{"id":12072,"date":"2026-07-30T01:34:16","date_gmt":"2026-07-30T01:34:16","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12072"},"modified":"2026-07-30T01:34:16","modified_gmt":"2026-07-30T01:34:16","slug":"bmkg-waspada-la-nina-hingga-april-2025-bisa-picu-bencana-hidrometeorologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12072","title":{"rendered":"BMKG: Waspada, La Nina Hingga April 2025 Bisa Picu Bencana Hidrometeorologi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina akan terus berlangsung hingga April 2025. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.<\/p>\n<p>Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jumat (22\/11\/2024) menjelaskan fenomena La Nina ini mengakibatkan potensi penambahan curah hujan antara 20 hingga 40 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapinya karena fenomena ini dapat berdampak signifikan pada kondisi cuaca. Utamanya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah perbukitan, lereng-lereng gunung, dataran tinggi, juga sepanjang bantaran sungai,&#8221; ungkap Dwikorita.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245276240\/musim-hujan-telah-tiba-bmkg-ajak-masyarakat-waspada-bencana-hingga-desember-2025\">Baca: BMKG ajak masyarakat waspada bencana hingga Desember 2025<\/a><\/p>\n<p>Selanjutnya Dwikorita menjelaskan fenomena La Nina ini berpotensi mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.<\/p>\n<p>Termasuk, lanjut dia, bencana banjir lahar hujan yang berpotensi terjadi ketika air hujan bercampur dengan material vulkanik dari gunung berapi.<\/p>\n<p>Lahar hujan ini berupa pasir, abu, dan bebatuan serta kayu atau pohon yang terjadi terutama untuk gunung api yang saat ini sedang atau baru saja mengalami erupsi.<\/p>\n<p>Karena itu, Dwikorita mengajak seluruh komponen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat agar mewaspadai dan melakukan mitigasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245284201\/bmkg-awas-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-di-musim-hujan\">Baca: Awas<\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245284201\/bmkg-awas-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-di-musim-hujan\">bencana hidrometeorologi di musim hujan<\/a><\/p>\n<p>Fenomena La Nina merupakan fenomena anomali iklim global yang diakibatkan oleh suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang mendingin, lebih dingin dibandingkan biasanya.<\/p>\n<p>Fenomena ini berlangsung mulai November atau akhir tahun 2024 hingga setidaknya Maret atau April 2025. Dwikorita menjelaskan ada dua faktor utama yang mempengaruhi cuaca dan iklim di Indonesia pada tahun 2025.<\/p>\n<p>Pertama, adanya penyimpangan suhu muka laut di Samudra Pasifik, Samudra Hindia, dan perairan Indonesia.<\/p>\n<p>Penyimpangan suhu di wilayah ini berhubungan erat dengan fenomena La Nina Lemah, yang berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan di Indonesia.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kedua, adanya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) juga mempengaruhi distribusi hujan di wilayah Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245310119\/cuaca-hari-ini-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-waspada-banjir-di-sejumlah-wilayah\">Baca: BMKG keluarkan peringatan dini banjir di sejumlah wilayah<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan analisis dinamika atmosfer dan lautan, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia pada 2025 akan mengalami curah hujan tahunan dalam kategori normal, dengan jumlah berkisar antara 1.000 hingga 5.000 mm per tahun.<\/p>\n<p>Sebanyak 67% wilayah Indonesia diprediksi akan menerima curah hujan lebih dari 2.500 mm per tahun (kategori tinggi), meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>Selain itu wilayah Bangka Belitung, Lampung bagian utara, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta sebagian besar wilayah Papua juga akan menerima curah hujan yang tinggi.<\/p>\n<p>Sementara itu, 15% wilayah diprediksi mengalami curah hujan di atas normal, termasuk sebagian kecil Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Maluku, dan Papua bagian tengah.<\/p>\n<p>Di sisi lain, 1% wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami curah hujan di bawah normal, seperti di Sumatera Selatan bagian barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina akan terus berlangsung hingga April 2025. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jumat (22\/11\/2024) menjelaskan fenomena La Nina ini mengakibatkan potensi penambahan curah hujan antara 20 hingga 40 persen. &#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapinya karena fenomena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,791,8,3469],"class_list":["post-12072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-bencana-hidrometeorologi","tag-bmkg","tag-la-nina"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12072","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12072"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12072\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}