{"id":12378,"date":"2026-07-30T01:36:10","date_gmt":"2026-07-30T01:36:10","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12378"},"modified":"2026-07-30T01:36:10","modified_gmt":"2026-07-30T01:36:10","slug":"muncul-lubang-besar-yang-menyerap-air-sungai-hingga-kering-di-blitar-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12378","title":{"rendered":"Muncul Lubang Besar yang Menyerap Air Sungai hingga Kering di Blitar, Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan tim khusus untuk menyelidiki fenomena munculnya lubang besar yang menyerap air aliran sungai hingga kering di Kabupaten Blitar, Jawa timur.<\/p>\n<p>&#8220;Besok (Jumat) siang kami berangkat ke lokasi untuk memastikan fenomena tersebut,&#8221; ujar Husna, Penyelidik Bumi, Pusat Air Tanah Badan Geologi Kementerian ESDM, dilansir Antaranews.com.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan lubang tersebut berada di aliran Sungai Kalisat Tenggong di Dusun Kaliandong, Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.<\/p>\n<p>Merujuk laporan dari BPBD Blitar diketahui lubang ini memiliki diameter sekitar 1,5 meter dan kedalaman diduga sekitar 10 meter dan telah menyerap air aliran sungai hingga mengering.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245135408\/jangan-lewatkan-fenomena-langka-komet-a3-melintas-di-indonesia\">Baca: Fenomena langka Komet A3 melintas di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Sementara berdasarkan analisis sederhana terhadap visual dan peta yang dimiliki oleh Badan Geologi, kata dia, diduga lubang tersebut terbentuk akibat proses pelarutan tanah yang berlangsung dalam jangka waktu lama.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan hal ini kemungkinan terjadi karena adanya rongga atau gua di bawah aliran sungai (sink hole) yang sebelumnya tertutup oleh lapisan tanah.<\/p>\n<p>Namun seiring waktu, lapisan tersebut larut dan akhirnya menimbulkan lubang yang kini menyedot air sungai.<\/p>\n<p>&#8220;Jika melihat kondisi tanah di daerah tersebut yang dekat dengan lokasi tambang batu kapur, kemungkinan pelarutan terjadi pada lapisan kapur yang memang memiliki sifat mudah larut ketika terkena air,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245094198\/potensi-banjir-rob-di-sejumlah-wilayah-akibat-fenomena-supermoon-pada-rabu-18-september\">Baca: Fenomena Supermoon picu banjir rob<\/a><\/p>\n<p>Kendati demikian tim dari Badan Geologi masih perlu melakukan investigasi mendalam untuk memastikan potensi bahaya dari fenomena ini.<\/p>\n<p>Husna bersama sejumlah anggota timnya akan melakukan pemeriksaan langsung di lokasi guna memastikan apakah lubang tersebut berisiko bagi warga sekitar dan lingkungan.<\/p>\n<p>Pihaknya mengharapkan hasil dari penyelidikan dapat memberikan penjelasan lengkap mengenai penyebab munculnya lubang tersebut.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Badan Geologi juga menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak yang lebih luas di daerah sekitar sungai.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan tim khusus untuk menyelidiki fenomena munculnya lubang besar yang menyerap air aliran sungai hingga kering di Kabupaten Blitar, Jawa timur. &#8220;Besok (Jumat) siang kami berangkat ke lokasi untuk memastikan fenomena tersebut,&#8221; ujar Husna, Penyelidik Bumi, Pusat Air Tanah Badan Geologi Kementerian ESDM, dilansir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[372,406],"class_list":["post-12378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-alam","tag-sungai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12378\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}