{"id":11640,"date":"2026-07-30T01:32:08","date_gmt":"2026-07-30T01:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11640"},"modified":"2026-07-30T01:32:08","modified_gmt":"2026-07-30T01:32:08","slug":"dpr-pilkada-langsung-dipilih-dari-pengalaman-dprd-tidak-mewakili-aspirasi-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11640","title":{"rendered":"DPR: Pilkada Langsung Dipilih dari Pengalaman DPRD Tidak Mewakili Aspirasi Rakyat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin menanggapi wacana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto agar Pilkada dipilih oleh DPRD di masing-masing tingkatan, baik di level kabupaten\/kota maupun provinsi.<\/p>\n<p>Menurutnya, jika merujuk kepada kepada UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Pasal 18, ayat 4, dinyatakan bahwa gubernur, bupati, wali kota, masing-masing sebagai kepala daerah, pemerintahan provinsi, kabupaten, dan kota yang dipilih secara demokratis.<\/p>\n<p>Dengan dipilih secara demokratis, maka, lanjutnya, terdapat dua jalan untuk mewujudkannya. Pertama, dengan menggunakan mandat tunggal.<\/p>\n<p>Mandat tunggal yaitu rakyat memilih wakilnya di lembaga legislatif, baik di tingkat pusat (DPR), provinsi (DPRD Provinsi), maupun kabupaten\/kota (DPRD Kabupaten\/Kota).<\/p>\n<p>&ldquo;Lalu DPRD (lembaga legislatif) itu yang milih gubernur, bupati, wali kota,&rdquo; jelas Zulfikar dikutip&nbsp;dari&nbsp;<strong>Parlementaria<\/strong> di Jakarta, Senin (16\/12\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245398896\/partisipasi-pemilih-di-pilkada-2024-tergolong-rendah-bisa-jadi-calon-yang-diajukan-tak-sesuai-harapan-rakyat\">Baca: Calon yang diajukan tak sesuai harapan, warga ogah milih di Pilkada<\/a><\/p>\n<p>Kedua, mandat terpisah. Yaitu, rakyat memilih perwakilannya untuk duduk di lembaga legislatif, termasuk juga memilih kepala daerah, baik di level provinsi maupun kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Menurutnya, dari sisi akademik, kedua model tersebut sama-sama memiliki derajat demokratisnya masing-masing.<\/p>\n<p>Jika akhirnya politik Indonesia memilih mandat terpisah, yakni dengan memilih kepala daerah&nbsp;atau&nbsp;Pilkada langsung, karena ada pengalaman dengan mandat tunggal ternyata aspirasi rakyat tidak terwakili.<\/p>\n<p>&rdquo;Nah, ketika dipilih DPRD itu, pemilihan kepala daerah itu lebih banyak persoalannya itu (lebih terkait) persoalan elit,&rdquo; jelas Politisi Partai Golkar ini.<\/p>\n<p>&ldquo;Habis itu, rakyat itu dikemanakan. Padahal kan, pembukaan Undang-Undang Dasar kita bilang yang punya daulat itu rakyat. Pemerintahan disusun atas dasar kedaulatan rakyat. Nah, dimana letaknya rakyat itu?&rdquo; tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/245360827\/kotak-kosong-pilkada-2024-dominasi-elite-partai-menyetir-kompetisi-politik-hingga-ke-daerah\">Baca: Kotak Kosong di Pilkada 2024 cermin partai politik yang tidak demokratis<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Oleh karena itu, dengan adanya pemilihan langsung di mana rakyat memilih sendiri kepala daerahnya, maka akan menempatkan rakyat yang punya dasar dalam kerangka daulat rakyat.<\/p>\n<p>Termasuk, memastikan memang pemerintahan itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.<\/p>\n<p>&ldquo;Semangat kita waktu itu, maka dipilihlah Pilkada langsung ini, dan ternyata memang ada insentif yang kita dapat dengan memilih langsung ini, yaitu insentif psikologis dan sosial,&rdquo; ujar jebolan Fisipol UGM ini.<\/p>\n<p>Dengan demikian terbentuk ekosistem demokratis di mana setiap calon kepala daerah, bahkan sebelum pencalonan sampai dia dilantik berusaha betul agar program yang disusun sesuai dengan aspirasi masyarakat.<\/p>\n<p>Karena itu, dengan adanya pemilihan langsung, maka rakyat akan memiliki preferensi mana kepala daerah yang sesuai dengan kepentingannya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245423501\/mahkamah-konstitusi-terima-275-permohonan-sengketa-pilkada-2024\">Baca: Mahkamah Konstitusi terima 275 permohonan Sengketa Pilkada 2024<\/a><\/p>\n<p>Bahkan tidak sekadar didengar, tapi setelah menjabat, rakyat bisa menuntut dan menghukum dengan cara tidak memilihnya kembali di lima tahun berikutnya.<\/p>\n<p>Sekarang kalau kita mau kembali dipilih DPRD, ujarnya,&nbsp;apa jaminannya? Karena harus kita beri keyakinan kepada rakyat. Ketika dipilih DPRD nanti, rakyat mau ditempatkan sebagai apa?<\/p>\n<p>&#8220;Rakyat nggak yakin itu. Karena kan kita udah punya pengalaman. Nanti rakyat akan jadi objek lagi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Dia juga tidak yakin jika calon kepala daerah dipilih DPRD maka akan menghilangkan budaya politik uang.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau memang sekarang ada money politics, dipilih DPRD juga ada money politics-nya. Kan kita sudah pengalaman dengan itu,&rdquo; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin menanggapi wacana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto agar Pilkada dipilih oleh DPRD di masing-masing tingkatan, baik di level kabupaten\/kota maupun provinsi. Menurutnya, jika merujuk kepada kepada UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Pasal 18, ayat 4, dinyatakan bahwa gubernur, bupati, wali kota, masing-masing sebagai kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11641,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[81,212],"class_list":["post-11640","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kepala-daerah","tag-pilkada"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11640","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11640"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11640\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}