{"id":12566,"date":"2026-07-30T01:37:06","date_gmt":"2026-07-30T01:37:06","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12566"},"modified":"2026-07-30T01:37:06","modified_gmt":"2026-07-30T01:37:06","slug":"jaringan-kedai-kopi-terbesar-di-dunia-starbucks-dikaitkan-dengan-deforestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12566","title":{"rendered":"Jaringan Kedai Kopi Terbesar di Dunia, Starbucks Dikaitkan dengan Deforestasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Jaringan kedai kopi terbesar di dunia, Starbucks ternyata masuk 10 besar produsen yang terkait dengan deforestasi atau penggundulan hutan.<\/p>\n<p>Analisis terbaru <em>Zoological Society of London<\/em> yang dirilis pada 2023 mencatat, Starbucks berada di posisi 9 (sembilan)&nbsp;perusahaan penyumbang terbesar deforestasi di dunia.<\/p>\n<p>Dilansir <strong>earth.org<\/strong>, laporan itu menemukan bahwa lebih dari separuh dari 100 perusahaan kayu dan pulp tropis terbesar tidak secara terbuka berkomitmen untuk melindungi keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p>Kembali ke Starbucks, pada tahun 2015 jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat ini menduduki peringkat jaringan kedai kopi terbesar di dunia berdasarkan jumlah toko.<\/p>\n<p>Selain&nbsp;Starbucks&nbsp;tercatat&nbsp;ada&nbsp;12&nbsp;perusahaan penyumbang terbesar deforestasi di dunia, seperti&nbsp;Cargill, BlackRock,&nbsp;Wilmar International Ltd., Singapura,&nbsp;Walmart, JBS (Brasil),&nbsp;IKEA&nbsp;(Swedia),&nbsp;PT Korindo Group (Korea Selatan dan Indonesia).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245188686\/13-perusahaan-penyumbang-terbesar-deforestasi-global\">Baca: Perusahaan penyumbang deforestasi dunia<\/a><\/p>\n<p>Perusahaan&nbsp;lain&nbsp;yang&nbsp;dikaitkan&nbsp;dengan&nbsp;deforestasi&nbsp;adalahYakult Honsha Co. Ltd (Jepang),&nbsp;McDonald&rsquo;s (Amerika Serikat),&nbsp;Yum! Brands (Amerika Serikat),&nbsp;Procter &amp; Gamble (Amerika Serikat)&nbsp;dan&nbsp;Ahold Delhaize (Amerika Serikat)<\/p>\n<p>Pada tahun 2017, Starbucks yang didirikan pada 1971 oleh Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker di Seattle AS ini memiliki lebih dari 24.000 gerai di 70 negara.<\/p>\n<p>Perusahaan ini mendapat skor 25 persen pada indeks secara keseluruhan, menjadikannya salah satu perusahaan yang menyebabkan deforestasi.<\/p>\n<p>Starbucks mengatakan bahwa 99 persen produksi kopinya kini berasal dari sumber yang etis.<\/p>\n<p>Namun mereka belum mengadopsi kebijakan pengadaan yang memastikan bahwa minyak sawit dalam makanan yang dipanggang tidak berkontribusi terhadap deforestasi, perubahan iklim, dan pelanggaran hak asasi manusia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245123400\/mengenal-lima-hutan-hujan-tropis-terluas-di-dunia-semua-dalam-ancaman-deforestasi\">Baca: Hutan hujan tropis dunia dalam ancaman deforestasi<\/a><\/p>\n<p>Investigasi Wall Street Journal menemukan pelanggaran hak asasi manusia di perkebunan di Malaysia.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain kopi, Starbucks juga menjual teh, minuman kemasan, makanan panggang, makanan ringan, dan makanan lainnya.<\/p>\n<p>Produk dan kemasan Starbucks inilah yang membuat perusahaan ini terkait pada berbagai komoditas yang berisiko memicu deforestasi seperti minyak sawit, kedelai, daging sapi, dan kertas.<\/p>\n<p>Menurut indeks Forest 500, kinerjanya sangat buruk untuk minyak sawit, kedelai, serta pulp dan kertas, terutama kedelai, yang kekuatan komitmennya, pelaporan dan pemantauannya, serta skor pertimbangan sosialnya sangat buruk.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245214901\/perubahan-iklim-berdampak-pada-produksi-kopi-dunia-ngopi-jadi-lebih-mahal\">Baca: Perubahan iklim berdampak pada produksi kopi dunia<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Jaringan kedai kopi terbesar di dunia, Starbucks ternyata masuk 10 besar produsen yang terkait dengan deforestasi atau penggundulan hutan. Analisis terbaru Zoological Society of London yang dirilis pada 2023 mencatat, Starbucks berada di posisi 9 (sembilan)&nbsp;perusahaan penyumbang terbesar deforestasi di dunia. Dilansir earth.org, laporan itu menemukan bahwa lebih dari separuh dari 100 perusahaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12567,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[262,3571],"class_list":["post-12566","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-deforestasi","tag-starbucks"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12566","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12566"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12566\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12567"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12566"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12566"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12566"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}