{"id":11849,"date":"2026-07-30T01:33:03","date_gmt":"2026-07-30T01:33:03","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11849"},"modified":"2026-07-30T01:33:03","modified_gmt":"2026-07-30T01:33:03","slug":"bmkg-keluarkan-peringatan-dini-waspada-cuaca-ekstrem-hingga-8-desember","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=11849","title":{"rendered":"BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 8 Desember"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah hingga 8 Desember mendatang.<\/p>\n<p>Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh adanya bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia, sebelah barat daya Banten.<\/p>\n<p>Akibatnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat\/petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245284201\/bmkg-awas-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-di-musim-hujan\">Baca: Cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi mengintai di musim hujan <\/a><\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi, seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat\/petir, hujan es, serta dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin akibat keberadaan bibit siklon ini,&#8221; jelas Dwikorita dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (5\/12\/2024) malam.<\/p>\n<p>BMKG juga mengelompokkan daerah yang masuk dalam kategori<strong>&nbsp;WASPADA<\/strong>&nbsp;meliputi sebagian wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, Jabodetabek.<\/p>\n<p>Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur juga termasuk dalam kategori <strong>WASPADA<\/strong>. Sementara itu, wilayah dengan kategori&nbsp;<strong>SIAGA<\/strong>&nbsp;adalah Jawa Barat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245345525\/bmkg-waspada-la-nina-hingga-april-2025-bisa-picu-bencana-hidrometeorologi\">Baca: La Nina hingga april 2025 berpotensi picu bencana hidrometeorologi<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, bibit siklon tropis ini tersebut berdampak di perairan selatan Selat Sunda berupa angin kencang yang mencapai kisaran 15-25 knot (27-46 km\/jam).<\/p>\n<p>Tak hanya itu, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi di kawasan Samudra Hindia, khususnya di selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n<p>Gelombang yang lebih tinggi, dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter, berpotensi terjadi di perairan Bengkulu &#8211; Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu &#8211; Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Garut &#8211; Pangandaran, hingga Samudra Hindia di barat daya Banten dan selatan Jawa Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;Khusus kepada pengguna transportasi laut dan nelayan, kami menyarankan untuk sementara waktu menghentikan aktivitas di wilayah laut, mengingat ancaman gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 hingga 6 meter di sekitar perairan selatan Jawa bagian barat. Kami mohon masyarakat tidak menganggap remeh keberadaan bibit siklon ini demi keselamatan bersama,&#8221; terangnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah hingga 8 Desember mendatang. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh adanya bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia, sebelah barat daya Banten. Akibatnya hujan dengan intensitas sedang hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":11850,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459],"class_list":["post-11849","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11849","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11849"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11849\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}