{"id":12282,"date":"2026-07-30T01:35:42","date_gmt":"2026-07-30T01:35:42","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12282"},"modified":"2026-07-30T01:35:42","modified_gmt":"2026-07-30T01:35:42","slug":"dpr-kritisi-standar-kemiskinan-yang-digunakan-bps-berbeda-dengan-standar-bank-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12282","title":{"rendered":"DPR Kritisi Standar Kemiskinan yang Digunakan BPS, Berbeda dengan Standar Bank Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Anggota Komisi X DPR Agung Widyantoro menyoroti standar pengukuran kelompok masyarakat miskin yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang masih menggunakan standar lama dalam menentukan kemiskinan ekstrem.<\/p>\n<p>Padahal, standar garis kemiskinan terbaru versi World Bank atau Bank Dunia sudah diperbarui dengan mengacu angka pendapatan baru sebesar 3,2 dolar atau sekitar Rp 50.000 per kapita per hari.<\/p>\n<p>Standar kemiskinan ini telah diadopsi sejak 2022 melalui angka <em>Purchasing Power Parity<\/em> (PPP) 2017 dari sebelumnya PPP 2011.BPS<\/p>\n<p>Widyantoro menilai, angka kemiskinan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.<\/p>\n<p>BPS hingga kini belum ada rencana melakukan pengubahan metodologi pengukuran standar kelas miskin ekstrem sesuai standar baru Bank Dunia itu.<\/p>\n<p>Dengan standar lama, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia per Maret 2024, hanya 0,83 persen dari total penduduk. Atau turun ketimbang angka kemiskinan ekstrem pada Maret 2023 sebanyak 1,12 persen dari total penduduk.<\/p>\n<p>Menurut Agung standar pengukuran BPS hasilnya bisa menyesatkan. Ia menduga jangan-jangan kelas menengah atau atas, sejatinya masuk kelas bawah karena dihitung dengan standar rendah.<\/p>\n<p>&ldquo;Lebih baik turun langsung ke lapangan untuk menentukan layak atau tidaknya masyarakat dikategorikan miskin, karena data di meja dengan lapangan berbeda,&rdquo; tutur Politisi Golkar dalam Rapat Kerja Komisi X dengan Kepala BRIN dan Kepala BPS di Gedung DPR\/MPR Senayan, Jakarta, Selasa (12\/11\/2024).<\/p>\n<p>Widyantoro juga mengritisi akurasi data kemiskinan yang mengakibatkan tidak tepatnya penyaluran bantuan.<\/p>\n<p>&ldquo;Contohnya rumah masyarakat yang layak huni tetapi sudah ditempelkan stiker tidak mampu, kemudian sebaliknya. Hal ini yang memicu terjadinya kesalahan dalam menyalurkan bantuan,&rdquo; ungkapnya.<\/p>\n<p>Kemiskinan ekstrem, menurut pemerintah turun tajam dari 6,18 persen di tahun 2014 menjadi 1,12 persen di tahun 2023.<\/p>\n<p>&rdquo;Tingkat pengangguran nasional juga terus menurun. Per Februari 2024, tingkat pengangguran tercatat di level 4,82 persen, turun signifikan dari 5,7 persen&nbsp;(Februari 2014), dan sudah di bawah level pra-pandemi.&rdquo; ujar menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR Ke-17 Masa Sidang V Tahun Sidang 2023-2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anggota Komisi X DPR Agung Widyantoro menyoroti standar pengukuran kelompok masyarakat miskin yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang masih menggunakan standar lama dalam menentukan kemiskinan ekstrem. Padahal, standar garis kemiskinan terbaru versi World Bank atau Bank Dunia sudah diperbarui dengan mengacu angka pendapatan baru sebesar 3,2 dolar atau sekitar Rp 50.000 per [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[391],"class_list":["post-12282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kemiskinan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}