{"id":12245,"date":"2026-07-30T01:35:25","date_gmt":"2026-07-30T01:35:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12245"},"modified":"2026-07-30T01:35:25","modified_gmt":"2026-07-30T01:35:25","slug":"kritisi-pembebasan-pajak-impor-susu-dpr-kebijakan-yang-tak-adil-dan-mengancam-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12245","title":{"rendered":"Kritisi Pembebasan Pajak Impor Susu, DPR: Kebijakan yang Tak Adil dan Mengancam Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan Daniel mengkritik ketidakdilan regulasi&nbsp;pajak yang menyebabkan peternak penghasil susu dalam negeri terpuruk.<\/p>\n<p>Pernyataan ini menanggapi aksi protes peternak sapi perah yang kecewa dengan kebijakan pembatasan kuota di Industri Pengolahan Susu (IPS).<\/p>\n<p>&#8220;Kebijakan itu harus pro rakyat jangan sampai bikin susah. Giliran impor bebas pajak, sementara rakyat kita sendiri dipajakin dalam berbagai aspek,&rdquo; ujar Daniel Johan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14\/11\/2024).<\/p>\n<p>Seperti diketahui, peternak susu perah di berbagai daerah melancarkan aksi protes dengan melakukan mandi susu hingga membuang susu perah secara cuma-cuma lantaran industri dituding lebih memilih menggunakan susu impor.<\/p>\n<p>Kontrol dari Pemerintah pun dianggap kurang karena keran impor susu dibuka luas dan tidak ada pajak untuk susu dari luar negeri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245302527\/kementan-diminta-turun-tangan-atasi-masalah-yang-dihadapi-peternak-sapi-perah-di-berbagai-daerah\">Baca: Kementan diminta turun tangan atasi masalah yang dihadapi peternak sapi perah<\/a><\/p>\n<p>Eksportir ke Indonesia seperti Selandia Baru dan Australia memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas (FTA) sehingga harga susu impor lebih murah 5 persen dari susu lokal.<\/p>\n<p>Para peternak sapi merasa dirugikan dengan adanya kebiajakan pembatasan dari IPS yang lebih memilih menggunakan susu impor.<\/p>\n<p>Padahal Peraturan menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2018 telah menetapkan kewajiban agar perusahaan pengolahan susu bekerja sama dengan koperasi peternak rakyat untuk menyerap susu sapi perah.<\/p>\n<p>Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa perusahaan yang menjalin kemitraan dengan peternak lokal tidak sampai 20 persen dari total jumlah pelaku usaha pengolahan susu.<\/p>\n<p>Daniel pun mendorong Pemerintah untuk mengevaluasi aturan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor susu impor.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245295807\/tanggapi-aksi-buang-susu-dpr-minta-pemerintah-batasi-impor-susu\">Baca: DPR minta pemerintah batasi impor susu<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah harus melindungi peternak lokal dengan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan adil dan mendukung kemajuan bangsa sendiri,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kebijakan pembatasan IPS buntut membanjirnya susu impor ini menyebabkan serapan susu lokal menurun drastis.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, produksi susu harian di Boyolali mencapai 140.000 liter, tetapi hanya 110.000 liter yang dapat diserap oleh pabrik.<\/p>\n<p>&#8220;Pembatasan ini tidak hanya merugikan peternak secara finansial tetapi juga menyebabkan ketidakpastian dalam usaha mereka. Banyak peternak terpaksa membuang susu karena tidak ada tempat untuk menjualnya,&#8221; ungkap Daniel.<\/p>\n<p>&#8220;Aksi mandi susu hingga membuang susu oleh peternak menunjukkan tingginya frustrasi mereka terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil dan merugikan,&rdquo; imbuh Legislator dari dapil Kalimantan Barat I itu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan Daniel mengkritik ketidakdilan regulasi&nbsp;pajak yang menyebabkan peternak penghasil susu dalam negeri terpuruk. Pernyataan ini menanggapi aksi protes peternak sapi perah yang kecewa dengan kebijakan pembatasan kuota di Industri Pengolahan Susu (IPS). &#8220;Kebijakan itu harus pro rakyat jangan sampai bikin susah. Giliran impor bebas pajak, sementara rakyat kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12246,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1386,1492],"class_list":["post-12245","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pajak","tag-susu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12245","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12245"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12245\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}