{"id":11760,"date":"2026-07-30T01:32:42","date_gmt":"2026-07-30T01:32:42","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11760"},"modified":"2026-07-30T01:32:42","modified_gmt":"2026-07-30T01:32:42","slug":"presiden-targetkan-pendanaan-rp-1000-triliun-dari-perdagangan-karbon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11760","title":{"rendered":"Presiden Targetkan Pendanaan Rp 1000 Triliun dari Perdagangan Karbon"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <br \/><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Presiden Prabowo Subianto memasang target pendanaan hijau sebesar seribu triliun rupiah (65 miliar dolar) dari perdagangan karbon hingga 2028.<\/p>\n<p>Ambisi &nbsp;dari perdagangan karbon&nbsp;ini merupakan upaya Prabowo dalam menangani masalah perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di dalam negeri.<\/p>\n<p>Secara sederhana, perdagangan karbon adalah mekanisme pasar untuk membatasi emisi gas rumah kaca yang terus naik. Dalam pasar karbon, pemerintah akan menetapkan batas jumlah emisi yang dapat dihasilkan oleh perusahaan (dikenal dengan istilah cap).<\/p>\n<p>Jika melebihi batas tersebut, perusahaan harus membeli izin (trade) dari pihak lain yang memiliki kredit karbon dengan harga pasar.<\/p>\n<p>Transaksi atau perdagangan karbon ini dapat dilakukan melalui bursa karbon maupun secara langsung antarpihak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243025619\/agar-perdagangan-karbon-tak-sekadar-pencitraan-atau-greenwashing\">Baca: Agar perdagangan karbon tak jadi ajang greenwashing<\/a><\/p>\n<p>Target yang ditetapkan pemerintah ini memang cukup ambisius. Namun, sejatinya angka seribu triliun itu masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan potensi bursa karbon Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp3 ribu triliun.<\/p>\n<p>Dan upaya untuk mencapai target tersebut pun belum tentu semulus yang direncanakan pemerintah.<\/p>\n<p>Meski tren perdagangan karbon global kian meningkat, ada banyak kritik dari akademisi maupun pegiat lingkungan terkait efektivitas mekanisme ini dalam meredam emisi gas rumah kaca.<\/p>\n<p>Apalagi, nilai pajak karbon maupun harganya di Indonesia masih jauh dari nilai ideal untuk membatasi pemanasan global.<\/p>\n<p><strong>Pasar karbon bukan pembenar<\/strong><br \/>Indonesia berpeluang untuk terus mengembangkan pasar dari&nbsp;perdagangan&nbsp;karbon. Namun, perdagangan karbon, terutama dari sektor alam, tidak boleh menjadi alasan untuk mengkompensasi penggunaan bahan bakar fosil terus-menerus.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243021285\/perdagangan-karbon-rentan-perparah-ketidakadilan\">Baca: Perdagangan karbon berpotensi memperparah ketidakadilan<\/a><\/p>\n<p>Pemerintah patut mencatat bahwa pasar karbon saat ini baru mencakup 24 persen dari total emisi karbon&nbsp;yang dihasilkan aktivitas manusia pada 2023.<\/p>\n<p>Indonesia perlu berkontribusi untuk memangkas emisi sisanya, baik dengan pelestarian hutan dan laut, bisnis ramah lingkungan, maupun peningkatan energi bersih.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pasar karbon adalah salah satu usaha, dari sekian banyak upaya lainnya untuk menahan laju emisi gas rumah kaca yang semakin memperparah perubahan iklim. Inilah yang perlu menjadi pekerjaan besar Prabowo setidaknya lima tahun ke depan.<\/p>\n<p>Untuk itulah, pemerintahan Prabowo perlu mencermati dinamika serta kritik atas kebijakan ini. Harapannya, perdagangan karbon Indonesia bisa betul-betul bermanfaat bagi pelestarian Bumi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>Dalam tulisan ini, penulis merekomendasikan tiga langkah strategis yang bisa diambil pemerintah untuk mengembangkan regulasi dan kerangka mekanisme pasar karbon yang bersaing dan terpercaya.<\/p>\n<p>Apa saja rekomendasi yang diberikan akan diulas dalam tulisan selanjutnya.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini telah terbit di The Conversation, Penulis: Denny Gunawan (Postdoctoral Research Associate, ARC Training Centre for the Global Hydrogen Economy, Particles and Catalysis Research Laboratory, UNSW Sydney) <\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Presiden Prabowo Subianto memasang target pendanaan hijau sebesar seribu triliun rupiah (65 miliar dolar) dari perdagangan karbon hingga 2028. Ambisi &nbsp;dari perdagangan karbon&nbsp;ini merupakan upaya Prabowo dalam menangani masalah perubahan iklim serta mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di dalam negeri. Secara sederhana, perdagangan karbon adalah mekanisme pasar untuk membatasi emisi gas rumah kaca yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11761,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,59,173],"class_list":["post-11760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-perdagangan-karbon","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11760"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11760\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}