{"id":12396,"date":"2026-07-30T01:36:13","date_gmt":"2026-07-30T01:36:13","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12396"},"modified":"2026-07-30T01:36:13","modified_gmt":"2026-07-30T01:36:13","slug":"aktivitas-gunung-lewotobi-laki-laki-kembali-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12396","title":{"rendered":"Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meningkat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat pada Kamis (7\/11\/2024).<\/p>\n<p>Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki melaporkan bahwa sejak pukul 09.30 Wita, gunung itu mengalami erupsi menerus. Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 8 kilometer.<\/p>\n<p>Dilansir Kompas.com, kolom abu mengarah ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Terdengar suara gemuruh.<\/p>\n<p>&ldquo;Terjadi awan panas guguran dengan amplitudo 47.3 mm sejauh 3 kilometer ke arah utara timur laut,&rdquo; ujar Petugas Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Boby Lamanepa, di Wulanggitang, Kamis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245272040\/erupsi-gunung-lewotobi-laki-laki-tewaskan-8-warga-esdm-tetapkan-batas-zona-bahaya-sejauh-7-kilometer\">Baca: Pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, ESDM tetapkan zona bahaya dalam radius 7 kilometer<\/a><\/p>\n<p>Boby mengimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi dan untuk mengenakan masker atau alat pelindung guna menghindari bahaya abu vulkanik.<\/p>\n<p>Dia menambahkan bahwa sampai saat ini status gunung tersebut berada di level IV awas.<\/p>\n<p>Pantauan Kompas.com, gunung Lewotobi Laki-laki terus memuntahkan abu tebal dan hitam. Terdengar suara gemuruh yang kuat.<\/p>\n<p>Abu tebal mengarah ke sejumlah desa yakni Klatanlo, Pululera, Hokeng Jaya, Boru Kedang, dan Nawakote. Sejumlah warga di Desa Pululera mulai mengungsikan diri ke lokasi aman, meski mereka berada di luar radius 7 kilometer.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245274124\/pasca-erupsi-gunung-lewotobi-laki-laki-badan-geologi-ingatkan-potensi-banjir-lahar\">Baca: Operasional empat bandara terganggu akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.<\/p>\n<p>Potensi banjir lahar itu terutama di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, utamanya di daerah Dulipali, Padang Pasir, dan Nobo.<\/p>\n<p>Tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki hingga kini telah dinaikkan dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) terhitung mulai Senin (4\/11\/2024) pukul 24:00 WITA.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Berdasarkan pengamatan Badan Geologi pada Sabtu (2\/11\/2024), terekam getaran banjir yang memungkinkan terjadinya aliran lahar di daerah sekitar sungai di Dulipali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat pada Kamis (7\/11\/2024). Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki melaporkan bahwa sejak pukul 09.30 Wita, gunung itu mengalami erupsi menerus. Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 8 kilometer. Dilansir Kompas.com, kolom abu mengarah ke arah barat daya, barat, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3484],"class_list":["post-12396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung-lewotobi-laki-laki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}