{"id":12564,"date":"2026-07-30T01:37:05","date_gmt":"2026-07-30T01:37:05","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12564"},"modified":"2026-07-30T01:37:05","modified_gmt":"2026-07-30T01:37:05","slug":"ktt-keanekaragaman-hayati-cali-agendakan-pendanaan-dan-pelibatan-masyarakat-adat-dalam-konservasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12564","title":{"rendered":"KTT Keanekaragaman Hayati Cali Agendakan Pendanaan dan Pelibatan Masyarakat Adat dalam Konservasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; KTT Keanekaragaman Hayati PBB atau COP16 resmi dibuka mulai 21 Oktober hingga 1 November 2024 di Cali, Kolombia,<\/p>\n<p>Selain mengevaluasi kemajuan global dalam kerangka keanekaragaman hayati dan menetapkan prioritas ke depan, fokus utama KTT Keanekaragaman Hayati Cali adalah pendanaan.<\/p>\n<p>Sejauh ini, negara-negara anggota telah memberikan komitmen sekitar 250 juta dolar kepada Biodiversity Framework Fund. Al Jazeera melaporkan, jumlah ini jauh dari janji sebesar 20 miliar dolar per tahun yang disepakati di Kunming dua tahun lalu.<\/p>\n<p>Biodiversity Framework Fund didedikasikan untuk mendukung investasi dalam keanekaragaman hayati global dan pendanaan untuk kerangka keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita harus meninggalkan Cali dengan investasi yang signifikan dalam Dana Kerangka Keanekaragaman Hayati Global, dan komitmen untuk memobilisasi sumber pendanaan publik dan swasta lainnya untuk mewujudkan Kerangka Kerja tersebut secara penuh,&rdquo; kata Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam sambutannya.<\/p>\n<p>Masyarakat adat dan komunitas lokal sering digambarkan sebagai &ldquo;penjaga&rdquo; lingkungan menjadi pilar utama KTT Keanekaragaman Hayati yang diikuti 196 negara ini.<\/p>\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa 370 juta jiwa masyarakat adat atau kurang dari 5 persen total populasi manusia di dunia, mengelola lebih dari 25 persen permukaan tanah dunia, dan mendukung 80 persen keanekaragaman hayati dunia.<\/p>\n<p>Pasal 8 Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) menyerukan perlindungan khusus untuk diberikan kepada kelompok masyarakat adat dan komunitas lokal.<\/p>\n<p>Masyarakat adat memiliki gaya hidup tradisional yang relevan dengan konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan, dan menekankan peran komunitas ini dalam melindungi alam.<\/p>\n<p>COP16 akan berupaya menyelesaikan program baru untuk memasukkan pengetahuan tradisional ke dalam rencana dan keputusan konservasi nasional.<\/p>\n<p>&ldquo;Sekretariat CBD tetap berkomitmen untuk melakukan upaya bersama Para Pihak untuk memastikan partisipasi bermakna dari masyarakat dan komunitas lokal,,&rdquo; kata Astrid Schomaker, sekretaris eksekutif CBD, pada Agustus lalu.<\/p>\n<p>Ia menyerukan integrasi yang memadai dari sistem pengetahuan tradisional masyarakat adat, baik dalam proses maupun hasil pelestarian keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p>Menjelang COP16, Peneliti Utama Keanekaragaman Hayati di Institut Internasional untuk Lingkungan dan Pembangunan (IIED), Dilys Roe memperingatkan bahwa masyarakat adat berjuang keras agar suaranya didengar dalam proses pengambilan keputusan dan wilayah mereka yang &ldquo;menyusut&rdquo;.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Masyarakat adat, ujarnya, tidak memiliki perlindungan dari perambahan oleh industri.<\/p>\n<p>&ldquo;Untuk mendapatkan peluang yang lebih baik dalam memenuhi target 30&times;30, pemerintah harus menyalurkan lebih banyak dana ke tingkat lokal dan menjalankan proyek konservasi dengan lebih bersifat kemitraan yang adil dibandingkan dengan operasi yang bersifat top-down dan pemberi dana yang tahu yang terbaik,&rdquo; kata Roe.<\/p>\n<p>Sumber:earth.org<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; KTT Keanekaragaman Hayati PBB atau COP16 resmi dibuka mulai 21 Oktober hingga 1 November 2024 di Cali, Kolombia, Selain mengevaluasi kemajuan global dalam kerangka keanekaragaman hayati dan menetapkan prioritas ke depan, fokus utama KTT Keanekaragaman Hayati Cali adalah pendanaan. Sejauh ini, negara-negara anggota telah memberikan komitmen sekitar 250 juta dolar kepada Biodiversity Framework [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3549],"class_list":["post-12564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-ktt-keanekaragaman-hayati"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}