{"id":11303,"date":"2026-07-30T01:28:19","date_gmt":"2026-07-30T01:28:19","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11303"},"modified":"2026-07-30T01:28:19","modified_gmt":"2026-07-30T01:28:19","slug":"occrp-jelaskan-mengapa-jokowi-masuk-daftar-pemimpin-terkorup-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11303","title":{"rendered":"OCCRP Jelaskan Mengapa Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; <em>Organized Crime and Corruption Reporting Project<\/em> (OCCRP) mengungkapkan alasan mengapa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi masuk dalam daftar finalis pemimpin terkorup dunia 2024.<\/p>\n<p>Dalam siaran persnya yang dirilis di&nbsp;laman&nbsp;resminya&nbsp;pada Kamis, (2\/1\/2024), OCCRP menyatakan ingin memperjelas proses seleksi yang dilakukan guna&nbsp;menjawab beberapa kesalahpahaman&nbsp;yang&nbsp;berkembang.<\/p>\n<p>Sebagaimana telah dilakukan selama 13 tahun, penghargaan OCCRP ini diputuskan oleh panel juri ahli dari masyarakat sipil, akademisi, dan kalangan jurnalis, yang semuanya memiliki pengalaman luas dalam menyelidiki korupsi dan kejahatan.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa OCCRP melakukan panggilan umum untuk nominasi dan menerima lebih dari 55.000 pengajuan, termasuk beberapa tokoh politik paling terkenal serta individu yang kurang dikenal.<\/p>\n<p>&ldquo;OCCRP tidak mempunyai kendali atas siapa yang dicalonkan, karena saran datang dari orang-orang di seluruh dunia. Ini termasuk pencalonan mantan presiden Indonesia Joko Widodo, yang dikenal sebagai Jokowi,&ldquo; ujar penerbit OCCRP, Drew Sullivan.<\/p>\n<p>OCCRP memasukkan nominasi &ldquo;finalis&rdquo; pada&nbsp;tokoh&nbsp;yang memperoleh dukungan online terbanyak dan memiliki dasar untuk diikutsertakan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/245481580\/profil-occrp-yang-masukkan-jokowi-dalam-daftar-pemimpin-terkorup-dunia-2024\">Baca: Profil OCCRP yang masukkan Jokowi dalam daftar pemimpin terkorup dunia<\/a><\/p>\n<p>Sullivan mengatakan, OCCRP tidak memiliki bukti bahwa Jokowi melakukan korupsi demi keuntungan finansial pribadi selama masa jabatannya<\/p>\n<p>Namun kelompok masyarakat sipil dan para ahli mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi secara signifikan melemahkan komisi antikorupsi di Indonesia.<\/p>\n<p>Jokowi juga banyak dikritik karena meremehkan lembaga pemilu dan peradilan di Indonesia demi menguntungkan ambisi politik putranya, yang kini menjadi wakil presiden di bawah presiden baru Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>&ldquo;Para hakim mengapresiasi pencalonan warga, namun dalam beberapa kasus, tidak ada cukup bukti langsung mengenai korupsi yang signifikan atau pola pelanggaran yang sudah berlangsung lama,&rdquo; kata Penerbit OCCRP, Drew Sullivan.<\/p>\n<p>&ldquo;Namun, jelas terdapat persepsi yang kuat di kalangan masyarakat mengenai korupsi dan hal ini harus menjadi peringatan bagi mereka yang dicalonkan bahwa masyarakat memperhatikan dan peduli. Kami juga akan terus mengawasinya.&rdquo;<\/p>\n<p>Keputusan akhir untuk penghargaan &ldquo;Person of the Year&rdquo; dibuat oleh para juri. Proses seleksi akhir OCCRP didasarkan pada penelitian investigasi dan keahlian kolektif jaringan kami.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245477128\/organisasi-jurnalisme-investigasi-dunia-occrp-masukkan-jokowi-sebagai-salah-satu-tokoh-paling-korup-dunia-pada-2024\">Baca: OCCRP masukkan Jokowi dalam daftar pemimpin terkorup dunia<\/a><\/p>\n<p>Penghargaan ini menyoroti sistem dan aktor yang memungkinkan korupsi dan kejahatan terorganisir, namun juga berfungsi sebagai pengingat akan perlunya mengungkap ketidakadilan.<\/p>\n<p>Penting untuk dicatat bahwa penghargaan ini terkadang disalahgunakan oleh individu yang ingin memajukan agenda atau gagasan politiknya. Namun, tujuan dari penghargaan ini sangatlah tunggal: untuk meningkatkan kesadaran akan kejahatan dan korupsi.<\/p>\n<p>OCCRP akan terus menyempurnakan proses nominasi dan seleksi, memastikan transparansi dan inklusivitas.<\/p>\n<p>Pelaporan OCCRP akan tetap fokus pada dampak yang ditimbulkan oleh para calon presiden dan pihak-pihak lain yang melanggengkan kejahatan dan korupsi, serta menyoroti peran mereka dalam melemahkan demokrasi dan masyarakat di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Penghargaan tahun ini telah memicu keterlibatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap korupsi dan dampak luasnya. Hal ini menyoroti pentingnya misi OCCRP untuk mengungkap dan mengungkap kejahatan dan korupsi.<\/p>\n<p>Ketika ancaman terhadap demokrasi, transparansi, dan kebebasan pers terus meningkat, OCCRP tetap berkomitmen untuk menyampaikan cerita yang dapat diterima oleh khalayak dan memberikan wawasan kritis mengenai kekuatan yang membentuk negara mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengungkapkan alasan mengapa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi masuk dalam daftar finalis pemimpin terkorup dunia 2024. Dalam siaran persnya yang dirilis di&nbsp;laman&nbsp;resminya&nbsp;pada Kamis, (2\/1\/2024), OCCRP menyatakan ingin memperjelas proses seleksi yang dilakukan guna&nbsp;menjawab beberapa kesalahpahaman&nbsp;yang&nbsp;berkembang. Sebagaimana telah dilakukan selama 13 tahun, penghargaan OCCRP ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11304,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1029,3287,3288],"class_list":["post-11303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jokowi","tag-occrp","tag-pemimpin-terkorup"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}