{"id":11422,"date":"2026-07-30T01:31:09","date_gmt":"2026-07-30T01:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11422"},"modified":"2026-07-30T01:31:09","modified_gmt":"2026-07-30T01:31:09","slug":"bem-si-gelar-aksi-tolak-ppn-12-persen-tantang-pemerintah-tarik-pajak-kekayaan-dari-konglomerat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11422","title":{"rendered":"BEM SI Gelar Aksi Tolak PPN 12 Persen: Tantang Pemerintah Tarik Pajak Kekayaan dari Konglomerat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan&nbsp;Eksekutif&nbsp;Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM&nbsp;SI) menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan Pajak Pertambahan Nilai atau&nbsp;PPN 12 persen di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27\/12\/2024).<\/p>\n<p>Massa BEM SI menolak&nbsp;PPN&nbsp;12&nbsp;persen&nbsp;mulai hadir di lokasi sejak pukul 16.12 WIB, mengenakan almamater masing-masing dan membawa bendera bergambar identitas kampus mereka.<\/p>\n<p>Beberapa di antaranya berasal dari BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ), KBM STEI SEBI, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.<\/p>\n<p>Dilansir&nbsp;Kompas.com,&nbsp;selama aksi, massa BEM&nbsp;SI&nbsp;menyanyikan lagu &ldquo;Buruh Tani&rdquo; serta lagu perjuangan mahasiswa lainnya. Mereka juga membawa sejumlah poster yang berisi aspirasi dan tuntutan.<\/p>\n<p>&ldquo;Utangmu urusanmu. Utang negara ya urusanmu,&rdquo; bunyi salah satu poster yang bergambarkan siluet menyerupai Menteri Keuangan Sri Mulyani.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245460858\/polemik-ppn-12-persen-presiden-bisa-terbitkan-perppu-untuk-batalkan-kenaikan-ppn\">Baca: Presiden bisa terbitkan Perppu untuk batalkan kenaikan PPN 12 persen<\/a><\/p>\n<p>Poster lain bertuliskan &ldquo;Pajak naik, rakyat tercekik&rdquo; dan &ldquo;Agama minta cuma 2,5 persen, negara minta 12 persen. #PPNMemperkuatOligarki&rdquo; juga terlihat di lokasi.<\/p>\n<p>Massa dengan almamater berwarna hijau tosca, ungu, biru muda, dan biru dongker ini menyuarakan penolakan mereka terhadap PPN 12 persen. Di lokasi aksi, massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta juga turut hadir dan menyuarakan tuntutan serupa.<\/p>\n<p>Namun, aksi massa dari kedua kelompok ini tidak dapat dilanjutkan ke Istana Merdeka karena Jalan Medan Merdeka Barat telah ditutup sepenuhnya dengan dinding beton pembatas jalan.<\/p>\n<p>Dalam orasinya, massa mahasiswa BEM SI mendesak pemerintah untuk menarik pajak kekayaan yang menyasar orang-orang kaya.<\/p>\n<p>Menurut BEM SI, lebih baik pemerintah menarik pajak kekayaan sebesar 2 persen dari orang-orang kaya ketimbang menaikkan PPN 12 persen yang menyasar hingga ke kalangan menengah ke bawah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245457755\/polemik-ppn-12-persen-pemerintah-diberikan-ruang-diskresi-untuk-naikturunkan-ppn-hingga-5-persen\">Baca: UU HPP berikan ruang diskresi untuk naik\/turunkan PPN hingga 5 persen<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;PPN 12 persen cuma beri uang ke Indonesia Rp 50 triliun, yang merasakan rakyat. Pajak ke orang kaya ditarik 2 persen saja bisa dapat Rp 81 triliun,&rdquo; ucap salah satu orator saat aksi di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Para mahasiswa mengingatkan, pemerintah sudah menaikkan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen pada 2024. Namun, pemerintah justru kembali menaikkan PPN menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025 mendatang.<\/p>\n<p>Mahasiswa khawatir kenaikan PPN 12 persen dapat mengerek inflasi menjadi di atas 4 persen. &ldquo;Kenaikan PPN akan menyebabkan inflasi di tahun 2025 sebanyak 4,1 persen, dengan catatan November 2024, inflasi sebanyak 1,55 persen.<\/p>\n<p>Bayangkan, kawan-kawan, 1,55 persen saja sudah berasa, apalagi 4,1 persen,&rdquo; kata orator itu.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Center of Economic and Law Studies (Celios) pernah mengusulkan pemerintah untuk mengenakan pajak kekayaan bagi orang super kaya di Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara dari pajak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245453401\/ppn-12-persen-tak-hanya-diterapkan-pada-barang-mewah-penolakan-semakin-meluas\">Baca: Penolakan terhadap PPN 12 persen meluas<\/a><\/p>\n<p>Peneliti Celios, Achmad Hanif Imaduddin, mengatakan potensi penerimaan pajak kekayaan sebesar 2 persen dari 50 orang super kaya di RI mencapai Rp 81,51 triliun setiap tahunnya.<\/p>\n<p>Perhitungan tersebut berdasarkan kekayaan 50 orang terkaya di RI yang datanya diambil dari Forbes. Adapun indikator orang super kaya ialah individu yang memiliki total kekayaan lebih dari 1 juta dollar AS atau setara Rp 15,40 miliar (kurs Rp 15.400).<\/p>\n<p>&#8220;Dari 50 orang terkaya di Indonesia dalam 1 tahun, apabila kekayaannya ini dikenai pajak, kita bisa mendapat sekitar Rp 81 triliun sekian,&#8221; ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (12\/9\/2024).<\/p>\n<p>Hanif melanjutkan, penerimaan pajak sebesar itu dapat digunakan untuk anggaran program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi angka itu, Rp 81 sekian triliun tadi, kalau misal digunakan untuk anggaran lingkungan hidup, itu sudah 8 kali, 8 kali anggaran yang ada di lingkungan hidup,&#8221; ucapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan&nbsp;Eksekutif&nbsp;Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM&nbsp;SI) menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan Pajak Pertambahan Nilai atau&nbsp;PPN 12 persen di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27\/12\/2024). Massa BEM SI menolak&nbsp;PPN&nbsp;12&nbsp;persen&nbsp;mulai hadir di lokasi sejak pukul 16.12 WIB, mengenakan almamater masing-masing dan membawa bendera bergambar identitas kampus mereka. Beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11423,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1847,3306],"class_list":["post-11422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bem-si","tag-ppn-12-persen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11422"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11422\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}