{"id":12382,"date":"2026-07-30T01:36:11","date_gmt":"2026-07-30T01:36:11","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12382"},"modified":"2026-07-30T01:36:11","modified_gmt":"2026-07-30T01:36:11","slug":"copernicus-pastikan-tahun-2024-menjadi-tahun-terpanas-sepanjang-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12382","title":{"rendered":"Copernicus Pastikan Tahun 2024 Menjadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Suhu global kembali mencatat&nbsp;rekor tertinggi pada&nbsp;tahun ini. Tahun 2024 hampir dapat dipastikan menjadi tahun terpanas sepanjang sejarah sejak pencatatan suhu global mulai dilakukan pada 1850-an.<\/p>\n<p>Berdasarkan analisis terbaru dari lembaga pemantau perubahan iklim bentukan Uni Eropa, Copernicus Climate Change Service (C3S), bulan Oktober 2024 menjadi Oktober paling panas kedua setelah Oktober 2023.<\/p>\n<p>Dilansir Kompas.com, suhu global selama Oktober 2024 menurut pemantauan C3S adalah 15,25&deg;C.<\/p>\n<p>Temperatur tersebut lebih tinggi 0,80 derajat celsius dibandingkan suhu global&nbsp;rata-rata bulan Oktober pada periode 1991 sampai 2020. Suhu rata-rata Oktober 2024 bahkan lebih tinggi 1,65 derajat celsius dibandingkan era praindustri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245143097\/suhu-bumi-semakin-panas-dan-dampaknya-semakin-nyata-dunia-diminta-kurangi-penggunaan-bbm\">Baca: Suhu Bumi makin panas, dunia diminta kurangi penggunaan&nbsp;bahan-bakar&nbsp;fosil<\/a><\/p>\n<p>Kondisi tersebut menjadikan Oktober 2024 bulan ke-15 dari 16 bulan terakhir di mana suhu global telah melampaui 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>C3S juga mencatat, sepanjang Januari hingga Oktober 2024, suhu rata-rata global tercatat 0,71&deg;C lebih panas dibandingkan temperatur rata-rata tahun 1991 hingga 2020.<\/p>\n<p>Bahkan, suhu rata-rata Januari hingga Oktober 2024 lebih tinggi 0,16&deg;C dibandingkan 10 bulan pertama tahun 2023.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah 10 bulan di tahun 2024, kini hampir dapat dipastikan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat,&#8221; kata Wakil Direktur C3S Samantha Burgess dikutip dari siaran pers, Kamis (7\/11\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245067403\/langkah-mitigasi-dan-adaptasi-terhadap-pemanasan-global-sebesar-2c\">Baca: Langkah mitigasi dan adaptasi terhadap pemanasan global<\/a><\/p>\n<p>Untuk diketahui, suhu rata-rata global pada 2023 tercatat naik 1,48&deg;C dibandingkan masa praindustri tahun 1850-1900.<\/p>\n<p>C3S memperkirakan suhu rata-rata global pada 2024 bisa naik 1,62&deg;C dibandingkan periode praindustri. Padahal, berdasarkan Perjanjian Paris, dunia sepakat untuk membatasi suhu Bumi tidak naik di atas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Upaya untuk membatasi pemanasan global agar tidak melampaui 1,5&deg;C merupakan salah satu tujuan utama Perjanjian Paris.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Hal ini menandai tonggak sejarah baru dalam catatan suhu global dan harus menjadi katalis untuk meningkatkan ambisi untuk KTT Iklim mendatang, COP29,&#8221; ujar Burgess.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Suhu global kembali mencatat&nbsp;rekor tertinggi pada&nbsp;tahun ini. Tahun 2024 hampir dapat dipastikan menjadi tahun terpanas sepanjang sejarah sejak pencatatan suhu global mulai dilakukan pada 1850-an. Berdasarkan analisis terbaru dari lembaga pemantau perubahan iklim bentukan Uni Eropa, Copernicus Climate Change Service (C3S), bulan Oktober 2024 menjadi Oktober paling panas kedua setelah Oktober 2023. Dilansir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12383,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1533],"class_list":["post-12382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-suhu-global"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12382"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12382\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}