{"id":11439,"date":"2026-07-30T01:31:13","date_gmt":"2026-07-30T01:31:13","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11439"},"modified":"2026-07-30T01:31:13","modified_gmt":"2026-07-30T01:31:13","slug":"perdagangan-di-pasar-tanah-abang-masih-sepi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11439","title":{"rendered":"Perdagangan di Pasar Tanah Abang Masih Sepi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Bulan Ramadan sebentar lagi tiba. Namun kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih sepi pembeli. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang ramai meski Ramadan masih beberapa bulan lagi.<\/p>\n<p>Seperti yang terlihat di blok A. Saat ruangkota menyambangi, lorong pertokoan tampak lengang. Hanya beberapa calon pembeli yang menyambangi toko-toko tersebut.<\/p>\n<p>Banyak penjual yang hanya duduk-duduk dan mengobrol dengan sesama pedagang. Sesekali mereka menawarkan dagangannya kepada orang yang melintas di depan tokonya.<\/p>\n<p>Memang ada beberapa orang yang melintas tersebut berhenti dan melihat-lihat barang dagangannya. Namun, tak sedikit yang hanya melintas tanpa berhenti.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245290698\/pemerintahan-baru-pedagang-keluhkan-harga-bahan-pokok-tinggi\">Baca: Pemerintahan baru, harga kebutuhan pokok tinggi<\/a><\/p>\n<p>Beberapa toko bahkan tertutup rapat. Tentu saja bukan karena masih pagi. Waktu saat itu menunjukkan hampir pukul 11.30. Biasanya ini jam ramai pembeli. Tapi kali ini tidak.<\/p>\n<p>Neni, salah satu pedagang baju muslim menjelaskan kondisi seperti ini terjadi usai Idul Fitri 2024 lalu. Penjualan lesu, banyak pedagang yang memilih menutup atau menjual kiosnya karena tak sanggup lagi membayar operasional sehari-hari dan sewa kios.<\/p>\n<p>&ldquo;Biasanya 3 atau 4 bulan mau puasa tuh udah pada datang dari luar kota atau dari luar negeri. Mereka ambil barang ke kita jauh-jauh hari karena &#8216;kan mereka untuk di jual lagi. Sekarang sepi,&rdquo; jelas Neni.<\/p>\n<p>Demikian juga dengan penjualan via online. Menurutnya baju-baju atau perlengkapan muslim yang dijual via online tersebut diambil dari Pasar Tanah Abang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244794308\/produk-tekstil-impor-bermotif-tradisional-banjiri-pasar-indonesia-butuh-regulasi-untuk-membendung\">Baca: Produk tekstil impor bermotif tradisional banjiri pasar Indonesia<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Sama. Mereka (pedagang online) juga sepi, karena mereka udah lama nggak ambil barang ke kita lagi,&rdquo; katanya &nbsp;<\/p>\n<p>Namun, Neni merasa beruntung karena masih bisa bertahan hingga kini meskipun sepi pembeli. Karena banyak pedagang yang kerap tidak dapat menjual barangnya sama sekali.<\/p>\n<p>Memang, Neni mengakui kini omsetnya menurun drastis. Perempuan berjilbab dan mengenakan kacamata ini menjelaskan biasanya dia bisa mendapatkan omset antara 5 hingga 7 juta rupiah dalam sehari.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Namun, setelah lebaran ia biasa mendapatkan omset ratusan ribu saja sehari. &ldquo;Pernah cuma dapat 200 ribu seharian sampai sore. Tiap hari kita berharap, tiap bulan kita berharap. Nanti usai tahun baru kita berharap. Tapi ya gini lah&hellip;.,&rdquo; ucapnya sambil tersenyum kecut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244516442\/mulai-10-april-blok-a-pasar-tanah-abang-akan-ditutup-sementara\">Baca: Mulai 10 April Pasar Tanah Abang Blok A tutup sementara<\/a><\/p>\n<p>Neni hanyalah salah satu pedagang yang merasakan daya beli konsumen rendah. Pedagang lain pun juga merasakan hal yang sama.<\/p>\n<p>Tentu saja kondisi ini akan lebih parah ketika pemerintah nanti menetapkan kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 12 persen.<\/p>\n<p>Neni dan pedagang lainnya kembali berharap agar pemerintah mengeluarkan kebijakan yang memihak kepada rakyat kecil. Sehingga daya beli masyarakat bisa naik kembali.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Bulan Ramadan sebentar lagi tiba. Namun kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih sepi pembeli. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang ramai meski Ramadan masih beberapa bulan lagi. Seperti yang terlihat di blok A. Saat ruangkota menyambangi, lorong pertokoan tampak lengang. Hanya beberapa calon pembeli yang menyambangi toko-toko tersebut. Banyak penjual yang hanya duduk-duduk dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11440,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[123,939,3338],"class_list":["post-11439","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pasar","tag-ramadan","tag-tanah-abang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11439\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}