi risiko terkait HMPV ini melalui penyebaran informasi seperti melalui seminar, zoom (webinar), dan koordinasi terkait pelaporan,&#8221; ujar Herwin.<\/p>\n<p>Herwin menjelaskan, HMPV merupakan salah satu dari banyak mikroorganisme atau agen penyebab penyakit infeksi saluran napas akut (ISPA), baik pada saluran napas atas maupun bawah, yang ditemukan hampir sepanjang tahun.<\/p>\n<p>Gejala virus HMPV antara lain batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan. Sedangkan pada kasus yang sudah kronis maka akan mengalami kesulitan bernapas, bronkiolitis jika adanya peradangan saluran udara kecil, dan pneumonia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/245491882\/penularan-penyakit-hmpv-meningkat-kenali-gejala-dan-cara-mencegahnya\">Baca: Gejala dan cara mencegah penularan HMPV&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Herwin mengimbau kepada warga setempat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah dan mengantisipasi penularan HMPV.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta memaparkan, dari data hasil pemeriksaan, kasus ISPA yang disebabkan oleh HMPV sudah ada sejak 2022 di Jakarta.<\/p>\n<p>Virus penyebab ISPA selain HMPV yang saat ini beredar dan dominan yakni virus influenza tipe A H1N1 pdm2009, Rhinovirus dan Respiratory Syncytial Virus.<\/p>\n<p>Sebanyak 214 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diakibatkan oleh Human Metapneumovirus (HMPV) sejak 2023 hingga Januari 2025.<\/p>\n<p>Angka ratusan itu yakni 13 kasus pada 2023, 121 kasus pada 2024, dan 79 kasus pada 2025.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Jaktim) telah mengidentifikasi empat kasus Human Metapneumovirus (HMPV) yang ditemukan pada Januari 2025, di mana seluruh kasusnya sudah dinyatakan sembuh. &#8220;Berdasarkan laporan surveilans, terdapat empat kasus dimana kasus berusia 5, 8, 31, dan 40 tahun. Semua kasus sudah dinyatakan sembuh,&#8221; kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Herwin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11115,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3272,3178],"class_list":["post-11114","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hmpv","tag-jakarta-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11114"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11114\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}